Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Akibat Pergaulan Bebas

REP | 06 May 2013 | 00:52 Dibaca: 20559   Komentar: 5   0

Akibat Pergaulan Bebas – Pergaulan bebas kebanyakan dilakukan oleh anak remaja (ABG) yang dalam masa pertumbuhan dan banyak ingin tahu tentang sesuatu yang membuatnya penasaran. Karena masa remaja adalah masa kita masih mencari jati diri kita. Tetapi dimasa itu banyak remaja yang salah langkah jika tidak diarahkan oleh orang tuanya, akibat bergaul yang diluar batas sehingga dampak buruk pada mereka seperti seks bebas yang berakibat hamil duluan atau terkena penyakit HIV /AIDS, overdosis akibat narkoba, minum- minuman keras.

Pergaulan bebas sekarang suka mulai ke tingkat bawah dan berkembang di anak SMA dan SMP. Di setiap SMA di indonesia sudah 60 % muridnya tidak virgin lagi, dan 40 % untuk anak SMP. Semua itu terjadi karena pergaulan bebas dan dunia internet dan ponsel yang dengan gampang menyimpan film biru (blue film) sehingga membuat anak- anak tersebut penasaran untuk meniru adegan tersebut, selain dari anak itu sendiri ada juga akibat orang dewasa yang melakukan pelecehan seksual ditempat umum ataupun di instansi. Dan dari akibat pergaulan bebas ini orang yang paling dirugikan hanyalah kaum perempuan. Kita harus mampu menjaga nafsu dan hargai badan kita agar tidak melakukan hal- hal yang dibisikkan syetan.

Kalau disimpulkan berikut ini adalah dampak akibat pergaulan bebas

1. Terserang Penyakit HIV / AIDS

Itu dikarenakan melakukan hubungan gonta ganti pasangan yang tidak menggunakan alat pengaman (kondom), sebagai akibat rasa ingin tahu atau mungkin masalah ekonomi

2. Hamil di Luar Nikah

Dikarenakan kurang pengetahuan masalah seksologi para remaja melakukan tanpa memikirkan resiko yang terjadi hanya untuk mencari tahu bagaimana rasanya berhubungan badan yang di akibatkan menonton film biru

3. Ketergantungan Obat

Indonesia sekarang semakin buruk, karena banyak kasus obat obatan terlarang yang menjadikan berita di televisi. Bila kita sudah terkontaminasi dengan obat, bila tidak membeli akan sakit dan itu menguras uang akibatnya bila tidak punya uang, kita akan mencuri atau melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan obat tersebut. Dan akibat paling buruk adalah overdosis, atau kelebihan kita menggunakan obat sehingga membuat kita meninggal.

4. Aborsi

Diakibatkan sering melakukan hubungan badan akan berakibat kita hamil di luar nikah. Bila itu terjadi pasti akan membuat remaja bingung, karena belum waktunya untuk menikah dan jeleknya kejadian itu tidak diketahui oleh orang tua, sehingga jalan terbaik adalah melakukan aborsi untuk menutupi mata pada orang tua dan masyarakat. Dan resiko yang paling parah bila aborsi dilakukan tidak sesuai dengan prosedur berakibat kematian

5. Tawuran Remaja

Mungkin kita tiap hari melihat di televisi tentang berita tawuran antar pelajar yang meresahkan masyarakat. Sampai diadakan sweeping oleh pihak kepolisian kepada pelajar. Semua itu akibat pergaulan bebas yang membuat emosi tinggi dan berakibat pada tawuran. Masih banyak lagi akibat pergaulan bebas yang bisa kita ambil, tetapi dari keterangan diatas itu paling menonjol dan meresahkan masyarakat. Bagaimana nasib negara kita bila para pelajar salah dalam bergaul. Tingkat kriminalitas akan meningkat diakibatkan pergaulan yang salah tersebut. Untuk itu kita harus sadar bila semua itu salah, dan didik anak kita menjadi yang benar. Semua itu tergantung pada diri kita sendiri bagaimana menyikapi hal tersebut, bila kita bisa menjaga dan bergaul dengan benar maka kejadian diatas tidak akan terjadi

Untuk hal ini yang harus menjaga dan tidak berakibat seperti hal tersebut adalah kita sendiri, hanya kita yang mampu mengendalikan hawa nafsu duniawi baik laki- laki maupun perempuan. Sebenarnya kita di dunia hanya sebentar, ibadah yang penting. Untuk remaja boleh kita penasaran terhadap sesuatu, namun kita harus berfikir apakah itu positif atau negatif. Dan orang yang mampu menjawab itu adalah orang dewasa, atau orang yang lebih tua. Hargai kaum perempuan, dan jaga tubuh kalian. Pasti ada waktunya kelak untuk mengerti dan mampu memahami.#respect

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pasien BPJS yang Kartunya Tidak Aktif Mulai …

Posma Siahaan | | 21 December 2014 | 06:53

Tukeran Hadiah, Wichteln …

Gaganawati | | 21 December 2014 | 05:29

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Beda Fahri Hamzah, Fadli Zon, Setya Novanto …

Ninoy N Karundeng | 2 jam lalu

Natal, Skandal Sejarah Kelahiran Yesus …

Nararya | 3 jam lalu

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 22 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 20 December 2014 09:54

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 20 December 2014 09:14


Subscribe and Follow Kompasiana: