Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Andika

hanya orang biasa, bukan siapa siapa juga

Istrimu Ladangmu, “Bukan Sesukamu”

REP | 26 January 2013 | 06:31 Dibaca: 1191   Komentar: 0   0

Istrimu Ladangmu, “Bukan Sesukamu”

1359156613461323744

hanya ilustrasi saja

Sering di dengar ketika mengikuti pengajian di Masjid atau ditempat pengajian, Ustadz mengutip ayat  AlQur’an , yang terjemahannya,“Istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah ( yang baik ) untuk istrimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu ( kelak ) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman. (Surah al-Baqarah, ayat 223 )

Kenapa ladang?

Ustadz menjelaskan, jika ladang adalah tempat menyemai benih, karena itu maka benih itu sebaiknya di semai dan ditebar di ladang sehingga tumbuh, Semailah benih ditempat yang bisa tumbuh tegasnya, bukan ditempatlain. Ladang itu adalah istrimu. Itu yang saya ingat, bisa jadi lain ustadz lain cerita dan lain yang mendengar, maka hasilnya pun boleh jadi beda beda tipis, tetapi maknanya sama.

Istrimu ladangmu, bukan pula berarti  swami bisa berbuat “sesukamu”. Ladangmu istrimu, jadi perlakukanlah istrimu seperti kamu memperlakukan jika itu juga adalah kamu, bukan sesukamu. Mungkin juga yang dimaksud seperti anak muda jaman sekarang mengatakan, ” hubungan itu dilakukan atas dasar suka sama suka “, cuma yang halal ( tentunya itu adalah istri sendiri yang sah ), bukan juga sekedar cari jalan halal seperti banyak cerita di dengar dilakukan turis asal zasirah arab di Puncak itu, ya kan? Entahlah.

Al Ustadz Yasid bin Abdul Qadir Jawas di blognya “mengenai bolehkan istri menolak ajakan swami”, sebagian dikutipkan , “Bahkan, dalam masalah berhubungan suami isteri pun, jika sang isteri menolak ajakan suaminya, maka ia akan dilaknat oleh Malaikat, sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila seorang suami mengajak isterinya ke tempat tidur (untuk jima’/bersetubuh) dan si isteri menolaknya sehingga (membuat) suaminya murka, maka si isteri akan dilaknat oleh Malaikat hingga (waktu) Shubuh.” http://abuayaz.blogspot.com/2011/02/bolehkah-istri-menolak-ajakan-suami.html#ixzz2J1t99KMU

Lho kok pagi pagi sudah ke ladang?

Hahahahhaaaaa……………mau tauu ajjaaa

Salam sukses dari Jakarta

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemuda Papua Unjuk Kreativitas Seni ‘Papua …

Viktor Krenak | | 28 November 2014 | 11:45

Ahok, Kang Emil, Mas Ganjar, dan Para …

Dean | | 28 November 2014 | 06:03

Serunya Dalang Bocah di Museum BI Jakarta …

Azis Nizar | | 28 November 2014 | 08:50

Kay Pang Petak Sembilan …

Dhanang Dhave | | 28 November 2014 | 09:35

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50



HIGHLIGHT

Bos Arus Liar Bicara Bisnis Arung Jeram …

Tuan Yuda | 7 jam lalu

Fenomena Penipuan Berkedok Bisnis Online …

Alan Budiman | 7 jam lalu

5 Artis Ibukota Tes HIV Diam-diam di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Uji Kompetensi Keperawatan Nasional Luar …

Rinta Wulandari | 8 jam lalu

Hidup Sederhana, Gak Punya Apa-apa tapi …

Natalia Karyawati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: