Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Revangga Dewa Putra

Yang membedakan kita adalah dirimu lebih munafik aja dari diriku. Masih tetap gila-RDP

[Dewasa] “Durasi Ketahanan ML Pria Indonesia”

OPINI | 06 September 2012 | 12:21 Dibaca: 50779   Komentar: 52   4

“7 Tahapan Memperlama ML Anda”

Apa yang saya sampaikan ini hanya berdasar pooling kecil kecilan yang kebenarannya memang pantas diragukan.

Ada banyak pahan yang menyatakan bahwa dalam berhubungan itu sebenarnya ukuran tak menjadi masalah yang lebih penting adalah durasi atau waktu atau simplenya ketahanan dalam berhubungan dibahasakan dengan kalimat tanya berapa lama pria dapat bertahan mempertahankan ejakulasinya atau klimaksnya sejak mulai penteration (mulai ML)?

Memang tidak ada korelasi yang paten antara ukuran dan durasi,artinya tidak menjamin bahwa semakin besar ukurannya otomatis durasi atau waktu ketahanan ML nya akan semakin lama.

Rata rata pria Indonesia dalam kondisi normal,normal artinya melakukan hubungan seksual atau hubungan suami istri tanpa menggunakan “bantuan” dalam bentuk apapun,durasi nya berkisar antara 3 - 5 menit.

Waktu ini secarah medis tidak mencukupi untuk membuat seorang wanita mencapai kepuasannya karena rata rata wanita ketika berhubungan biasanya bisa mencapai kepuasannya diatas 10 menit. Saya katakan bisa karena banyak juga wanita yang tidak pernah mengalami orgame atau kepuasan tersebut.

Sisi egois pria yang mementingkan kepuasan tersendiri merupakan penyebab tertinggi para wanita tak bisa merasakan kepuasan tersebut.

Cara cara meningkatkan ketahanan pria dalam ML :

Pertama,Selalu menjaga pola makan dan asupan gisi serta menjaga kebugaran tubuh dengan berolah raga rutin.

Kedua,Selalu berdiskusi dengan pasangan soal wwaktu,cara dan gaya serta maunya pasangan ketika akan ML,situasi,suasana,mood dll sangat mempengaruhi kesiapan.

Ketiga,Jangan berfokus pada ML itu sendiri,pikiran harus dikonsentrasikan pada hal lain yang membuat kerja hormon tidak terfokus pada menuju puncak,pengalihan pikiran biasanya bisa memperlambat proses.

Keempat,Mengatur tempo,irama dan putus sambungnya ML.Artinya tau kapan harus cepat kapan lambat kapan berhenti sejenak atau kapan istirahat dulu.

Kelima,Kalau dirasa perlu dapat menggunakan “Bantuan” berupa obat kuat,salep ataupun minyak yang konon dapat membantu memperlama atau memperpanjang durasi.

Keenam,Konsultasikan dengan dokter anda.

Kalau keenam cara ini tetap tidak berhasil maka langkah ke tujuh :

Yang harus anda lakukan adalah BERDOA lah sungguh sungguh agar pasangan anda tidak mencari pria lain.

“Jangan hanya melihat yang tersurat tetapi maknai yang tersirat”

Salam Persahabatan.

Revangga Dewa Putra

(Presiden Narsis Indonesia)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: