Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Mira Aqila

Hanya Ingin Berbagi :)

Takut Test Kesehatan Sebelum Menikah?

REP | 07 February 2012 | 17:41 Dibaca: 1735   Komentar: 42   10

13286361331457439489

http://www.melindahospital.com/

Menikah. Siapa sih yang tidak ingin menikah? Pasti semua ingin menikah. Mempunyai teman hidup pastilah menyenangkan. Ada istri/suami yang perhatian kepada kita, setia sampai ajal menjemput #romantis#.

Jujur nih, dulu saya takut sekali menghadapi pernikahan, takut tidak bisa hamil, takut melahirkan dll. Apalagi saya merasa ada yang tidak beres dengan kondisi saya. Masalah menstruasi saya yang tidak teratur membuat saya takut mengecewakan orangtua dan suami, takut tidak bisa menberikan keturunan. Karena saya tahu, setiap orang tua pasti ingin menimang cucu, benar bukan? Bahkan tidak sedikit para orangtua mendesak sang anak untuk menikah agar segera dapat menimang cucu.

Masa pacaran adalah masa kita mengetahui tentang pribadi pasangan kita, mulai dari sifat, kebiasaan sampai masalah kesehatan. Nah, untuk kesehatan ini yang sangat penting untuk kita ketahui. Jangan langsung percaya bahwa prilaku pasangan kita itu “bersih” dari hal yang negatif. Banyak kasus yang terjadi wanita menikah dengan pria yang mengidap HIV, sang pria sengaja menutupi penyakit dia karena dia takut kehilangan kekasihnya. Tapi dia tidak merasa bersalah bahwa dia bisa menularkan penyakitnya ke sang istri bahkan ke anak. #sungguh tragis#

Jaman sekarang pergaulan bebas dimana-mana. Mungkin kita percaya bahwa pasangan kita adalah pasangan yang terbaik dari segi apapun. Alangkah baiknya jika sebelum menikah kita cek kesehatan untuk calon suami/istri. Jangan berpikir yang terlalu berlebihan dulu (AIDS/HIV), tetapi cek kondisi kesehatan kita yang lain contohnya kesehatan rahim wanita, bermasalah atau tidak, penyakit diabetes, narkoba atau tidak, dll. Mungkin test ini agak “tabu” karena dianggap dapat melecehkan pihak tertentu. Ada rasa ketidak percayaan, dengan kata lain hasil test ini juga bisa mengancam kelangsungan hubungan pasangan yang akan menikah

Seperti kasus teman lelaki saya, dia pusing, karena ibunya tidak percaya dengan kesehatan calon istrinya. Karena selama pacaran sang calon sering sakit-sakitan. Badan sang calon kurus, dan sedikit over protective. Mungkin sang ibu takut anaknya ngurusin istrinya yang sakit-sakitan, bukannya sang istri yang ngurus suami. Itu wajar kan?? Namun teman saya menyakinkan ibunda agar jangan khawatir, mengenai kesehatan sang calon. karena sang calon drop memikirkan tugas kuliahnya (kuliah + KKN). Dan akan melakukan test pranikah jika mereka akan menikah.

Apa itu test kesehatan Pranikah ? Test kesehatan Pranikah adalah untuk mengetahui kondisi pasangan serta proyeksi masa depan pernikahan, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi (fertilitas) dan genetika (keturunan), juga untuk memperoleh kesiapan mental karena masing-masing mengetahui benar kondisi kesehatan calon pasangan hidupnya. (sumber disini)

Nah, karena kita menikah dengan tujuan satu kali menikah seumur hidup, maka ada baiknya kita melakukan test ini untuk kenyaman bersama. Nyaman dengan pasangan dan nyaman dengan kedua pihak keluarga. Oh ya, test ini baiknya dilakukan minimal 6 bulan sebelum pernikahan berlangsung, sehingga jika ada hasil yang kurang baik, akan diselesaikan sebelum pernikahan.

Semoga pernikahan kita langgeng sampai kakek nenek serta diberikan keturunan yang baik. Amin

13286360971334412053

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 8 jam lalu

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 11 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 13 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 15 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

PM Vanuatu Desak PBB Tuntaskan Dekolonisasi …

Arkilaus Baho | 7 jam lalu

Plus Minus Pilkada Langsung dan Melalui DPRD …

Ahmad Soleh | 7 jam lalu

Bantaran …

Tasch Taufan | 8 jam lalu

Indonesia Tangguh (Puisi untuk Presiden …

Partoba Pangaribuan | 8 jam lalu

UU Pilkada Batal Demi Hukum? …

Ipan Roy Sitepu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: