
Married, internist, terverifikasi . fb: posma_vip@yahoo.com. Kumpulan tulisan medis di kompasiana versi buku: MENGINTIP KASUS MEDIS, DIBALIK RUANG PRAKTEK DOKTER, sudah ada di Toko Buku Gramedia.
Dibaca: 1247
Komentar: 36
2 dari 2 Kompasianer menilai bermanfaat
from google
“Nyeri sekali di perut bawah, dok. Demam dan ada keputihan.” Kata pasien Nyonya P, 21 tahun dengan wajah kesakitan.
“Sudah berapa lama?”Tanyaku.
“Kira-kira seminggu ini, dok.”Jawabnya.
Saat diperiksa, suhu badannya 37,8 drajad celcius dan ada nyeri tekan di perut bawah, tepat di atas kantung kencing.
Diperiksa urinenya, ternyata memang jumlah sel darah putihnya meningkat 30 an yang normalnya kurang 5/lapangan pandang besar. Dan ada bakterinya.
“Wah, ini infeksi saluran kencing yang berat, sampai ada demam menggigil begini.”Kataku.
“Wah, bagaimana supaya jangan terulang lagi, dok? Sakit sekali nih perutnya. Ada makanan yang dipantang gak dok?”Tanyanya.
“Makan obat antibiotiknya seminggu, minum 12 gelas atau 3 liter perhari dan jangan berhubungan sex dulu dengan suaminya sampai sakit infeksinya sembuh dulu, ya. Mungkin saja ibu menularkan ke suami dan suami juga seharusnya diperiksa apa ada sakit kencing juga.”Kataku.
“Hehehehehe..”Si nyonya muda pun cekikikan tertawa.
“Ada yang aneh,bu?”
“Dokter tadi menyarankan jangan berhubungan sex dulu dengan suami. Saya memang belum pernah berhubungan sex dok dengan suami, saya masih perawan, dok.”Katanya senyum malu-malu.
“Nah,lho. Ibu kan baru nikah 2 bulan? Dan pengantin baru suka infeksi kencing karena sering berhubungan sex?”Tanyaku penasaran.
“Begini, dok. Suami saya itu umur 82 tahun, gak bisa lagi ‘berdiri’ dok. Saya cuma dipeluk-2 dan diraba-raba saja, mungkin rabaan itu yang bikin infeksi. Saya dinikahi karena orang tua banyak hutang ke suami saya, istri ke enam. Jadi saya pasrah saja, cuma benar-benar saya belum bisa digituin,dok.”Katanya.
Dan memang bagi Tauke kaya di perkebunan karet di Sumatera Selatan, punya istri banyak adalah kebanggaan dan ‘diduga’ adalah sebagai ’syarat’ untuk melakoni ritual tertentu mendapatkan kekayaan. Si istri belum tentu sukses disetubuhi, terbukti istri-istri yang terakhir biasanya tidak pernah hamil. Kalau hamil malah dipertanyakan itu bibit siapa.
Nah, si nyonya muda, pengantin baru yang masih perawan akhirnya pulang dengan nasehat yang diganti: Kalau mau diraba-raba sang suami yang udah aki-aki, yakinkan si aki cuci tangan yang bersih.
Semoga bermanfaat.