Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Adam Adam

Ah, saya hanya orang bodoh. Call me : 081380122204-081567953337

EDI TANSIL

OPINI | 24 August 2011 | 01:08 Dibaca: 2220   Komentar: 22   3

Jangan berpikiran tulisan ini mengenai  buronan korupsi kelas kakap yang sampai sekarang belum diketahui keberadaannya, hidup atau mati. Atau berpikiran saya mengetahui keberadaannya, disuatu tempat antah berantah, yang hanya Koh Edi dan Tuhan yang mengetahuinya. Sosok yang akan saya bahas kali ini adalah sesuatu yang seringkali menghinggapi para pria pendamba kebahagiaan sejati, dan menjadi idola wanita. Sekali “nyuuuuuuusss” para wanita akan sibuk menelponnya.

Edi Tansil adalah sebuah situasi dimana ketika seorang pria tidak mampu menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina dan ejakulasi ini hampir atau selalu terjadi sebelum atau dalam waktu 1 menit setelah penetrasi vagina. Kondisi ini merupakan bagian dari disfungsi seksual yang bisa mengakibatkan kesedihan, stress, frustasi, rasa rendah diri dan pada akhirnya berakibat fatal dengan  upaya menghindari hubungan seks, baik penderita maupun pasangannya. Penderita Edi Tansil biasanya akan merasa minder dihadapan pasangan dan dalam jangka panjang mengakibatkan disharmonisasi hubungan.

Penyebab utama Edi Tansil, faktanya belum diketahui secara pasti untuk saat ini, walaupun Edi Tansil merupakan gejala Disfungsi Ereksi yang paling umum terjadi. Kemungkinan besar penyebabnya adalah onani pada waktu muda. Ketika masih muda terkadang secara instant manusia melakukan onani untuk mendapatkan kepuasan seks secara kilat/cepat dan dilakukan secara sembunyi, respon seksual yang terbentuk ini diduga akan membentuk kemampuan seks ketika dewasa. Selain itu pendidikan seks hanya mengarahkan secara teoritis, seperti misalnya mengenai alat reproduksi dan mekanisme kerja alat reproduksi. Sedangkan mengenai cara mengontrol ejakulasi tidak pernah diajarkan kepada mereka.

Bagaimana mengetahui bahwa kita telah “terinfeksi” Edi Tansil?. Ini tanda-tanda gejala Edi Tansil yang perlu kita ketahui:

1. Ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi pada satu menit penetrasi vagina,

2. Ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina, dan

3. Menimbulkan konsekuensi negatif pribadi, seperti stres, frustrasi atau menghindari keintiman seksual.

Edi Tansil bisa terjadi pada saat pertama kali berhubungan seks, dan hal terjadi karena faktor bawaan (Edi Tansil Sekunder), atau ketika seseorang yang biasanya merasa menjadi ikon “sang pejantan tangguh” dan tiba-tiba dihinggapi penyakit Edi Tansil, berarti orang tersebut terkena Edi Tansil Sekunder. Konsultasi dengan dokter sangat diperlukan untuk mengobati penyakit ini.

Sebelum pikiran Anda kemana-mana mungkin perlu saya perkenalkan, Edi Tansil adalah Ejakulasi Dini Tanpa Hasil, seorang sahabat yang terkadang selalu menyertai perjalanan hidup seorang pria. Semoga “dia” bukan teman Anda.

Salam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Messenger Apps di Android yang Akan …

Kevin Anandhika Leg... | | 22 August 2014 | 20:10

Serial Animasi Lokal Mulai Muncul di …

Pandu Aji Wirawan | | 22 August 2014 | 18:29

Keputusan MK tentang Noken, Bagaimana …

Evha Uaga | | 22 August 2014 | 12:23

Berlian …

Katedrarajawen | | 22 August 2014 | 20:01

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: