Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Etika

REP | 24 June 2011 | 10:40 Dibaca: 152   Komentar: 23   3

saat kompasianer menolak iklan rokok, itu bukan karena tidak setuju saja dengan rokok, tapi tentang etika bahwa barang “racun” itu tidak sepantasnya diiklankan walaupun yang diiklankan bukanlah rokoknya namun kegiatan yang diadakan oleh produsen.

saat tombol “close” diiklan PRJ itu tidak bisa di pakai tentu bukan masalah, tapi tidak etis menghadirkan tombol “close” yang tidak bisa berfungsi, lebih baik tidak usah dicantumkan, ini namanya etika kejujuran.

saat iklan produk anti ketombe itu hadir tentu bukan masalah tapi ketika masuk di tengah tulisan dan menggangu pandangan maka ini menjadi tidak etis, karena ranah tulisan harusnya menjadi ranah konten dari penulis.

saat tulisan kompasianer hadir di kompas tentu sangat membanggakan, tapi alangkah etisnya jika fihak pengelola saat mencantumkannya di kompas walau mencantumkan link asal, meminta ijin dan tidak bergaya “pencuri”. toh etika copy-paste ditegakan secara ketat oleh fihak pengelola.

saat akan menghapus tulisan alangkah etisnya jika fihak pengelola memberi tahu kesalahan secara manusiawi, bukan secara mesin yang tinggal copy-paste, dan tentu alangkah lebih etisnya jika tidak begitu saja dihapus, karena itu sangat kejam, tentu akan sangat lebih bijak di unpublished dengan peringatan.

karena kompasianer menghargai etika yang diterapkan fihak pengelola, maka seharusnya pihak pengelola juga memiliki etika yang sama dengan menghargai kompasianer.

kompasiana tidak besar karena kompasianer, tapi besar karena kompas. jadi dalam hal ini kompasiana sesungguhnya tidak butuh saran kompasianer. karena kompasiner yang butuh kompasiana.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Reportase Festival Reyog Nasional XXI Hari …

Nanang Diyanto | | 21 October 2014 | 17:45

Rodhi, Pelukis Tunadaksa Ibu Negara, Titisan …

Maulana Ahmad Nuren... | | 21 October 2014 | 17:36

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Kok, Jokowi Lari di Panggung? …

Gatot Swandito | | 21 October 2014 | 10:26

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 9 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 9 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal Festival Ancak dari Desa Jeladri, …

Cak Uloemz | 7 jam lalu

Liga Tarkam, Rusuh Kok Budaya? …

Aprillia Lita | 7 jam lalu

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Sri Mulyani Jadi Mentri Jokowi dapat …

Alfons Meliala | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: