Back to Kompasiana
Artikel

Seksologi

Realis Revolusioner

Kenyataan Harus Ditulis

Belahan Dada

OPINI | 20 February 2011 | 20:08 Dibaca: 3135   Komentar: 11   0

1298185665484857850Anda pernah melihat belahan dada wanita? Sebagai pria normal dan berkarakter jujur, pastinya anda suka melihat belahan dada, bahkan diam-diam anda melihatnya sangat lama, mumpung yang dilihatin tidak tahu, anda sedikit ereksi lalu merasa terhibur, rasanya nikmat asyik.

Bagi setiap wanita, berpayudara indah itu juga suatu kebanggaan, nach payudara indah memang untuk diperlihatkan kepada pria, namun tidak semuanya, melainkan hanya sedikit saja, karena memperlihatkan belahan dada lebih menggairahkan dibandingkan memperlihatkan seluruh payudara, memakai “U can see” atau “tank top” menjadi pakaian yang seksi dan menggairahkan pria.

Payudara yang besar atau sedang justru sangat indah dipandang mata, putih bersih dan dibalut dengan kulit yang terawat, maka factor besih atau mulus juga menentukan naiknya gairah setiap pria yang memandangnya, belahan dada yang dekil, jorok dan tak terawatt, tidak akan enak dipandang mata, justru pria merasa iba dengan belahan payudara yang jorok.

Selain itu, belahan dada gadis SMA, Mahasiswi dan Wanita professional, justru menjadi incaran para pria, sejujurnya belahan dada tante-tante yang masih montok pun bisa masuk nominasi, tetapi tante-tante yang masih bohay, bukan yang sudah gembrot dan letoy.

Setiap melihat belahan dada, jantung pria berdetak lebih cepat, ini baik buat kesehatan, ereksi perlahan-lahan pun baik bagi aliran darah penis, semakin sering kita ereksi itu menandakan pria sehat, normal bahkan perkasa, so nikmatin saja setiap belahan dada yang seksi, putih, mulus dan montok, karena payudara indah memang indah dipandang mata, selanjutnya terserah anda…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Topeng Politik Langsung Terbuka di Hari …

Hanny Setiawan | 8 jam lalu

Anggota DPR Ini Seperti Preman Pasar Saja …

Adjat R. Sudradjat | 10 jam lalu

SBY Ngambek Sama Yusril, Rahasia Terbongkar, …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 13 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Cinta yang Terlarang #14 ; Cuma …

Y.airy | 8 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 8 jam lalu

“Menjadi Indonesia” dengan Batik …

Hendra Wardhana | 9 jam lalu

Dzikir Seorang Perokok …

Ahmad Taufiq | 9 jam lalu

Superbike R-25, Solusi untuk Gerak Cepat …

Zulfikar Akbar | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: