Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Etik Anjar Fitriarti

Ilmu Komunikasi UIN Su-Ka Yogyakarta '13. A lifetime learner. Belajar menikmati proses sebagai kuli tinta. :) nulis selengkapnya

Sertifikat Halal Pada Obat, Perlukah?

OPINI | 12 December 2013 | 21:28 Dibaca: 73   Komentar: 1   3

Sekilas saya menyaksikan diskusi yang disiarkan oleh suatu tv swasta. Masalah yang dibahas seputar adanya enzim babi yang digunakan dalam proses pembuatan obat, terutama vaksin. Titik berat yang saya tangkap yaitu adanya kesalahpahaman antara pandangan suatu pihak tentang enzim babi tersebut hanyalah sebagai katalisator. Tetapi ada pandangan lain tentang hal ini pada pihak lain sehingga meminta para farmakolog untuk sesegera mungkin membuat alternatif untuk menggantikan enzim babi dalam obat.

Berbicara tentang sertifikat halal, sebenarnya saat masih menimba sedikit ilmu tentang obat-obatan ini sudah menjadi perbincangan kami. Entah, kenapa obat itu tak disertai sertifkat halal padahal obat itu tentulah dikonsumsi khalayak. Hal seperti ini bukanlah hal baru. Ah, mungkin Farmasis yang profesional saja menjelaskan hal ini.

Kemarin, ribut tentang cangkang kapsul yang terbuat dari gelatin babi. Kapsul yang soft atau hard. Namun hal itu bisa digantikan dengan gelatin sapi meskipun gelatin sapi tak sebaik gelatin babi dalam hal ini.

Sepertinya bagus juga ketika ada logo halal pada kemasan obat, apakah itu oral maupun parenteral. Tapi saya sendiri belum bisa membayangkan. Lalu saya terpikir, ketika ada sertifikat halal, bagaimana dengan narkotika golongan III seperti Codein HCl ketika digunakan dalam pengobatan? Dan dalam konteks penyalahgunaan maka halal-haram itu apakah masih melekat padanya? Halal-haram ada pada zatnya atau tergantung penggunaannya atau hal-hal lainnya?

Ikuti saja perkembangannya…

#Notagtojurkomuinjogja

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 2 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 3 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 4 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 6 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: