Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Steve Tan

Coba menggunakan Kompasiana.com

Seoul, Korea Pusat Operasi Kecantikan Dunia

OPINI | 23 April 2013 | 12:50 Dibaca: 349   Komentar: 0   0

Pengalaman nyata dari seorang pasien S2K:

Ketika saya masuk ke salah satu R.S. Operasi Kecantikan Plastik di daerah pusat kecantikan di distrik Gangnam, seorang resepsionis yang cantik menyapa saya.

Setelah melihat bentuk tubuh dia yang seperti model, saya secara tidak sadar mulai bertanya-tanya apakah dia juga telah melakukan Operasi. Secara statistik, itu sangatlah memungkinkan.

Menurut sebuah laporan dari The Economist, sebuah Trend survei Memantau 2009 mengatakan bahwa 7 dari 10 wanita Korea telah memiliki operasi plastik.

Dalam sebuah ruangan konsultasi mewah di dalam R.S., saya mulai berbicara dengan “Mary”, seorang mahasiswa S2 dari Beijing, Cina. Kami berbicara melalui tim Korea S2K yang bisa berbahasa Inggris, Mandarin, dan sedikit Bahasa Indonesia.

Mary datang untuk melakukan operasi wajah, tapi dia belum yakin bagian wajah apa saja yang mau dipercantik. “Mungkin bagian kelopak mata dan beberapa bagian-bagian lain”, katanya.

TAPI MENGAPA KE KOREA?

“Kami juga memiliki R.S. di Cina”, kata Mary. “Tapi Korea dikenal sebagai tempat terbaik untuk melakukannya”. ” Saya melihat teman-teman saya pergi ke Korea untuk mendapatkan operasi plastik dan menjadi lebih cantik, dan saya tentu saya ingin menjadi lebih cantik juga”, kata Mary.

Terakhir Mary berkata, “Saya tidak akan mengambil resiko melakukan ini di Cina hanya karena lebih murah sedikit biayanya dan dekat dengan rumah. Ini adalah masalah kesehatan diri kita sendiri dan kecantikan wajah saya sendiri yang akan saya bawa seumur hidup saya. Saya hanya mau yang terbaik tentu saja.”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Dilema Sekolah Swasta …

Ramdhan Hamdani | | 19 December 2014 | 18:42

(Maaf) Ngupil Pun Ada Etikanya …

Find Leilla | | 19 December 2014 | 14:04

Sang Penabuh Kabar …

Muhammad Armand | | 19 December 2014 | 10:18

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Mau Lihat Orang Jepang Panik Antri Bensin? …

Weedy Koshino | 5 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 6 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 6 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 8 jam lalu

Media Online, “Pelahap Isu Hoax” …

Ajinatha | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: