Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Umikayla Najwa

belajar dan berbagi

Penyakit Ashanty itu Berbahaya - Aku Kehilangan Sahabat karena Radang Selaput Otak

OPINI | 20 February 2013 | 11:58 Dibaca: 4129   Komentar: 0   5

Penyakit meningitis atau radang selaput otak, menurut infomasi yang pernah kubaca, adalah penyakit yang bisa menyebabkan kematian atupun kecacatan. Penyakit ini bisa disebabkan banyak hal, seperti kuman meningokokus, HiB dan TBC.

Saya punya pengalaman pahit dengan penyakit ini. Sekitar tahun 2000, sahabat saya meninggal karena penyakit ini. Awalnya teman saya ini hanya didiagnosa kena typus. Akan tetapi dalam beberapa hari kemudian dia sudah kehilangan kesadarannya, dan divonis kena radang selaput otak. Besoknya lagi, dia sudah koma.

Ketika hari ketujuh sejak dia dirawat di RS Hasan Sadikin, saya berkesempatan menjenguknya.  Saya hanya bisa memegang tangannya, menatap wajahnya yang dipenuhi peralatan pembantu kehidupan. Tak lama sayapun melepaskan genggaman tangan saya, dan begitu pula teman saya itu langsung mengeluarkan nafas terakhirnya.

Inilah kali pertamanya saya melihat langsung orang yang sakaratul maut. Teman saya itu pergi setelah saya genggam erat tangannya, seakan dia ingin pergi didampingi oleh saya. Oh…tak terbayang kesedihan waktu itu. Saya menangis pilu¬† sambil bersandar ditembok ruang RS. Selamat jalan sahabat..

Apa yang terjadi pada teman saya itu adalah contoh, betapa berbahayanya penyakit Radang selaput otak itu. Dan perjalanan penyakit ini sangat singkat. Dalam hitugan hari, si pasien bisa langsung meninggal, ataupun kalau sembuh dapat mengalami kecacatan.

Untuk Ashanty, semoga penyakit yang diderita masih bisa disembuhkan, karena masih stadium 1-2. Saya tak ingin kepiluan menerpa orang-orang yang mencintainya.

Never give up Ashanty..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

7 News: Korban Gempa 3.200 dan Masih Terus …

Tjiptadinata Effend... | | 27 April 2015 | 19:26

Tindakan Kekerasan dalam Paket Berita …

Ombrill | | 27 April 2015 | 18:44

[BANJARMASIN] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:00

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 4 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 5 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 7 jam lalu

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 11 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: