Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Kandar Tjakrawerdaja

Anggota Koplak Yo Band nomor urut 15. Walaupun orangnya pemalu tapi jarang loh tidak mempermalukan selengkapnya

Waspadai Lima Jenis Kosmetik Berbahaya dari Banyumas

OPINI | 07 January 2013 | 11:23 Dibaca: 1051   Komentar: 0   7

13575324481538209612

http://www.pom.go.id/index.php/home/press_release/168/Hasil_Pengawasan_Kosmetika_Meangandung_Bahan_berbahaya.html

Perilaku curang oknum produsen kosmetik dalam menipu institusi pengawasan akhirnya terendus juga. Kecurangan yang dapat berakibat sangat membahayakan bagi para penggunanya itu terungkap dalam berita yang dimuat oleh Harian Radar Banyumas edisi hari ini, Senin, tanggal 7 Januari 2012.

Dalam keterangan yang diberikan oleh seorang pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, diperoleh informasi bahwa terdapat oknum produsen yang pada awal pendaftaran produk kosmetiknya, saat itu mereka memang tidak memberikan sampel yang mengandung bahan berbahaya. Namun setelah itu, ketika dilakukan penelitian rutin dengan sampling acak, produk tersebut diketahui menggunakan bahan yang berbahaya seperti merkuri. Penambahan bahan-bahan berbahaya dilakukan setelah oknum produsen tersebut mendapatkan izin edar produknya.

Berdasarkan lampiran Siaran Pers yang dikeluarkan oleh Biro Hukum dan Humas Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia nomor HM.03.03.1.43.14.12.8256 tanggal 27 Desember 2012 tentang Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya Merkuri (Hg), terdapat lima jenis kosmetik keluaran pabrik kosmetik asal Banyumas yang dinyatakan mengandung bahan berbahaya Merkuri. Kelima produk tersebut adalah DR. Whitening Treatment Nigh Cream, LIE CHE Day Cream, LIE CHE Whitening Soap, LIEN HUA Night Cream (Bunga Teratai), dan LIEN HUA Day Cream (Bunga Teratai). Produk-produk tersebut saat ini telah dibatalkan izin edarnya.

Untuk itu, dihimbau agar masyarakat selalu waspada dalam penggunaan kosmetika. Konsumen diminta untuk mencermati Tanda Registrasi setiap produk yang akan digunakan, dengan cara mengeceknya melalui situs BPOM di www.pom.go.id.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 10 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 11 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Program ‘Haji Plus Plus’: Bisa …

Rumahkayu | 8 jam lalu

Sampai Kapan Hukum Indonesia Mengecewakan …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

ISIS di Indonesia …

Irham Rajasa | 8 jam lalu

Sampai Kapan Polwan Dilarang Berjilbab? …

Salsabilla Hasna Mu... | 8 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: