Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Irsyal Rusad

Internist. The superior doctor prevents sickness. The Mediocare doctor attends the impending sickness.The inferior doctor treats actual selengkapnya

Sepatu Hak Tinggi: Anda Kelihatan Seksi, Tetapi,…..

HL | 16 December 2012 | 06:55 Dibaca: 2109   Komentar: 0   16

1355622205352044861

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Memakai sepatu hak tinggi, tidak hanya membuat Anda kelihatan lebih semampai, Anda juga  tambah seksi, apalagi kalau Anda memang sudah demikian………….., wooow, pasti ada yang berteriak, “seksi kali…..” Tetapi, tunggu dulu,  dibalik itu, ada yang sebaiknya Anda pertimbangkan, yaitu, kemungkinan  efek sampingya berupa injuri pada tumit Anda yang menyebabkan keluhan nyeri yang dapat sangat mengganggu.

Sehubungan dengan kebiasaan memakai sepatu dengan hak tinggi ini, suatu sore, seorang pasien, wanita, profesi guru, masih muda, cantik, tinggi semampai datang konsultasi dengan keluhan nyeri di tumit kaki kanan. “Sakit sekali dokter terutama waktu pertama menapak bangun pagi, apalagi kalau  saya memakai sepatu ini. Sakitnya di sini dokter,”  kata pasien sambil melepas sepatunya dan menunjukkan lokasi nyerinya- hmmm, kelihatan betisnya yang jenjang dan mulus . “Sakit apa ya, dok? “Tanya pasien.  Ya, walaupun belum saya periksa, dari gejala dan lokasi nyeri yang khas seperti itu, kemungkinannya ialah, “fasciitis plantaris.” Nyeri akibat peradangan pada fascia, jaringan  ikat di tulang tumit Anda, jawab saya. Lalu dokter, “apa penyebabnya?”………. “Ini nih, salah satu biang keroknya, sepatu Anda yang tinggi dan tumitnya yang keras ini, jawab saya”…… “Ya, bisa juga dokter, kalau saya pakai sepatu ini, apalagi waktu mengajar dan berdiri lama, kadang-kadang terasa nyeri sekali dok. Tapi dokter, saya sudah biasa pakai sepatu ini, dan rasanya kurang percaya diri kalau pakai sepatu yang biasa,” kata pasien itu lagi.

Seperti saya singgung di atas, nyeri pada tumit yang khas seperti itu dalam Ilmu kedokteran dikenal sebagai fasciitis plantaris. Suatu peradangan yang menimbulkan rasa nyeri yang terjadi akibat penekanan pada fascia, tendo,  jaringan ikat  pada tulang pengungkit tumit. Walaupun di tempat lain di telapak kaki Anda dapat juga muncul.  Ilustarsi dibawah ini, mudah-mudahan dapat membantu memahamidi mana lokasi nyeri itu:

135562093761411424

medline.com

Lalu, beberapa faktor risiko yang berkaitan dengan timbulnya keluhan ini diantaranya adalah: kebiasaan menggunakan sepatu hak tinggi, tumit sepatu yang keras, sepatu yang tidak pas,nyaman. Seperti pasien di atas, terlalu lama berdiri seperti profesi seorang guru  atau dokter gigi juga merupakan faktor risiko penyakit ini. Berjalan, atau berlari di permukaan yang tidak rata, keras, kelebihan berat badan, dan faktor lain yang dapat mengakibatkan injuri, kerusakan  pada jaringan ikat telapak kaki Anda juga dapat memicu keluhan serupa.

Kasus penyakit ini cukup sering ditemukan. Menurut penelitian satu dari 10 orang pernah mengalami keluhan ini selama hidupnya. Wanita lebih sering mengalaminya, tidak diketahui apa penyebabnya, kemungkinan ada hubungannya dengan kegemukan sebagai faktor risiko yang lebih sering pada wanita setelah  menopause, atau memang karena wanita lebih sering menggunakan sepatu yang ber hak tinggi itu.

Lantas, bila anda mengalami ini, “apa yang harus dilakukan, atau bagaimana mencegahnya?”

Keluhan ini kadang-kadang dapat membaik sendiri. Bila tidak membaik atau keluhan semakin memburuk sebaiknya konsultasi ke dokter. Untuk sementara, anda bisa mengkonsumsi obat analgetik yang ringan seperti parasetamol. Disamping itu,  berusaha mengurangi tekanan, beban pada tumit yang sakit seperti mengistirahatkan kaki anda, menghindari permukaan jalan yang tidak rata, keras, dapat juga membantu.  Latihan peregangan dengan menarik bagian ujung telapak kaki anda ke arah dalam ( tubuh anda), kompres dengan air es, dan fisioterapi juga dapat mengurangi rasa nyeri akibat fasciitis plantaris ini.

Kemudian, yang lebih penting lagi, sebagaimana  halnya semua penyakit, adalah mencegahnya. Diantara tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan ialah: mengurangi berat badan Anda, terutama bila berat Anda berlebihan. Pengurangan berat badan juga akan mengurangi tekanan, injuri, kerusakan pada jaringan ikat (fascia) di tumit Anda. Latihan peregangan (stretching) pada telapak kaki Anda, yang rutin Anda lakukan dapat mengurangi kemungkinan penyakit ini menyerang Anda. Menghindari sepatu hak tinggi, sol sepatu yang keras, menggunakan sepatu yang pas, nyaman, sol sepatu yang relatif lunak merupakan faktor yang penting untuk mencegahnya.

Jadi, walaupun Anda kelihatan lebih  seksi dengan sepatu hak tinggi, hati-hati, nyeri akibat fasciitis plantaris ini dapat sangat menganggu Anda.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Haruskah Jokowi Blusukan ke Daerah Konflik …

Evha Uaga | | 19 December 2014 | 12:18

Artis, Bulu yang ‘Terpandang’ di …

Sahroha Lumbanraja | | 19 December 2014 | 16:57

Jalanan Rusak Kabupaten Bogor Bikin …

Opi Novianto | | 19 December 2014 | 14:49

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 6 jam lalu

Potong Generasi ala Timnas Vietnam Usai …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Penyebutan “Video Amatir” Adalah …

Arief Firhanusa | 11 jam lalu

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: