Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Leo Kurniawan

Dokter dan penulis tentang vaksin, vaksinasi untuk bayi, dewasa, orang tua dan pelancong. Juga tertarik selengkapnya

Sehat Cara Alamiah - Cholesterol, Teman atau Musuh Anda?

OPINI | 19 October 2012 | 15:00 Dibaca: 910   Komentar: 0   1

Rasanya semua orang pernah mendengar kata Cholesterol dalam perjalanan hidupnya, namun benda apakah itu, apa artinya bagi kesehatan kita, pengaruh buruk atau baik apa saja yang ditimbulkan zat yang bernama Cholesterol  ini, rasanya tidak banyak orang yang tahu persis dan mendetail tentang Cholesterol.

Maka dalam bahasan kali ini, penulis ingin menunjukkan secara jelas namun gamblang dan populer, bagi semua yang ingin tahu dan merasa berkepentingan tentang cholesterol, bagaiman cholesterol itu terbentuk dalam tubuh kita, cholesterol disimpan dimana didalam tubuh, apa fungsi dan manfaat cholesterol bagi tubuh dan kesehatan kita, apa efek jeleknya bagi tubuh dan kesehatan kita, bagaimana cara mengatur level cholesterol dalam tubuh agar supaya mencapai komposisi yang ideal antara HDL dan LDL, apakah baik bila kita menurunkan kadar cholesterol hingga batas terendah bagi kesehatan kita? Apa saja efek jelek obat penurun cholesterol ?

Pendahuluan

Sejak 20 tahun terakhir ini, cholesterol telah menjadi biang kerok yang harus kita hindari dan menyebabkan pantangan terhadap berbagai macam makanan yang mengandung telor dan lemak jenuh, dan dituding menjadi penyebab untuk semua kasus penyakit jantung dan pembuluh darah manusia .

Oleh karena itu, Cholesterol sudah lama menjadi momok bagi semua orang, kita mencoba membuatnya serendah mungkin didalam darah dan tubuh kita, atau bila tidak, kita akan menderita dan menanggung konsekuensi karena hiper-choolesterol.

Banyak mitos dan nasehat yang mengatakan bahwa lemak dan cholesterol adalah makanan tidak sehat yang harus kita hindarkan, sebenarnya, apa yang dikatakan oleh mitos dan nasehat itu sangat merugikan kesehatan kita.Hal ini akan kiita unggkapkan dalam paparan berikut ini.

Ternyata cholesterol tidak berefek jelek terhadap kesehatan juga bukan penyebab penyakit jantung seperti yang digambarkan selama ini.Sebaliknya, justru kita sangat membutuhkan cholesterol untuk kesehatan tubuh kita.

Apa itu Cholesterol dan Mengapa Kita Memerlukan Cholesterol ?

Kalimat diatas tidak salah, memang sangat benar bahwa kita memerlukan cholesterol untuk menjaga fungsi tubuh kita yang normal dan supaya kita tetap sehat.

Zat yang berkonsitensi seperti lilin yang lembut ini selain banyak ditemukan didalam alairan darah kita, juga ditemukan didalam setiap sel tubuh kita. Cholesterol dipakai untuk membentuk membran atau selaput dan dinding sel, menjadi bahan baku yang sangat penting untuk membuat bermacam jenis hormon yang diperlukan, juga  bahan dasar untuk membuat vitamain D dan asam empedu yang berfungsi untuk membantu dan melancarkan pencernaan lemak yang kita makan. Tahu tidak, bahwa cholesterol juga berfungsi penting untuk daya ingat memori dan fungsi vital saraf lainnya.

Dari Mana Asal Cholesterol Tubuh Kita ?

Ternyata organ hati kita yang membuat sekitar 75% cholesterol yang ada didalam tubuh kita, dan bisa dibagi menjadi dua jenis cholesterol :

1. High Density Lipoprotein atau HDL.

Ini yang disebut-sebut cholesterol “baik” yang membantu menyingkirkan cholesterol dari pembuluh darah  arteri dan menghilangkan sumbatan atau plague untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dan mencegah terjadinya penyakit jantung

2. Low Density Lipoprotein atau LDL.

Ini yang disebut-sebut chlesterol “jahat” yang beredar dalam sirkulasi darah kita, yang akan membentuk sumbatan atau plaque lemak dalam arteri kita dan membuatnya menyempit dan kaku, yang disebut keadaan atherosclerosis, bila ini terjadi pada pembuluh darah yang menuju ke otak atau jantung, hal ini bisa menyebabkan penyakit stroke atau serangan jantung

Selai itu juga ada yang disebut :

  • Trigliserida. Peningkatan level trigliseriida akan menyebabkan penyakit jantung dan diabetes. Level trigliserida ini bisa meningkat karena konsumsi terlalu banyak makanan mengandung karbohidrat dan gula, juga gaya hidup dengan aktifitas fisik yang kurang,  perokok, peminum alkohol dan orang dengan kelebihan berat badan atau over weight dan kegemukan atau obesitas
  • Lipoprotein (a) atau Lp(a). Lp(a) ini yang membentuk bagian protein dari LDL yang dikenal sebagai cholesterol “jahat”. Peningkatan level LDL adalah faktor resiko utama untuk terjadinya penyakit jantung. Lp(a) ini telah lama dikenal, tapi sayangnya tidak banyak dokter yang ingat untuk memeriksa jumlahnya pada pasien mereka.

Perhimpunan Ahli Jantung Amerika / American Heart Association, telah menganjurkan kita untuk menurunkan kadar cholesterol total dalam darah hingga < 200 mg/dL.

Faktanya bahwa kadar cholesterol total itu tidak menceritakan apapun tentang kemungkinan kita akan menderita penyakit jantung, kecuali kalau jumlah total ini telah melebihi 300 mg/dL

Sering juga kita melihat bahwa orang dengan kadar cholesterol yang > 250 mg/dL, namun dengan resiko menderita penyakit jantung yang rendah, yang tertolong karena kadar HDLnya , sebalikya ada orang dengan kadar cholesterol yang < 200 mg/dL, namun dengan resiko menderita penyakit jantung yang tinggi.

Jadi untuk menjawab kapan kita akan menderita penyakit jantung, sepenuhnya tergantung pada :

  • Ratio HDL dibandingkan dengan Total Cholesterol

Jumlah persentase HDL adalah faktor resiko sangat penting untuk menentukan apakah kita

akan  menderita penyakit jantung. Kita dapat menghitungnya dengan membagi nilai HDL

dengan nilai jumlah cholesterol kita, dan nilai yang bagus adalah > 24 %

  • Ratio Trigliserida dibandingkan dengan HDL

Kita juga bisa lakukan hal yang sama dengan menghitung ratio perbandingan Trigliserida

dengan nilai HDL kita. Dan nilainya sebaiknya < 2%

Namun kedua parameter diatas, adalah patokan yang masih tergolong sederhana untuk menilai keadaan dan kesehatan jantung dan pembuluh darah jantung kita.

Apa itu Cholesterol “Baik” dan Cholesterol “Jahat” ?

Sebenarnya LDL dan HDL adalah hanya lipoprotein,  yaitu lemak yang berikatan dengan protein. Jadi sebenarnya hanya ada satu cholesterol, tidak ada yang disebut cholesterol baik dan cholesterol jahat.

Cholesterol ialah Cholesterol saja.

Karena lemak adalah partikel yang tidak bisa larut dalaam darah, sehingga untuk mengangkut lemak yang diperlukan oleh sel tubuh untuk menghasilkan energi dan untuk keperluan lain bagi sel tubuh, maka partikel lemak ini di-ikat dan bergabung dengan partikel protein, menjadi gabungan lipoprotein, atau yang populer kita kenal sebagai cholesterol, baik yang berbentuk LDL ataupun yang berbentuk HDL, yang bisa larut dalam darah dan dengan gampang diangkut keseluruh tubuh.

Juga kenyataannya bahwa lemak dan protein ini terdiri dari bermacam jenis berdasarkan besar atau kecil partikel molekulnya, seperti LDL saja terdiri dari LDL dengan partikel molekul yang besar, dan LDL dengan partikel molekul yang kecil, yang disebut small dense LDL, nah jutru yang small dense LDL ini yang akan membuat masalah bagi kesehatan kita.

Small dense LDL lah yang bisa menyelinap kedalam lapisan dinding arteri, dan bila terjadi proses oksidasi partikel small  dense LDL ini, akan menyebabkan terjadinya reaksi peradangan atau inflamasi dan kerusakan pada dinding pembuluh darah arteri tersebut. Mungkin karena hal ini, maka semua jenis LDL, tanpa  pandang bulu lagi, sering disalahkan sebagai cholesterol jahat, yang menyebabkan masalah kesehatan jantung dan pembuluh darah kita.

Cholesterol adalah Teman bukan Musuh Kita !

Pernyataan diatas mungkin akan mengejutkan Anda, karena selama ini kita telah dikasih tahu bahwa cholesterol adalah bahan yang berbahaya untuk kesehatan kita, karena dapat menyebabkan banyak kelainan organ vital tubuh dan menimbulkan berbagai macam jenis penyakit, mulai dari penyakit jantung, pembuluh darah hingga gangguan otak dan stroke.

Namun dengan uraian dibawah ini, kita akan mengerti, bahwa cholesterol adalah bahan dasar yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, semenjak kita didalam kandungan rahim ibu hingga kita dewasa dan menjadi orang yang tetap sehat jasmaniah dan rohaniah ini.

Bahkan menurut Dr. Rosedale, cholesterol adalah komponen vital dari setiap membrane dan dinding sel yang ada dimuka bumi ini. Dengan kata lain, tidak akan ada kehidupan dimuka bumi ini bila tidak ada cholesterol !

Kita tidak mungkin hidup tanpa cholesterol. Sehingga tidak mengherankan tindakan menurunkan kadar cholesterol yang berlebiihan akan menyebabkan kita menghadapi resiko kematian.

Cholesterol adalah bahan baku dasar untuk membuat hormon estrogen, testosterone, kortisone, dan berbagai jenis hormon penting lainnya yang sangat kita perlukan untuk kehidupan kita yang normal dan sehat. 


Masih kurang yakin dan masih memerlukan bukti lain tentang kebaikan cholesterol untuk kesehatan tubuh kita ?

Coba perhatikan fungsi cholesterol jenis HDL ini. Cholesterol HDL ini akan mengangkut cholesterol dari jaringan tubuh kita kembali ke organ hati, dimana hampir 75% lebih cholesterol yang diperlukan tubuh, dibuat oleh organ hati.

Jika ini bertujuan untuk membuang atau mengeluarkan cholesterol dari tubuh kita, karena cholesterol itu jahat da berefek jelek pada kesehatan, maka seharusnya cholesterol ini akan diangkut ke organ ginjal dan atau organ salauran pencernaan kita untuk dikeluarkan dari tubuh kita.

Tetapi yang terjadi malahan sebaliknya, HDL akan mengangkut semua cholesterol tubuh kita kembali ke organ hati. KENAPA ? Jawabannya adalah, karena organ hati kita akan menggunakan cholesterol itu lagi untuk jaringan dan sel tubuh yang membutuhkan bahan cholesterol ini, sehingga dengan cara demikian tubuh mengefisiensikan penggunaan cholesterol untuk kesehatan dan fungsi normal organ tubuh kita.

Singkatnya untuk RECYCLING. Demikian tambahan keterangan Dr. Rosedale.

Apa Hubungan Cholesterol dengan Reaksi Radang atau Inflamasi ?

Istilah inflamasi atau radang telah menjadi kata populer karena dikaitkan dengan berbagai macam kondisi kesehatan dan penyakit. Salah satunya ada kaitannya dengan penyakit jantung dan pembuluh darahnya, yaitu suatu penyakit dimana cholesterol dituduh sebagai penyebab utamanya.

Sebetulnya apa itu inflamasi atau radang ?

Pertama tama, kita harus mengerti terlebih dahulu apa peranan reaksi inflamasi atau radang dalam tubuh kita, reaksi ini adalah hal yang berguna dari tubuh kita untuk melawan atau menghadapi suatu ancaman terhadap  tubuh kita. Misalnya bila kita terpotong benda tajam, maka reaksi inflamasi atau radang ini yang memungkinkan kita menjadi sembuh kembali.

Pada saat terpotong, maka reaksi inflamasi atau radang akan menybabkan terjadinya hal hal berikut ini :

  • pembuluh darah kita akan mengerut untuk mencegah perdarahan lebih lanjut
  • konsistensi darah kita menjadi lebih kental sehingga dengan mudah darah bisa menggumpal
  • sistim pertahanan tubuh kita akan mengirim sel dan bahan kimiawi untuk melawan serangan baksteri atau virus dan mikro-oranisme patogen bahaya lain yang akan menyerang tubuh kita
  • sel tubuh akan memperbanyak diri untuk memperbaiki kerusakan jaringan yang terjadi

Dengan serangkaian reaksi inflamasi atau radang ini maka tubuh kta menjadi sembuh dan akan terbentuk jaringan parut untuk melindungi daerah tersebut.

Jika yang mengalami kerusakan adalah pembuluh darah arteri kita, maka proses penyembuhan yang sangat mirip akan terjadi, kecuali pembentukan jaringan parut yang dikenal sebagai plaque, bersamaan dengan menebalnya dinding pembuluh darah arteri kita sehingga pembuluh darah akan menyempit dan menghambat kelancaran aliran darah kita, dengan konsekuensi kita akan menderita penyakit tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Benar apa yang Anda perhatikan, bahwa sampai saat ini kita belum menyinggung peranan cholesterol.

Cholesterol akan masuk dalam cerita kita ini nanti, karena cholesterol diperlukan untuk membuat sel baru untuk menggantikan kerusakan jaringan dalam tubuh kita. Ingat bahwa tidak ada sel baru yang bisa terbentuk tanpa bantuan cholestrol.

Seandainya terjadi banyak kerusakan pada jaringan dan sel tubuh kita, maka organ hati kita akan dipacu untuk membuat lebih banyak cholesterol dan melepaskannya kedalam aliran darah sehingga cholesterol ini bisa dipergunakan untuk perbaikan jaringan dan sel yang rusak ditempat tersebut.

Ada suatu keadaan, dimana suatu jaringan tubuh kita secara terus menerus mengalami kerusakan, dan bila ini terjadi, maka kita berada dalam suatu keadaan yang disebut reaksi inflamasi khronik, dan ini adalah berbahaya bagi kesehatan kita.

Ada suatu cara untuk mengeatahui apakah kita berada dalam keadaan reaksi inflamasi khronik, yaitu dengan mengukur kadar C reaktif protein (CRP) didalam darah. CRP ini bisa dipakai sebagai patokan untuk kesehatan pembuluh darah arteri kita. Secara umum bisa dikatakan :

- Bila CRP < 1 mg / L darah, berarti kita mempunyai resiko rendah untuk mengidap penyakit jantung

dan pembuluh darah

- Sedangkan angka 1 - 3 mg / L darah, berarti kita mempunyai resiko yang sedang-sedang saja

- Kalau > 3 mg/L, kita beresiko tinggi mendapat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Seperti diterangkan sebelumnya, bahwa cholesterol diperlukan untuk membuat sel dan jaringan baru yang mengalami kerusakan, jadi  bila terjadi peningkatan cholesterol, ini berarti ada jaringan dan sel tubuh yang rusak, yang harus diperbaiki dengan segera, dan bahan dasar untuk perbaikan itu adalah cholesterol.

Sedangkan yang terjadi dalam praktek sehari-hari adalah, bila pada pemeriksaan didapatkan kadar cholesterol meninggi, maka kita langsung diminta untuk menurunkan kadarnya serendah mungkin, dengan anjuran agar kta menghindari makanan yang mengandung lemak hewani seperti daging merah, telor, susu dan makanan lain yang sebenarnya sangat bernilai gizi yang tinggi, tanpa memikirkan kenapa sebabnya cholesterol bisa meninggi, dan sebetulnya tubuh kita sedang memerlukan cholesterol itu untuk perbaikan bagian dan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Kita dianjurkkan dan “dipaksa” mengkonsumsi bahan makanan yang “low fat” yang banyak mengandung kalori dalam bentuk karbohidrat dan pemanis buatan, yang mana bahan makanan demikian justru akan menyebabkan berat badan kita bertambah, berbareng dengan peningkatan kadar cholesterol kita (ihat bahasan sebelumnya : http://sehatcaraalamiah.blogspot.com )

Sally Fallon, Ketua dari the Weston A. Price Foundation, dan Mary Enig, PhD, seorang ahli biokimia lemak, mengatakan bahwa keadaan cholesterol tinggi itu adalah penyakit yang dibuat, sebuah masalah yang timbul setelah para ahli mengetahui bagaimana caranya mengukur kadar cholesterol

Jadi sebenarnya peningkataan kadar cholesterol adalah disebabkan terjadinya reaksi inflamasi dalam tubuh kita, dan cholesterol yan meningkat dalam darah kita adalah untuk memperbaiki kerusakan yang telah dan sedang terjadi dalam tubuh kita.

Sehingga adalah cara yang tidak logis kalau kita hanya memikirkan untuk menurunkan kadar cholesterol tanpa memikirkan bagaimana memperbaiki kerusakan yang tengah terjadi dalam tubuh kita.

Apa yang terjadi bila kadar cholesterol kita terlalu rendah ?

Jika kadar cholesterol kita terlalu rendah, maka segala hal buruk dapat terjadi, karena semua sel tubuh kita memerlukan cholesterol untuk bertahan hidup, termasuk sel otak kita, mungkin itu sebabnya kenapa kadar cholesterol yang terlalu rendah dapat menyebabkan terjadinya gangguan kejiwaan pada manusia.

Suatu penelitian yang dilakukan oleh illmuwan di Belanda yang memperlihatkan kadar cholesterol yang rendah bisa menyebabkan gejalah depresi yang terus menerus.

Ini karena cholesterol mempunyai efek mempengaruhi metabolisme hormon serotonin dalam otak yang berfungsi mengatur keadaan suasana hati kita atau perasaan kita.

Suatu penelitian yang lain di Kanada menemukan fakta bahwa orang dengan kadar rendah cholesterol mempunyai kemungkinan 6 kali lipat lebih tinggi keinginan untuk membunuh diri dibandingkan mereka dengan kadar cholesterol yang normal atau tinggi.

Juga banyak penelitian yang memperlihatkan hubungan antara kadar cholesterol yang rendah dan tingkah laku kekerasan dan sifat agresif pada seseorang, semua ini kerena pengaruh cholesterol dengan hormon serotonin otak seperi halnya dengan efek depresi dan keinginan membunuh diri tadi.

Berapa Rendah Kadar Cholesterol itu Baik ?

Mungkin sekitar 200 - 150 mg/dL adalah batas kadar yang ideal

Pada tahun 2004, National Cholesterol Education Program dari Amerika, menganjurkan kadar LDL cholesterol darah yang sangat rendah untuk mereka yang mempunyai resiko penyakit jantung, bahkan sebelum tahun 2004, maka 130 mg/dL LDLadalah sehat, dan batas 70 - 100 mg/dLuntuk mereka yang beresiko penyakit jantung.Seperti pembahasan kita diatas,maka kadar cholesterol yang terlalu rendah, akan mengakibatkan gangguan fungsi organ yang normal dan kesehatan kita secara keseluruhan.

Juga kenyataan yang tidak mungkin kita pungkiri, bahwa untuk menurunkan kadar cholesterol  total dalam darah kita, mengatur ratio perbandingan yang baik antara kadar HDL dan LDL, adalah hal yang tidak mudah dan berbelit-belit.

Bahkan dengan obat-obatan sekalipun hasilnya tidak seperti yang kita inginkan. Belum lagi banyak juga efek samping yang menyertai obat-obatan penurun kadar cholesterol darah, efek samping obat-obatan ini bisa dari  yang ringan, seperti gangguan sistim saraf hingga yang serius seperti gangguan fungsi hati, berpotensi menderita penyakit kanker, dan sebagainya.

Reaksi Inflamasi Khronik

Ada suatu keadaan yang disebut reaksi inflamasi khronik, yaitu suatu keadaan yang terjadi dalam tubuh kita seperti yang telah kita bahas diatas, keadaan reaksin inflamasi khronik ini yang akan menyebabkkan jumlah kadar cholesterol kita dalam tubuh yang terus meningkat, sehingga timbu masalah hiper-cholesterol, dengan segala akibat negatif dan kehebohan yang ditimbulkan olehnya.

Kenapa Reaksi Inflamasi Kronik ini bisa terjadi ?

Reaksi Inflamsi Khronik ini akan terjadi bila :

- Makana mengandung lemak yang telah tengik dan makanan yang dimasak berlebihan

- Banyak mengkonsumsi gula dan biji2an seperti padi, gandum

- Makanan yang dimasask dengan cara suhu tinggi

- Makanan mengandung jenis lemak olahan

- Gaya hidup yang kurang aktifitas fisik tubuh

- Tekanan stress emosionil dan perokok

Kapan Kita Memerlukan Obat Penurun Kadar Cholesterol ?

Sebetulnya cholesterol bisa kita turunkan dengan cara alamiah tanpa memerlukan bantuan obat-obatan apapun, keculai pada mereka yang mempunyai kelainan genetik, maka baru kita memerlukan bantuan obat-obatan untuk mencapai tujuan itu.

Cara menurunkan kadar Cholesterol Secara Alamiah …

1. Konsumsi lemak ikan yang banyak mengandung omega-3

2. Mengurangi dan menghindarkan makanan biji-bijian dan gula dalam makanan harian kita

3. Makan makanan yang sesuai dengan rencana diet dan jenis gizi yang kita perlukan

4. Makan makanan yang tidak diolah secara kimia

5. Konsumsi minyak sehat yang tidak diolah secara kimiawi yang sesuai dengan kebutuhan kita, seprti misalnya minyak :

  • minyak zaitun
  • minyak kelapa dan buah kelapa
  • susu dan produknya (misalnya butter, cream, keju dll)
  • buah avocado
  • kacang-kacangan mentah
  • biji-bijian tanaman
  • telor yang direbus dengan kuning telornya
  • daging dari sapi atau domba yang dipelihara dengan makanan rumput

6. olah raga yang cukup dan teratur, ini untuk memperlancar sirkulasi darah dan melatih fleksibilitas dan ketahanan otot dan organ tubuh seprti jantung, parau-paru dan semua pembuluh darah tubuh kita, menaikkan daya tahan dan imunitas tubuh untuk melawan penyakit infeksi dan penyakit khronik lainnya.

7. jangan merokok dan hindari atau jangan minum terlalu banyak alkohol

8. hidup dengan santai dan teratur, menghindari stress dan gangguan emosi

Dengan 8 cara sederhana ini, kita dapat mengatut jumlah kadar cholesterol kita dalam jumlah optimal yang memang diperlukan oleh tubuh kita untuk membangun sel tubuh yang telah rusak, untuk memproduksi hormon yang sangt diperlukan oleh mekanisme kerja tubuh kita dan menjaga fungsi otak dan saraf kita tetap dalam kondisi prima dan sempurna.


Kesimpulan:

  • Cholesterol adalah bahan lipoprotein yang dibentuk oleh organ hati, sekitar 75% cholesterol berasal   dari hati
  • Cholesterol dibutuhkan oleh semua sel dan jarigan tubuh untuk membuat selaput dan dinding sel tubuh yang baik
  • Cholesterol adalah bahan baku dasar untuk membuat hormon-hormon yang sangat penting untuk   fungsi organ tubuh yang normal
  • Cholesterol diperlukan untuk mengatur kestabilan emosi dan sifat tingkah laku, dan daya ingat kita
  • Cholesterol bukan biang keladi penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah ditubuh kita
  • Yang kita perlukan bukan kadar cholesterol yang minimum tapi kadar cholesterol yang OPTIMUM, yang diperlukan untuk menjamin semua fungsi tubuh yang normal dan sehat
  • Tidak ada kehidupan didunia ini bila tidak ada cholesterol

Jadi, jangan sembarangan menurunkan jumlah kadar cholesterol darah kita. Untuk kehidupan yang sehat, kita tetap memerlukan cholesterol dalam tubuh kita.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Hari Anak Nasional Terlupakan oleh …

Topik Irawan | | 23 July 2014 | 18:53

Parcel Lebaran Dibuang ke Jalan …

Roti Janggut | | 23 July 2014 | 17:43

Efek Samping Kurikulum “Cepat Saji” …

Ramdhan Hamdani | | 23 July 2014 | 18:46

Mengejar Sunset dan Sunrise di Pantai Slili …

Tri Lokon | | 23 July 2014 | 20:12

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 8 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 9 jam lalu

Psikologi Freud dalam Penarikan Diri Prabowo …

Sono Rumekso | 11 jam lalu

Ke Mana Sebaiknya PKS Pascapilpres? …

Aceng Imam | 12 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: