Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Imelda Mohamad

Seorang wanita, seorang istri

Mengenal Rhinitis Alergi

OPINI | 01 September 2012 | 03:08 Dibaca: 5624   Komentar: 0   0

Sering bersin, hidung tersumbat dan gatal? Biasanya kita mengggapnya sebagai penyakit flu biasa, padahal mungkin saja anda mengidap rhinitis alergi. Apa itu rhinitis alergi? Rinitis alergi adalah peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh.

Untuk mengetahui apakah kita mengidap rhinitis alergi, kita harus mengetahui gejala-gejalanya. Rinitis alergi ditandai dengan tiga gejala utama yaitu beringus, bersin-bersin dan hidung tersumbat, selain itu dapat disertai oleh gejala lainnya seperti rasa gatal pada hidung dan mata, rasa tersumbat pada telinga, rasa gatal pada langit-langit mulut dan tenggorokan. Pada keadaan yang berat dapat terjadi serangan asma (sesak napas).

Rinitis alergi dapat terjadi musiman , dan ada pula yang terjadi sepanjang tahun (perennial). Gejala keduanya hampir sama, hanya berbeda dalam sifat berlangsungnya.

Pada rhinitis dengan gejala ringan, penderita dapat tidur dengan normal, aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Sedangkan pada rhinitis dengan gejala berat, ditemukan penderita tidur terganggu, aktivitas sehari-hari, saat olah raga dan saat santai terganggu.

Berikut adalah zat-zat yang dapat menyebabkan terjadinya rhinitis alergi :

- Debu rumah, tanpa kita sadari debu dalam rumah kita mengandung partikel-partikel yang dapat menyebabkan alergi, partikel-partikel tersebut diantaranya adalah partikel kapas, serpihan kulit manusia, dan lain-lain. Debu rumah biasanya terdapat pada seprei, karpet, dan sarung furniture.

- Tungau, hidup pada suhu 21 - 26°C, tidak ada pada ketinggian lebih dari 5000 kaki.

- Serpihan kulit binatang, seperti anjing dan kucing.

- Kecoa, alergi terhadap kecoa biasanya berhubungan dengan asma pada anak-anak.

- Serbuk sari tanaman yang dapat diterbangkan oleh angin.

- Iklim, udara yang lembab, perubahan suhu, angin.

- Hormonal, wanita yang mempunyai bakat alergi dapat menderita rhinitis alergi pada saat hamil atau karena mengkonsumsi pil KB.

- Psikis, emosi, tegang.

- Infeksi

- Asap rokok dan bahan polusi lainnya.

- Genetik, rata-rata penderita mempunyai riwayat keluarga yang juga menderita alergi.

Bagaimanakah cara untukmengobati rhinitis alergi? Satu-satunya cara yang paling jitu adalah dengan menghindari faktor pemicu alergi. Rutin membersihkan rumah dari debu dan kotoran lainnya, memakai masker pada saat cuaca dingin jika kita alergi dengan cuaca dingin. Untuk meredakan gejala dokter biasanya meresepkan dekongestan untuk melegakan pernapasan, serta antihistamin dan kortikosteroid untuk meredakan gejala alerginya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kamar Operasi (OK) : Mengamati Sepenuh Hati …

Rinta Wulandari | | 17 April 2014 | 21:30

Baru Capres, JKW Sudah Banyak yang Demo …

Abah Pitung | | 17 April 2014 | 22:13

Curhat Dinda dan Jihad Perempuan …

Faatima Seven | | 17 April 2014 | 23:11

Sandal Kelom, Sandal Buatan Indonesia …

Acik Mdy | | 18 April 2014 | 00:40

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 10 jam lalu

Demo Jokowi di ITB Salah Sasaran dan …

Rahmat Sahid | 15 jam lalu

Jokowi di Demo di ITB, Wajarkah? …

Gunawan | 19 jam lalu

Pernyataan Pedas Jokowi Selama Nyapres …

Mustafa Kamal | 20 jam lalu

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: