Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Dr.ari F Syam

-Staf Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM (@DokterAri) -Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) JAYA

Korban “Virus” Piala Eropa

OPINI | 26 June 2012 | 23:47 Dibaca: 111   Komentar: 0   0

Korban “virus” piala Eropa

Minggu2 terakhir ini merupakan minggu2nya piala Eropa. Piala Eropa tinggal menyisakan 3 pertandingan lagi 2 partai semifinal dan 1 partai final. Sebagaimana kita ketahui pertandingan Piala Eropa ini sudah dimulai sejak 8 Juni 2012, minggu pertama saya belum menemukan pasien sakit karena nonton piala dunia, begitu juga di awal minggu kedua tetapi diakhir minggu kedua dan minggu ketiga saya sudah mulai menemukan korban2 akibat nonton piala Eropa atau terkena “virus” piala Eropa. Sebagian besar penyakit yang mereka alami karena kelelahan akibat menonton piala Eropa hingga dini hari dan tetap bekerja di siang hari. Saya menemukan kasus Demam Berdarah yang mengakui bahwa merasa sebelumnya kurang tidur karena menonton piala Eropa. Kasus radang saluran pernafasan atas atau flu juga ditemukan, karena kelelahan akibat begadang nonton piala Eropa. Kurang tidur menyebabkan kelelahan dan kelelahan akan menyebabkan daya tahan tubuh kita menurun.

Beberapa pasien maag kambuh, karena memaksakan diri tetap terjaga sampai dini hari walau secara fisik sebenarnya sudah tidak kuat lagi untuk terjaga. Kita ketahui bahwa asam lambung meningkat pada tengah malam hari apalagi kalau yang bersangkutan tetap mengkonsumsi minuman mengandung kafein baik dari kopi maupun “energy drink”. Kafein akan merangsang pelepasan asam lambung dan kondisi ini akan membuat asam lambung berlebih dan menyebabkan gangguan lambung. Pasien dengan hipertensi yang biasanya terkontrol juga kontrol karena tekanan Darahnya naik karena tetap terjaga pada malam hari.

Sisa pertandingan Piala Eropa pasti tidak akan dilewatkan oleh penggemar sepak bola apalagi kalau tim sepak bola favoritnya masuk semifinal atau bahkan final. Pasti mereka tidak akan melewatkan siaran langsung tanpa nonton pertandingan langsung tersebut. Bagi para penggemar sepak bola menjelang nonton semifinal sebenarnya ada jeda waktu 3 hari sebelum semifinal yang memberikan waktu kepada kita untuk tidur yang cukup sehingga bisa memulihkan stamina untuk tetap melek saat semifinal nanti. Kebetulan semifinal dimulai jam 1 dini hari sehingga ada waktu tidur sekitar 2-3 jam menjelang nonton semifinal. Saya akan mengingatkan anak2 saya yang kebetulan hobi nonton bola seperti bapaknya untuk tidur dulu sebelum nonton semifinal.

Bagi masyarakat yang memang merasa tidak fit sebaiknya menghindari nonton bareng yang akan menyebabkan kita akan lebih banyak berteriak-teriak, mengkonsumsi minuman bersoda atau bahkan minuman mengandung alkohol, camilan yang tidak sehat terutama goreng2an dan tentu paparan asap rokok kalau dilokasi nonton bareng tersebut tidak ada larangan merokok. Beberapa hal penting lagi yang harus diperhatikan kurangi rokok, jangan minum kopi berlebihan atau minum “energy drink” berlebihan dan hindari camilan yang tidak sehat yang terlalu manis, terlalu dingin dan goreng2an yang akan mengiritasi saluran pernafasan atas kita.

Mudah2an kita semua dapat tetap menyaksikan sisa piala Eropa secara langsung dan tetap sehat setelah piala Eropa ini berakhir.

Akhirnya saya pribadi tetap berharap piala Eropa 2012 ini milik Jerman.

Salam sehat,

Ari F Syam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 2 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 6 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenalkan Ini Batik Khas Bekasi …

Ahmad Syaikhu | 8 jam lalu

Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran …

Fahmi Idris | 8 jam lalu

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Rini Nainggolan | 8 jam lalu

Celana Dalam Anti Grepe-grepe …

Mawalu | 8 jam lalu

Bioskop Buaran Tinggal Kenangan …

Rolas Tri Ganda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: