Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Dede Manalagi

Travel advisor yang mencoba peruntungan di industri pariwisata. Hubungi saya jika anda ingin berkunjung ke selengkapnya

Tips Berhenti Merokok Untuk Selamanya

OPINI | 04 March 2012 | 18:15 Dibaca: 5638   Komentar: 20   1

“Menutup satu pabrik rokok bisa membunuh ribuan orang pekerja pabrik rokok dan keluarganya, namun memelihara satu pabrik rokok bisa membunuh jutaan perokok dan keluarganya”


Tips berhenti merokok
ini saya persembahkan untuk para perokok yang sudah berkali-kali berhenti merokok namun kembali lagi. Merokok adalah salah satu kegiatan yang bahkan perokokpun tidak tahu apa manfaatnya.  Tidak salah jika kita menganggap kegiatan ini adalah salah satu hobi yang tidak bermanfaat tapi masih saja dilakukan.

Padahal ada kegiatan yang lebih bermanfaat, membuat blog misalnya lalu pasangi AdSense karena sekarang sudah bisa untuk content berbahasa Indonesia atau bisa juga mencoba-coba bisnis dengan jualan online.

Suka tidak suka sebagian perokok mungkin sudah berusaha keras untuk berhenti merokok namun hasilnya kurang memuaskan. Banyak yang menyerah dan kembali ke kebiasaan lama.

Selalu ada saja alasan untuk memulainya dan kebali jatuh kejurang siksa abadi rokok. Apalagi lingkungan sungguh tidak mendukung dan penutupan pabrik rokok menuai pro kontra. Bahkan dalam debat capres beberapa waktu lalu beberapa calon masih mengangga perlu mempertahankan pabrik rokok. Entah karena pengetahuan dan ide yang kurang dari sang capres atau hanya karena takut ditinggalkan pemilih.

Banyak berpendapat menutup pabrik rokok sama dengan membunuh ribuan orang yang mengais rejeki dari rokok, namun dilain pihak apakah orang-orang yang bekerja di industri rokok pernah berpikir bahwa produk mereka bisa membunuh jutaan orang?

berhenti merokok

Selamat dari rokok

Saya tidak mau berpolemik jika ada yang mau tetap merokok itu hak mereka dan jika anda ingin berhenti maka simaklah tips untuk berhenti merokok berikut ini:

1. Bulatkan Tekad

Ya… siapa lagi yang bisa membuat kita berhenti merokok selain diri kita sendiri. Omelan orang tua kita dan anggota keluarga yang lain mungkin tidak mempan lagi. Maka dari itu harus ada tekad yang kuat untuk berhenti merokok.

Dengan keinginan yang kuat ini maka hambatan apapun akan bisa dilalui. Semua akan lebih mudah jika anda memiliki tekad yang kuat.

2. Umumkan Bahwa Anda Berhenti Merokok

Tidak perlu membayar sebuah sudut di koran nasional untuk mengumumkan keinginan anda untuk berhenti merokok. Cukup beritahukan keluarga, teman-teman dan orang-rang disekeliling anda. Beritahu mereka bahwa anda berhenti merokok.

Memang setiap orang akan memberi reaksi berbeda, sebagian mungkin akan meledek anda. Tapi idak masalah yang penting anda sudah memberitahu mereka. Syukur-syukur banyak orang bersimpati sehingga tidak ada rintangan yang cukup susah menghadang niat baik anda.

3. Kenali Bahaya Rokok untuk Kehidupan Anda

Entah bagaimana kita bisa terbuai padahal kita tahu kalau rokok sangat berbahaya untuk tubuh kita. Saya tidak perlu lagi menjelaskan kepada anda tentang berapa kandungan racun dalam setiap rokok yang anda hisap.

Rokok tidak hanya bisa membunuh anda namun bisa juga membunuh anggota keluarga yang lain.

Maka dari itu anda perlu tahu kalau rokok sangatlah berbahaya dan bisa menghancurkan impian anda untuk hidup bahagia.

4. Berdamai dengan Pikiran Bawah sadar

Entah apa itu pikiran bawah sadar, saya pernah membaca kalau pikiran bawah sadar bisa menguasai kita dan sulit dikendalikan. Jika anda pernah berpikir untuk tidak ke warung membeli rokok namun anda tetap melangkah, maka anda telah dikuasai pikiran bawah sadar anda untuk tetap membeli rokok meskipun pikiran sadar anda melarang.

5. Imbangi pengaruh Iklan Rokok

Tahu kah anda bahwa iklan rokoklah yang paling bertanggung jawab yang menyebabkan anda merokok, maka dari itu anda harus mengimbangi pengaruhnya. Anda bisa menempelkan poster atau stiker bahay merokok di tembok atau dibagaian lain rumah anda sehingga anda bisa melihatnya lebih sering. Ada baiknya anda tidak memperhatikan iklan rokok baik di tv maupun reklame di pinggir jalan.

Itu lah beberapa tips saya untuk berhenti merokok, yang paling penting adalah anda harus menganggap rokok sebagai musuh. Bayangkan jika kebahagiaan anda dan keluarga terenggut saat anda harus meninggalkan mereka karena penyakit yang disebabkan rokok. Padahal anda bisa saja bersenang-senang dengan mereka misalnya berlibur ke Singapura atau ke Bali untuk melihat indahnya pantai di Bali.  Mulai sekarang ayo berhenti merokok yuk…

Cara paling ampuh untuk berhenti merokok adalah dengan cara tidak merokok!!!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mau Ribut di Jerman? Sudah Ijin Tetangga …

Gaganawati | | 24 October 2014 | 13:44

Pesan Peristiwa Gembira 20 Oktober untuk …

Felix | | 24 October 2014 | 13:22

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pelayanan Sertifikasi Lebih Optimal Produk …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 24 October 2014 | 07:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Kemana Pak Dahlan Iskan? …

Reo | 6 jam lalu

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 11 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 12 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 14 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengaruh Millieu Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, …

Imam Muhayat | 8 jam lalu

Aku Pelari, Maka Aku Trendi …

Vita Sophia Dini | 8 jam lalu

Akankah El Clasico Ke 230 Menggenapkan …

Nino Histiraludin | 8 jam lalu

Kerja Perdana: Jadi Perawat Klinik di Banda …

Rinta Wulandari | 9 jam lalu

Intip Buku Kedua, Minggu, 26 Oktober 2014 …

Wijaya Kusumah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: