Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Penyakit Jantung Koroner

REP | 15 December 2011 | 07:35 Dibaca: 675   Komentar: 3   0

Tepat pada akhir bulan, tanggal 30 November 2011 yg lalu saya masuk ruang
perawatan di RS PELNI. Gejala awalnya dada terasa sakit seperti masuk angin,
tetapi walaupun saya sudah minum jamu bahkan sempat kerokan, ternyata
rasa sakitnya tdk hilang. Akhirnya stlh diperiksa ternyata gejalanya mengarah
ke jantung koroner. Saya dirawat selama 5 hari dilanjutkan dg berobat jalan.
Sampai sekarang saya masih belum tahu penyebab koroner/penyempitan
pembuluh darah jantung yg saya alami. Saya tidak merokok, tdk ada riwayat
hipertensi ataupun diabetes. Kolesterol sayapun masih dibatas normal.

Sekarang saya mau sharing mengenai penyakit jantung koroner, mudah-mudahan
bermanfaat bagi kita semua.

Kenali Gejala Serangan Jantung

Serangan jantung bisa datang tanpa peringatan, atau gejala dapat dimulai
secara perlahan dan lembut. Seseorang yang telah memiliki lebih dari satu
serangan jantung dapat memiliki gejala yang berbeda
Serangan jantung pada wanita lebih cenderung menyebabkan sesak napas,
kelelahan, nyeri rahang, sakit leher, dan lengan nyeri.
Namun, serangan jantung pada laki-laki juga dapat terlihat sangat banyak
seperti serangan jantung klasik,

Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain
rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai
gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik
sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau
pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas
tersengal-sengal pada saat berolahraga.

Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung 
sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan
stres akibat pekerjaan.

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada
setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas
tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan
bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.

Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan
mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau
serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar
beberapa hari kemudian.

Berikut ini yang harus diperhatikan untuk semua
tanda-tanda serangan jantung:

Kelelahan

Sesak napas - Kita mungkin sulit untuk bernapas sebelum datang rasa sakit

Nyeri dada - Ini bisa menjadi ketidaknyamanan yang berlangsung, lalu pergi
kemudian datang kembali. Atau terasa seperti tekanan rasa sakit yang seolah
meremas-remas.

Jantung berdebar-debar - Detak jantung balap atau tidak teratur)

Lengan terasa pegal-pegal dan tidak nyaman

Rahang atau gigi terasa sakit

Sakit perut, Mual

Sakit kepala dan

Berkeringat

Tanda lain dari sebuah serangan jantung adalah jika nyeri berulang kali
datang pada saat beraktivitas, seperti sesak di dada ketika kita sedang
menaiki tangga.
Seringkali penderita hanya mengatakan kepada dokter bahwa mereka
Memiliki perasaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Cerita dari seorang teman.

Andreassen Ron, seorang produser televise dari California, sekarang tahu
perbedaan antara nyeri dada dari refluks dan nyeri dada dari serangan
jantung. Suatu saat, ia terbangun di tengah malam. Ia merasa seperti mulas
dan sakit, lalu ia mengambil antasid, namun rasa tersebut tidak mau hilang.
Beberapa saat kemudian, terasa sakit di tengah dadanya dan mulai menjadi
semakin tajam . Satu jam kemudian, ia merasakan nyeri tajam yang lain yg
sangat parah di bagian kiri atas punggungnya, kemudian lengannya mati rasa
dan badannya berkeringat dingin.
“Saya membangunkan istri, percaya atau tidak, kami pergi online,” kata
Andreassen. Ketika mereka membaca bahwa semua gejala itu menunjuk ke
serangan jantung, mereka menelepon 911. Ia segera mengetahui bahwa Ia
mengalami 90 persen penyumbatan di arteri koroner, yang berfungsi untuk
membawa darah segar dan oksigen ke otot jantung. Tanpa darah beroksigen
yang disuplai oleh dua arteri, maka pada bagian dari otot jantung itu sedang
mengalami sekarat.

10 Kunci Jantung Sehat

1. Kadar kolesterol harus selalu dibawah 200 mg%

2. Kadar LDL usahakan selalu kurang dari 150 mg%

3. Kadar trigliserida usahakan kurang dari 200 mg %

4. Kadar HDL usahakan selalu diatas 50 mg%

5. Kadar gula puasa kurang dari 120 mg %

6. Kadar gula postprandial 2 jam (sesudah makan ) tidak  melebihi 160 mg %

7. Tekanan darah sebaiknya tidak melebihi 140 mm Hg  untuk sistole dan
tidak melebihi 90 mmHg untuk diastole.

8. Jangan merokok atau dalam lingkungan asap rokok.

9.  Dapat mengendalikan stress dengan baik

10.Olah raga teratur, bertahap dan terukur. ( sebaiknya  jenis Aerobik mis.:
senam pernapasan ,olah raga permainan ,dsb).

Demikian,  yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

referensi: http://obattradisional.info/obat/penyakit-jantung-koroner.html

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 12 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 13 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Tentang Peringatan di Dinding Kereta …

Setiyo Bardono | 7 jam lalu

Musik Adalah Hidup …

Nitami Adistya Putr... | 7 jam lalu

Dilema Struktur Kabinet …

Yanuar Nurcholis Ma... | 8 jam lalu

Untuk Anak-anakku di Negeri Hijrah …

Gayatri Shima | 8 jam lalu

Pengalihan Subsidi BBM …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: