Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Sidik - Gumelar

Ingin Masyarakat Indonesia Beli Barang Yang di Produksi di Dalam Negeri Agar Indonesia Tercipta Jutaan selengkapnya

Jin Telah Menyunat Anak Saya (?)

REP | 27 July 2011 | 15:40 Dibaca: 1085   Komentar: 7   4

Sabtu(23 juli) pagi yang lalu sekitar jam 9 waktu korea ( 07 wib) ,Isteri Saya menelpon dengan suara panik, Dia mengabarkan bahwa Anak kami yang baru berumur genap 5 tahun bulan november depan, tititnya seperti sudah disunat.tak ayal Saya juga dibuat kaget mendengarnya.

“coba jelaskan  gimana kejadiannya mah?” tanya saya

“iya tadi waktu sedang makan dhika keluar ke halaman mau kencing,terus tiba-tiba Dhikanya teriak keras banget manggil mamah,terus Mamah samperin Dhikanya nunjukin tititnya ,ya Mamah kaget …kok bisa begitu” kata Isteri Saya menjelaskan.Kemudian Saya berikan nasehat pada Isteri Saya agar jangan panik,harus bersikap tenang.saya katakan bahwa cobalah minta pendapat atau masukan dari saudara dan para tetangga barangkali ada yang pernah punya pengalaman seperti itu.

Akhirnya gegerlah di kampung Isteri Saya bahwa Dhika sudah disunat oleh Jin,banyak saudara dan tetangga yang dekat dan yang jauh berdatangan ingin melihat titit Anak Saya yang “ajaib” bisa disunat sendiri,

“wah…ini sih benar-benar  sudah disunat,bisa rapih gitu,pasti disunat sama jin baik” itu beberapa komentar yang muncul dari Mereka yang melihat titit Anak Saya.wew…rame dan seru sekali.

Kemudian saya disini tidak tinggal diam,dengan bantuan Abang Saya (Bang Gugel-red),Saya mencari informasi tentang peristiwa langka namun pernah beberapa kali Saya lihat/dengar berita serupa di televisi.dengan memasukkan beberapa kata di kolom search bang gugel akhirnya Saya menemukan fenomena anak disunat oleh jin.

Dan setelah Saya baca secara seksama ternyata bahwa titit anak yang terlihat seperti disunat tersebut secara ilmu kedokteran adalah disebut paraphimosis. dan menurut artikel yang Saya baca Paraphimosis adalah sebuah kondisi serius yang bisa terjadi hanya pada laki-laki dan anak laki-laki yang belum atau tidak disunat. Paraphimosis berarti kulup terjebak di belakang kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali ke posisi normal.

Wah..setelah Saya membaca artikel-artikel dari bang gugel Saya malah jadi panik karena ternyata itu bukan hal sepele padahal pagi itu juga anak Saya langsung dibawa ke dokter tapi katanya tidak apa-apa dan nanti juga akan normal kembali.dokter hanya memberikan obat anti biotik saja kata Isteri Saya.

inilah foto titit anak saya yang sudah di blur gambarnya,semoga ini bukan termasuk pornografi karena masih anlita.setuju?

dan di bawah ini adalah foto-foto paraphimosis yang saya dapat dari bang gugel

*********************************

Sore harinya sekitar pukul 2 wib saya telpon lagi Isteri ternyata Isteri juga semakin panik setelah membaca tentang apa itu paraphimosis.Iya Kami takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Anak Kami karena bila tidak cepat ditangani paraphimosis bisa mengakibatkan titit tidak bisa bangun/ereksi.

Dan penanganan paraphimosis yang terbaik adalah dengan cara melakukan sunat/khitan,apalagi setelah Ibu Isteri Saya bertanya pada seorang Pak Kyai yang terkenal pintar di daerah Kami,Pak Kyai menyarankan agar Anak Kami segera disunat karena jika tidak maka tititnya menjadi bengkak.

*********************************

Akhirnya Kami memutuskan untuk menyunat  segera Anak Kami ke Klinik yang direkomendasikan oleh Pak Kyai. Keluarga dan saudarapun ikut rombongan ke Klinik yang jaraknya sekitar 30 menit naik mobil.namun setelah sampai di Klinik para petugasnya mengatakan bahwa dokternya sudah pulang, dan mereka menyarankan agar jika mau khitan harus membuat janji/memilih waktu yang tepat,dengan kata lain jangan mendadak.

malamnya Isteri Saya masih belum tenang padahal sudah Saya berikan nasehat agar tenang jika menghadapi masalah tapi jawabnya malah “kalau terjadi apa-apa gimana? mamah akan menyesal pah…nanati Dhika gimana?”  wah…jika sudah ngomong begitu malah Saya  ikut tidak tenang..panik lagi. huh…..bingung

**********************************

Masih pagi sekali,sekitar pukul 07.00 waktu korea Saya sudah telpon membangunkan Isteri Saya,katanya capek sekali gara-gara kemarin,jadi tidurnya sudah larut malam.waktu Saya tanya keadaan Dhika katanya masih tidur pulas dan tidurnya juga pakai kain sarung,persis seperti anak baru sunat.kemudian Saya tutup telepon karena kasihan Isteri masik kecapekan .

belum lama Saya tutup telpon tiba-tiba Isteri Saya menelpon balik

“Pah…alhamdulillah titit Dhika sudah normal lagi” dengan suara gembira berbeda dengan kemarin.

Saya kaget campur senang mendengarnya. kemudian Saya berunding dengan isteri apakah Dhika tetap akan disunat segera atau bagaimana,terus jawab isteri ya nanti sajalah kalau papah pulang.

***************************

Bangun tidur Dhika langsung tertawa gembira karena tahu tititnya sudah normal kembali,dia tertawa-tawa.

kemudian ketika ditanya Ibunya kenapa kemarin tititnya bisa begitu?

Dhika mengaku terus terang ketika kemarin waktu berkemih/buang air kecil  katanya dia menarik kulup/kocopnya kebelakang.

rupanya karena takut terkena marah, kemarin dia tidak berani mengaku terus terang kenapa itu bisa terjadi.

hahaha…dasar anak kecil…gara-gara iseng akhirnya hampir orang sekampung pada mengira dia sudah disunat Jin.

lega rasanya setelah mengetahui bahwa Anak Saya bukanlah terkena paraphimosis namun hanya akibat keisengan Anak Saya sendiri.

1311779727770068961

jin tukang sunat?

jin tukang sunat?…….apa iya benar ada? sampai-sampai waktu di sekolah ada Ibunya teman Dhika yang komentar katanya gara-gara sudah geger makanya tititnya balik lagi ke semula,kalau tidak geger pasti gak akan balik lagi.

jadi buat Anda yang punya Anlita (Anak dibawah lima tahun,bukan Balita…masa umur 5 tahun masih disebut bayi?.haha) harus diberikan peringatan jangan suka iseng-iseng menarik kulupnya,bisa membuat panik orang tua dan heboh orang sekampung.

# titit = Mr. P,sebutan halus di daerah Kami.

SALAM KOMPASIANA,SEMOGA TULISAN INI BISA BERMANFAAT UNTUK ANDA

@@@@@@ TERIMAKASIH @@@@@@

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 13 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 16 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 17 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 14 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 14 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 14 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 15 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 15 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: