Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Novian Nover

Seorang yang sangat hobi membaca buku terutama buku sejarah dan biograpi.Dan juga penikmat musik segala selengkapnya

Kenapa Makan Babi dan Anjing Haram?

OPINI | 09 July 2011 | 18:27 Dibaca: 3653   Komentar: 14   1

Dalam Alquran dijelaskan beberapa hewan yang diharamkan untuk dimakan .Yang salah satunya didebuykan xecara jelas adalah babi.Sedangkan yang lainnya disebutkan berdasarkan kategori saja misalnya

1.Diharamkan makan hewan yang berkuku dan bertaring tajam

2.Diharamkan makan daging hewan yang disembelih dengan menyebut selain nama Allah

3.Diharamkan memakan darah

4.Diharamkan memakan daging bangkai ,kecuali hewan laut/ikan

5.Diharamkan memakan hewan yang hidup di dua jenis alam

6Diharamkan makan hewan yang mati karena diterkam hewan buas

Kenapa Alquran jelas-jelas menyebut nama babi diharamkan inilah jawabannya secara ilmiah

1.Karena dari demua daging yang ada ternyata daging babilah yang paling ganyak mengandung cacing pita yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh,disampibg beberapa cacing lainya

2.Ternyata setelah diselidiki ilmuan jepang Hanya dalam daging babi terdapat zat kithin yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.Zap ini tetap aktif walaupun dipanaskan sampai 450 derajad celcius.Dan dapat menyebabkan pembengkakkan dileher

3.Kalau kita lihat cara makannya maka hewan ini adalah yang paling kotor dan jelek cara makannya dibandingkan hewan lain.Selain hewan ini omnivora juga dia memekan bangkai

Kenapa kita juga diharamkan untuk makan darah .Karena dalam darah itulah segala macam sumber penyakit,Makanya hewan itu harus disembelih

Ternyata setelah dilakukan penelitian mendalam oleh para ilmuan Jepang ternyata Cara sembelih ternyata lebih manusiawi daripada dengan cara lain.Karena kalau disembelih Otomatis pasokan oksigen yang dibawa darah krotak terhebti,sebab urat nadi di leher telah putus.Dan otak tidak merespon lagi rasa sakit itu.dAN RASA SAKIT ITU HANYA BERLANGSUNG SUNGKAT SEKITAR 8 DETIK

Sementara dengan cara lain ,misalany kepalanya dipukul itu malag tidak manusiawi.Karena jantubg masih memompakan oksigeb melalui darah keotak,Sehingga hewan tersebut merasakan sakit yang tidak terkirakan ,karena otaknya masih merespon.Seperti kita ketahui otak adalah pusat data dan komando dalam tubuh.Dan rasa sakit itu berlangsubg lebih lama sdkitar 20 detik

Mungkin untuk keterangan yang lain diatas dukup jelas.

Makanya Allah menyuruh kita untuk memakan makanan yang baik-baik dan lagi halal.Karena makanan disamping berimplimentasi bagi kesehatan kita secara langsung,Ta

pi juga berpengaruh kepada jiwa seseorang.Semoga tulisan ini ada manfaatnya

Salam silaturrahim

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 5 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 6 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 7 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Film Hollywood Terbaru ‘ Interstellar …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Selfie Produk: Narsisme membangun Branding …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Masa Kecil yang Berkesan di Lingkungan …

Amirsyah | 8 jam lalu

Kisruh Parlemen, Presiden Perlu Segera …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: