Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Stop Keringat

mengatasi keringat berlebih

Cara Ampuh Mengatasi keringat Berlebih di ketiak, Telapak Tangan, Kaki dan Wajah

REP | 03 February 2011 | 18:06 Dibaca: 5459   Komentar: 0   0

KERINGAT sangatlah menyehatkan. KERINGAT mengeluarkan hasil sisa metabolisme yang tidak terpakai dalam tubuh dalam bentuk air yang pada umumnya mengandung sodium Klorida dan juga mengatur suhu tubuh.

Namun Bagaimana jadinya jika KERINGAT keluar berlebihan? Tentu sangat mengganggu aktifitas sehari hari bukan? Bila KERINGAT BERLEBIH keluar di Ketiak menyebabkan seseorang menjadi sulit untuk menggunakan pakaian berwarna terang. Minder bila mengangkat atau mengacungkan tangan karena KERINGAT akan membekas dan telihat jelas pada ketiak, selain itu KERINGAT Berlebih dapat menimbulkan bau yang tidak sedap bila bercampur dengan bakteri. Bila KERINGAT Berlebih di Telapak tangan, seseorang akan sulit untuk berhubungan dengan orang lain. Dalam dunia Kerja harus menulis, mengerjakan sesuatu, memimpin presentasi, berjabat tangan bila dibiarkan seseorang akan mengalami krisis percaya diri. Demikian halnya dengan Telapak Kaki walaupun dampaknya tidak terlalu besar

Ada beberapa cara yang menyebabkan seseorang mengeluarkan Banyak KERINGAT di Ketiak, Telapak tangan dan Kaki yakni Makanan atau minuman tertentu seperti kafein dan makanan pedas. Hipoglikemia atau di kenal dengan Kadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral. Gejala awalnya adalah BERKERINGAT, badan gemetaran, lemah, lapar dan mual. Hipertiroidisme di manaKadang kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar hormon tiroksin. Hal ini bsa menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah, peningkatan kepekaan terhadap panas dan KERINGAT yang berlebihan. Serangan jantung di mana terjadi jika aliran darah ke otot jantung berkurang. Gejalanya adalah nyeri dada yang menyebar ke bahu, lengan atau punggung, sesak nafas dan KERINGAT BERLEBIHAN.

Ada Beberapa cara mengatasi yaitu:

  1. Akupuntur
  2. Injeksi Botulinum Toxin (Botox), Harganya cukup mahal dan hasilnya sementara yakni 4 juta sekali tindakan untuk hasil selama 3 bulan – 6 bulan. Sejauh ini hanya untuk KERINGAT BERLEBIH di ketiak saja.
  3. Operasi pengangkatan kelenjar KERINGAT di ketiak, Merupakan Operasi minor. Lama Operasi tak sampai 30 menit dengan bius lokal jadi anda masih sadar ketika dilakukan tindakan. Biaya Operasi 5 Jutaan. Kelemahannya tidak semua kelenjar KERINGAT di angkat yakni sekitar 80% dan menimbulkan bekas operasi sekitas setengah senti pada masing masing ketiak
  4. Produk ANTI HYPERHIDROSIS, Sangat di anjurkan. Keuntungan : Praktis, Murah (Bila dibandingkan dengan semua cara di atas), Efisien, Merupakan Produk ANTI KERINGAT klinik kulit kecantikan di Amerika dan sangat laris, Hasil Instan. Biasanya untuk KERINGAT di Ketiak hasil dapat di lihat dalam 2 hari hingga 2 minggu Berbentuk Roll On. Anda akan merasakan Kering dan Nyata. Sementara untuk KERINGAT di telapak tangan hasil bisa di lihat dalam 1 bulan, mengingat pori pori tangan sangatlah kecil sehingga obat lotion yang di pakai hendaknya di pakai rutin dan lama agar dapat penetrasi dan bereaksi langsung dengan kelenjar keringat di dalamnya. Kunjungi http://stopkeringatberlebih.com untuk info lebih lanjut

Tags: keringat

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kunonya Rekapitulasi Pilpres, Kalah Canggih …

Ferly Norman | | 22 July 2014 | 07:48

Cara Mudah Kenali Pelaku Olshop yang …

Ella Zulaeha | | 22 July 2014 | 11:59

Kompasiana-Bank Indonesia Blog Competition …

Kompasiana | | 27 June 2014 | 16:59

Siku Sudut Unik Candi Dadi Tulungagung …

Siwi Sang | | 22 July 2014 | 12:11

Bukan Dengkuran Biasa …

Andreas Prasadja | | 22 July 2014 | 10:45


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 6 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 7 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 7 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 7 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: