Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Noorhani Laksmi

Write without boundaries http://noorhanilaksmi.wordpress.com/ FB : Nenny Makmun

Donor Darah: Siapa Takut?

REP | 01 October 2010 | 12:44    Dibaca: 126   Komentar: 6   0

Med Sep 30, 2010

Ceritanya udah niat donor darah karena terakhir donor udah lama hampir 3.5 thn yang lalu karena kesibukan melahirkan anak pertama dan kedua…

Udah persiapan tidur cepat dan pagi makan berat lengkap 4-5 sehat sempurna. Kebetulan penyelengara satu gedung dan udah tau dari 1 minggu sebelumnya jadi jaga stamina aja.

Waktu di undangan pukul 09.00 – 12.00 karena jam 09.00 masih ribet kerjaan maka datang jam 10.45 an …yah ternyata pendaftaran sudah di tutup dan yang antri untuk orang-orang diambil darahnya udah banyak, Wah hebat ternyata appresiasi orang-orang untuk donor darah sangat besar…banyak orang yang “kecele” seperti saya, meski kecewa tapi kita sudah berniat untuk menyumbangkandarah semoga pahalanya sama dengan mereka yang sudah berdonor.

Ternyata selain keterbatasan waktu yang di patok hanya 3 jam selesai, kantong untuk pendonor juga kurang. Berbarengan dengan saya ada 15an orang yang di tolak tanpa harus di periksa layak atau tidak layak jadi pendonor darah hari Kamis ini.

Sayang sekali sebenarnya, tapi saya yakin peristiwa ini menjadi catatan dan pengalaman berharga panitia untuk kedepannya harus meluangkan waktu yang lebih panjang, tenaga medis yang lebih banyak dan stok kantong juga lebih cukup. Sehingga tidak menimbulkan kekecewaan bagi orang-orang yang sudah berniat baik membagi darah bagi orang-orang yang memerlukan.

Menyoal mengenai donor darah, apa sih keuntungan jadi pendonor darah ? Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah.

1. Sarana amal kemanusiaan (kecelakaan, opersai dll ).

2. Dengan aktif dd akan jarang kena penyakit .

3. Pemeriksaan rutin triwulan (terdiri dari tensi darah, kebugaran (hb), gangguan kesehatan (hepatitis) ).

4. Mecegah stroke (pria lebih rentan terkena stroke dibanding wanita karena rutin keluar dengan menstruasi) diulas dalam British Journal Heart).

5. Mengetahui gol darah gratis.

6. Rutin pemeriksaaan kesehatan gratis juga (meliputi : tekanan darah, nadi, suhu, tinggi badan, berat badan, hemoglobin, kelebihan/kekurangan zat besi, hepatisis dan AIDS).

Jadi jangan ragu untuk mendonorkan darah kita……









 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Asyiknya Wisata Gowes ke Bandung Timur …

Masrierie | | 28 May 2015 | 18:08

Pemimpin Era Digital, Relevankah? …

Hilman Fajrian | | 28 May 2015 | 10:41

Hayalan Pecinta Jalan-Jalan berada di Kota …

Andri | | 28 May 2015 | 12:18

JNE Gandeng Pakar Digital Tularkan Semangat …

Damayanti Sinaga | | 28 May 2015 | 18:10

Saya Bangga Menjadi Bapak Asi …

Yohanes Yanris | | 28 May 2015 | 15:26


TRENDING ARTICLES

Sugiharto, Petral Bermanfaat bagi Indonesia, …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Mengenal Loretta Lynch, Perempuan Kulit …

Sang Pujangga | 10 jam lalu

Presiden Jokowi: Hari Ini Saya Ingatkan …

Opa Jappy | 12 jam lalu

KPK Ngamuk, Didukung Penuh Polri, MA, MK, …

Asaaro Lahagu | 13 jam lalu

5 Samurai Membidik Rachmat Gobel …

Djono Bedjo | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: