Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Noorhani Laksmi

Write without boundaries http://noorhanilaksmi.wordpress.com/ http://hearstlive.blogspot.com/2011/03/love.html

Donor Darah: Siapa Takut?

REP | 01 October 2010 | 12:44 Dibaca: 125   Komentar: 6   0

Med Sep 30, 2010

Ceritanya udah niat donor darah karena terakhir donor udah lama hampir 3.5 thn yang lalu karena kesibukan melahirkan anak pertama dan kedua…

Udah persiapan tidur cepat dan pagi makan berat lengkap 4-5 sehat sempurna. Kebetulan penyelengara satu gedung dan udah tau dari 1 minggu sebelumnya jadi jaga stamina aja.

Waktu di undangan pukul 09.00 – 12.00 karena jam 09.00 masih ribet kerjaan maka datang jam 10.45 an …yah ternyata pendaftaran sudah di tutup dan yang antri untuk orang-orang diambil darahnya udah banyak, Wah hebat ternyata appresiasi orang-orang untuk donor darah sangat besar…banyak orang yang “kecele” seperti saya, meski kecewa tapi kita sudah berniat untuk menyumbangkandarah semoga pahalanya sama dengan mereka yang sudah berdonor.

Ternyata selain keterbatasan waktu yang di patok hanya 3 jam selesai, kantong untuk pendonor juga kurang. Berbarengan dengan saya ada 15an orang yang di tolak tanpa harus di periksa layak atau tidak layak jadi pendonor darah hari Kamis ini.

Sayang sekali sebenarnya, tapi saya yakin peristiwa ini menjadi catatan dan pengalaman berharga panitia untuk kedepannya harus meluangkan waktu yang lebih panjang, tenaga medis yang lebih banyak dan stok kantong juga lebih cukup. Sehingga tidak menimbulkan kekecewaan bagi orang-orang yang sudah berniat baik membagi darah bagi orang-orang yang memerlukan.

Menyoal mengenai donor darah, apa sih keuntungan jadi pendonor darah ? Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah.

1. Sarana amal kemanusiaan (kecelakaan, opersai dll ).

2. Dengan aktif dd akan jarang kena penyakit .

3. Pemeriksaan rutin triwulan (terdiri dari tensi darah, kebugaran (hb), gangguan kesehatan (hepatitis) ).

4. Mecegah stroke (pria lebih rentan terkena stroke dibanding wanita karena rutin keluar dengan menstruasi) diulas dalam British Journal Heart).

5. Mengetahui gol darah gratis.

6. Rutin pemeriksaaan kesehatan gratis juga (meliputi : tekanan darah, nadi, suhu, tinggi badan, berat badan, hemoglobin, kelebihan/kekurangan zat besi, hepatisis dan AIDS).

Jadi jangan ragu untuk mendonorkan darah kita……









 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 9 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 14 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kompasianer Dian Kelana Nulis Novel …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Tim Jokowi-JK Masih Bersihkan Mesin Berkarat …

Eddy Mesakh | 10 jam lalu

Bahaya… Beri Gaji Tanpa Kecerdasan …

Andreas Hartono | 10 jam lalu

Semua Anak Kreatif? …

Khoeri Abdul Muid | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: