Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Fadli Noor

orang biasa yang mencoba peduli pada sekeliling...

Ini Lebih Memalukan Daripada Video Mesum

REP | 11 June 2010 | 08:05 Dibaca: 1690   Komentar: 39   6

Ribut-ribut soal moralitas dan hal-hal tabu urusan privat seseorang telah membutakan mata kita semua terhadap keadaan di sekeliling. Seorang perempuan penumpang Pelni dari Jakarta menuju Kupang bernama Evi Yuliani (24 tahun) beralamat di Kupang, NTT seperti diberitakan Harian Tribun-Timur saat ini terlantar di RS Jala Ammari milik TNI Angkatan Laut.

Evi Yuliani masih ‘dirawat’ di Ruang Nipas pada RS milik tentara tersebut setelah melahirkan secara caesar, namun bayinya tidak tertolong karena telat ditangani. Setelah kehilangan bayi-nya, perempuan malang ini juga kehilangan kebebasannya karena masih disandera oleh pihak rumah sakit yang biaya operasionalnya diambil dari uang negara dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat tersebut.

Tidak ada yang peduli dan mau bertanggung jawab, termasuk PT. Pelni. Besar kemungkinan Evi mengalami kontraksi saat masih berada di kapal milik Pelni tersebut dan setelah kapal merapat, dia segera dilarikan ke RS TNI AL tersebut karena berada paling dekat dari Pelabuhan Makassar.

Untuk kasus-kasus penyanderaan pasien seperti ini, ternyata bukan cuma RS swasta yang berlaku biadab dan kapitalis dengan mengutamakan biaya perawatan dan mengabaikan sisi kemanusiaan, tapi rumah sakit militer yang dibiayai negara pun menggunakan cara-cara sandera seperti itu.

Masih adakah rasa malu bagi kita, bagi Wapres Boediono yang juga mengomentari video (mirip) artis, dan terkhusus bagi Menteri Kesehatan & juga Panglima TNI.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 8 jam lalu

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 11 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 13 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 15 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

PM Vanuatu Desak PBB Tuntaskan Dekolonisasi …

Arkilaus Baho | 7 jam lalu

Plus Minus Pilkada Langsung dan Melalui DPRD …

Ahmad Soleh | 7 jam lalu

Bantaran …

Tasch Taufan | 8 jam lalu

Indonesia Tangguh (Puisi untuk Presiden …

Partoba Pangaribuan | 8 jam lalu

UU Pilkada Batal Demi Hukum? …

Ipan Roy Sitepu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: