Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Desi Parlina

Aku bukan seorang penulis tapi aku hanya orang yang suka menulis

Sakit Mata

OPINI | 17 May 2010 | 03:08 Dibaca: 1102   Komentar: 21   4

Semenjak pengumuman hadiah ke Bali di umumkan sudah terbayang bagaimana indahnya suasana disana. Jujur saja aku memang belum pernah tuh yang namanya “nginjek” tanah Bali. So pasti hadiah yang satu ini bikin angan ku melambung tinggi….

Weekend di Bali pasti sangat menyenangkan, bersama-sama teman baru pula. Indahnya sunset, riuhnya ombak yang menari-nari, mmm….nggak sabar rasanya, pengen cepet-cepet sampai di Bali.

“Ntar pas ke Bali bawa apa aja ya?” tanya aku saat conference dengan teman-teman baru (pemenang hadiah ke Bali dari simPATI)

“Ah..gue mah bawa yang simple-simple aja, nggak mau ribet” jawab Isnu

“Gue juga Cuma bawa 2 stel baju, ama tas kecil eh…jangan lupa sandal jepit juga” ujar Adhi

“Sendal jepit! Yupz…kudu tuh dibawa” timpal Isnu

“Eeeitt… jangan lupa juga bawa I-pod juga kamera buat foto-foto” ucap Debby kemudian

Seru juga bisa ngobrol bareng dengan teman-teman baru, meskipun belum “kopdar” keakraban sudah sangat terasa. Kami pun saling bertukar nomor ponsel untuk memudahkan komunikasi saat nanti tiba di bandara, para pemenang dari Jakarta maupun luar kota semua diberangkatkan melalui bandara Soekarno-Hatta.

Memang manusia hanya bisa berencana toh akhirnya Tuhan-lah yang menentukan. Entah terlalu sibuk atau kurang professional, pihak panitia kemudian memberikan pengumuman yang membuat banyak pihak merasa kecewa.

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:jARBxYY07Qmn_M

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:jARBxYY07Qmn_M

Jujur saja, aku pribadi sama sekali tak merasa kecewa…malah beruntung jadwalnya di undur. Lho?!…. Aku punya alasan yang kuat mengapa aku “bersyukur” dengan pengunduran acara tersebut. Mau tau kenapa???

“Aku pulang cepet hari ini” ucap si Aa dari balik ponselnya

Sabtu, emang pulang ½ hari, tapi ini baru jam 10 pagi, cepat sekali pulangnya. “Koq tumben?”

“Ya udah ntar bunda pulang langsung ke rumah ya jangan mampir ke Mall” cerocos si Aa tanpa memberikan penjelasan rinci tentang kepulangannya yang terbilang express itu.

Sesampai dirumah, aku baru tau kalau si Aa tuh lagi sakit mata, padahal pagi tadi fine-fine aja. Waduh…gawat nih!!! Pengen ngusir hehehehe….nggak mungkin donk, terpaksa deh mau nggak mau, namanya juga suami istri, derita lo derita gue juga. Bisa ditebak, akhirnya aku pun ketularan….

Apa sih penyebab sakit mata?

Penyebabnya virus. Kata dokter, belum tentu virus mata. Virus yang beredar di udara itu macem-macem. Kalau tubuh kita fit, ya kita sehat-sehat aja, sekalipun dikelilingi 10 orang sakit. Tapi begitu kita lagi gak fit, terseranglah kita di bagian tubuh yang paling lemah saat itu.

Gejala Sakit Mata

Bila mata Anda terlihat menjadi merah muda, terasa perih dan mengeluarkan air, Anda mungkin menderita sakit mata konjungtivitis, infeksi mata yang paling menular. Jika tidak diobati secara khusus penyakit ini akan menularkan ke orang lain.

Sakit mata mudah sekali menularnya. Satu orang saja yang di ruangan ada yang terkena sakit mata, risiko tertularnya sangat tinggi. Jika Anda atau ada orang yang menderita sakit mata seharusnya berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar agar tidak menulari orang lain.

Jangan di kucek!

Sakit pada mata, baik mata merah, ada bintik putih sebesar titik, perih, kemasukan batu atau lainnya harus diperlakukan khusus. Pesan yang ingin kami sampaikan mata jangan sekali-kali dikucek, karena akan merusak/membuat luka.

• Untuk membersihkan kotoran pada mata Anda, atau sekedar ingin menyapu gunakan kapas yang telah direndam air hangat sebelumnya pada wadah kaca/beling atau stainless steel.

• Bersihkan mata Anda dengan kapas ini dengan satu kali usapan dari ujung luar ke ujung dalam. Satu mata hanya untuk satu kapas, dan buang kapas tersebut jika telah dipakai untuk satu mata.

• Jangan mempunyai anggapan, membersihkan mata cukup dengan tissue. Justru hal ini akan menambah luka luar.

• Pisahkan handuk, bantal, guling, dan semua yang biasa dipakai bersamaan selama masih sakit mata, hal ini untuk mencegah hinggapnya bakteri yang ada pada mata orang lain.

info tersebut didapat disini

mata my sista

mata my sista

Beberapa cara untuk menghindari ketularan sakit mata antara lain :

1. Menghindari menyentuh mata setelah bepergian atau menyentuh barang-barang orang yang sakit mata. Biasakan untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu atau menggunakan cairan pembersih tangan sebelum menyentuh mata.

2. Menghindari berbagi barang pribadi seperti handuk, kacamata, sapu tangan, perias mata atau lensa kontak dengan orang lain.

3. Sebaiknya tidak mengucek-ucek mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu untuk mencegah goresan mata dan infeksi dari kuman yang mungkin menempel di tangan, karena tangan tidak selalu berada dalam kondisi steril.

4. Menggunakan pelindung mata seperti kacamata jika berada di tempat-tempat yang berisiko tertular sakit mata atau jika sedang mengendarai sepeda motor agar tidak terkena debu atau angin yang dapat menyebabkan iritasi.

5. Memperhatikan kebersihan dari kacamata atau lensa kontak yang digunakan.

Apa sih obatnya?

Aku pribadi awalnya mencoba memakai air OXY, air oksigen yang serba guna. Kalau mata aku gatal atau terlalu lama “melotot” di depan computer sebelum tidur biasanya diberi tetesan air itu. Terasa sejuk dan membuat mata lebih jernih. Begitu pula saat aku menderita sakit mata, air oxy bisa membuat mata yang perih jadi berkurang dan kotoran mata pun keluar. Kalau suami aku pakai CENDO XITROL, matanya yang bengkak dan nyeri agak berkurang tapi sayang matanya tetap merah. Pagi tadi seorang teman menyarankan untuk menggunakan TOBROSON, katanya sih bisa melenyembuhkan sakit mata dalam hitungan jam jadi tidak perlu menunggu waktu berhari-hari untuk membuat mata kembali putih dan bersih. Masalahnya, siapa yang bakalan aku suruh untuk ke Apotik? Kan aku dan suami lagi sakit mata, otomatis di karantina deh.

Nggak kebayang kalau hari ini aku berada di Bali, apa kata dunia??? Dengan mata merah nggak mungkin bisa bebas berkeliaran, semoga aja pas hari H (28-30 Mei’10) nanti nggak lagi halangan.

So, bagi teman-teman yang saat ini mengalami hal yang sama denganku sebaiknya buruan ke dokter, biar nggak tambah parah dan lebih cepat sembuhnya…..

Info-info terkait silakan klik :

Gizi untuk kesehatan mata disini

Vitamin A disini

Rumah Sakit Untuk Mata

1. Jakarta Eye Center disini

2. Cicendo Eye Hospital disini

3. RS Mata Dr.Yap-home disini

Semoga bermanfaat ya teman-teman…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 6 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 9 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 11 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 12 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: