Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Mimin Mumet

Life's a journey from birth to death!!

Autis

HL | 11 May 2010 | 14:46    Dibaca: 360   Komentar: 71   18

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Apakah anak anda autis?oh no ,semoga tidak .autis sering kali terjadi pada anak anak yang memasuki usia 3 tahun.gangguan perkembangan otak pada masa anak anak inilah yang di sebut autis.sang anak tidak mampu untuk kerkomunikasi dengan lingkunganya,menjadi pendiam dan seolah olah hidup di lingkungan yang berbeda.sebagai seorang ibu,hendaknyalah anda mentisihkan waktu sebanyak mungkin untuk mengetahui perkembangan buah hati anda,sejak dini.cermati perkembangan si anak sejak usia 1 tahun.apakah si anak mengidap autis atau tidak….? bila menyerahkan si anak di tangan asisten anda (prt/baby sitter)maka hendaknya anda menggunakan asisten yang bener2 memahami,mengerti ,mengetahui perekmbangan balita anda.

Autis pun masih memiliki kemungkinan untuk di sembuhkan.tergantung dari berat tidaknya gangguan otak yang di alaminya.ada beberapa faktor yang menyebabkan si anak autis,selain faktor keturunan,polusi udara pun ternyata bisa menjadi penyebab si anak autis.ada beberapa terapi untuk mengatasi anak autistik yang saya dapatkan dari berbagai sumber …

1.sebelum si anak mendapatkan pendidikan formal ,biasakan si anak mengenali lingkunganya,beradaptasi dengan anak anak seusianya ,sesuai dengan kebutuhan si anak.

2.lakukan terapi wicara ,untuk melatih otot mulut si anak agar dapat berbicara dengan baik.sering seringlah ajak anak anda berbicara…(kadang sering pusing juga ngajak anak bicara ,yang di ajak bicara eh…entah kemana) hehe

3.terapi okupsi ,ini di lakukan untuk melatih motorik si anak dalam mengenali benda benda asing di sekitarnya.

4.dengan bermain,ajarkan dan kenalkan si anak anda dengan berbagai mainan menarik yang berwarna warni.puzzle misalnya ,ini sangat membantu si anak untuk mengekspresikan kemampuanya

5.diet terapy,ini biasanya di lakukan atas anjuran dokter yang berwenang.bila si anak sudah kelihatan muali menunjukkan bahwa dia autis.

6.bisa juga dengan hydro terapy ,ini akan membantu si anak melepaskan energi berlebihan yang di miliki si anak.terapi ini bisa di lakukan melalui aktifitas air.ajarilah si anak untuk mengenal air lebih dari dalam kamar mandi ,dengan berenang di kolam renang misalnya…

7.ajari si anak untuk mengenali musik,mendengarkan lagu lagu nina bobo sebelum tidur ,bisa membantu otak si anak untuk menangkap suara suara yang berirama.ini sangat melatih anak untuk menekan emosi dan melatih anak untuk konsentrasi.

8.konsultasikan ke dokter ahlinya

Bagaimana dengan si buah hati anda…?? jangan biarkan si buah hati anda menderita autis.seorang anak autistikpun bisa dan mampu untuk berkarya.maka tetap sayangilah anak anda yang autistik.coba perhatikan dengan cermat ,laukan beberapa test ,apakah anak anda autistik?????

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Antara FIFA dan Mimpi Buruk PSSI ? …

Hery | | 30 May 2015 | 09:57

Memaknai Keterbatasan …

Syifa Ann | | 30 May 2015 | 01:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Dodit Mulyanto dan Kontradiksi Fans …

Andi Kurniawan | | 29 May 2015 | 16:08

Bagikan Cerita Pengalaman Bersepedamu dan …

Kompasiana | | 29 May 2015 | 13:55


TRENDING ARTICLES

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Berkat Jokowi Rakyat Indonesia Semakin Kuat …

Stefanus Toni A.k.a... | 5 jam lalu

Jika Ibu Kota Dipindah ke Palangka Raya! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Buku Kontroversial: Akulah Istri Teroris …

Muthiah Alhasany | 7 jam lalu

Blatter Terpilih, PSSI Batal di-Suspend? …

Syukri Muhammad Syu... | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: