Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Abdorrakhman Gintings

Menulis untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman..

Kijing Atau Haremis; Obat Sakit Kuning yang Mujarab dan Lezat

OPINI | 15 March 2010 | 03:50 Dibaca: 5682   Komentar: 9   1

Apa Itu Kijing?

Kijing adalah kata dalam Bahasa Jawa. Dalam Bahasa Melayu disebut Remis, dan dalam Bahasa Sunda namnya Haremis. Kijing nama sejenis kerang yang hidup di sungai. Kijing sangat suka mengendap di dasar sungai yang berpasir dan bersuhu dingin. Kulitnya berwarna kuning  ada juga bagian yang berwarna biru kehitaman. Kulitnya keras seperti marmer licin tapi tidak berbulu. Jik dibuka, akan kelihatan bagian dalamnya yang seperti Kepah atau Kupang dalam Bahasa Jawa Timur yaitu mirip kerang tetapi putih dan gepeng melebar.

Ketika masih duduk di kelas 3 SD, saya menderita sakit kuning. Oleh Emak saya  diharuskan minum rebusan Kijing segelas tiap malam. Paginya saya minum rebusan Temu Lawak dicampur gula aren. Ternyata obat tradisionla resep Emak sangat mujarab. Dalam waktu 3 (tiga) hari saja sudah terlibat perubahan. perut tidak mual lagi dan mata serta kulit tidak terlalu kuning lagi. Dalam sebulan sudah sembuh seratus persen dan hingga kini tidak pernah kembali lagi.

Selain diminum, Kijing juga dapat dijadikan santapan lezat dan murah. Setiap mandi dan mansing ke kali, kami rmai ramai mencari Kijing. Smpai di rumah, kijing dicuci dengan air bersih, kemudian direbus sampai kulitnya merekah. Dengan garpu diambilah isinya dan dibuang kotorannya yang berwarna hitam Bagi sebagian orang jotoran ini tidak dibuang dan turut dikonsumsi. Setalah itu dibersihkan lagi dengan air dan dapat dimasak menurut selera. Di sini diberikan salah satu resep favorit saya.

KIJING MASAK TAUCO CABE IJO

Bahan: Kijing yang telah dikupas dan dibersihkan. Bisa dicampur dengan tempe dan tahu.

Bumbu: Cabe Ijo, Bawang Merah, Bawang Putih, Jahe, Laos, Salam, Serai, Garam, Gula Putih, Tauco, Tomat.

Cara Memasak:

Kijing digoreng jangan sampai kering, asal layu saja.

Semua Bumbu dirajang dan ditumis, kemudian masukan Kijing goreng, kemudian terakhir tauco. Bisa ditambah santan. Masak sampai matang dan nikmati dengan nasi putih hangat plus teh manis hangat. Makannya duduk bersila di atas tikar dan pakai tangan aja .Mantap!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak Kabur dari Pesantren, Salah Siapa? …

Mauliah Mulkin | | 28 August 2014 | 14:00

Pulau Saonek Cikal Bakal Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 28 August 2014 | 10:40

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Gap Year: Setahun Nganggur …

Marlistya Citraning... | | 28 August 2014 | 11:39

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 6 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 10 jam lalu

Tomi & Icuk Sugiarto Nepotisme! …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Ramping Jokowi: Cukup 20 Menteri …

Roes Haryanto | 7 jam lalu

Listrik dari Sampah, Mungkinkah? …

Annie Moengiel | 7 jam lalu

Sensasi Rasa Es Krim Goreng …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Indonesia Abad ke-9 Masehi …

Ahmad Farid Mubarok | 8 jam lalu

Catatan Harian: Prioritas di Kereta Wanita …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: