Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Abdorrakhman Gintings

Menulis untuk berbagi pengetahuan, meraih Diploma Of Education di HIE Melbourne, Diploma Engineering, Ehime University-Jepang, selengkapnya

Kijing Atau Haremis; Obat Sakit Kuning yang Mujarab dan Lezat

OPINI | 15 March 2010 | 03:50 Dibaca: 5550   Komentar: 9   1

Apa Itu Kijing?

Kijing adalah kata dalam Bahasa Jawa. Dalam Bahasa Melayu disebut Remis, dan dalam Bahasa Sunda namnya Haremis. Kijing nama sejenis kerang yang hidup di sungai. Kijing sangat suka mengendap di dasar sungai yang berpasir dan bersuhu dingin. Kulitnya berwarna kuning  ada juga bagian yang berwarna biru kehitaman. Kulitnya keras seperti marmer licin tapi tidak berbulu. Jik dibuka, akan kelihatan bagian dalamnya yang seperti Kepah atau Kupang dalam Bahasa Jawa Timur yaitu mirip kerang tetapi putih dan gepeng melebar.

Ketika masih duduk di kelas 3 SD, saya menderita sakit kuning. Oleh Emak saya  diharuskan minum rebusan Kijing segelas tiap malam. Paginya saya minum rebusan Temu Lawak dicampur gula aren. Ternyata obat tradisionla resep Emak sangat mujarab. Dalam waktu 3 (tiga) hari saja sudah terlibat perubahan. perut tidak mual lagi dan mata serta kulit tidak terlalu kuning lagi. Dalam sebulan sudah sembuh seratus persen dan hingga kini tidak pernah kembali lagi.

Selain diminum, Kijing juga dapat dijadikan santapan lezat dan murah. Setiap mandi dan mansing ke kali, kami rmai ramai mencari Kijing. Smpai di rumah, kijing dicuci dengan air bersih, kemudian direbus sampai kulitnya merekah. Dengan garpu diambilah isinya dan dibuang kotorannya yang berwarna hitam Bagi sebagian orang jotoran ini tidak dibuang dan turut dikonsumsi. Setalah itu dibersihkan lagi dengan air dan dapat dimasak menurut selera. Di sini diberikan salah satu resep favorit saya.

KIJING MASAK TAUCO CABE IJO

Bahan: Kijing yang telah dikupas dan dibersihkan. Bisa dicampur dengan tempe dan tahu.

Bumbu: Cabe Ijo, Bawang Merah, Bawang Putih, Jahe, Laos, Salam, Serai, Garam, Gula Putih, Tauco, Tomat.

Cara Memasak:

Kijing digoreng jangan sampai kering, asal layu saja.

Semua Bumbu dirajang dan ditumis, kemudian masukan Kijing goreng, kemudian terakhir tauco. Bisa ditambah santan. Masak sampai matang dan nikmati dengan nasi putih hangat plus teh manis hangat. Makannya duduk bersila di atas tikar dan pakai tangan aja .Mantap!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 10 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 12 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 13 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 14 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: