Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Abdorrakhman Gintings

Menulis untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman..

Kijing Atau Haremis; Obat Sakit Kuning yang Mujarab dan Lezat

OPINI | 15 March 2010 | 03:50 Dibaca: 5768   Komentar: 9   1

Apa Itu Kijing?

Kijing adalah kata dalam Bahasa Jawa. Dalam Bahasa Melayu disebut Remis, dan dalam Bahasa Sunda namnya Haremis. Kijing nama sejenis kerang yang hidup di sungai. Kijing sangat suka mengendap di dasar sungai yang berpasir dan bersuhu dingin. Kulitnya berwarna kuning  ada juga bagian yang berwarna biru kehitaman. Kulitnya keras seperti marmer licin tapi tidak berbulu. Jik dibuka, akan kelihatan bagian dalamnya yang seperti Kepah atau Kupang dalam Bahasa Jawa Timur yaitu mirip kerang tetapi putih dan gepeng melebar.

Ketika masih duduk di kelas 3 SD, saya menderita sakit kuning. Oleh Emak saya  diharuskan minum rebusan Kijing segelas tiap malam. Paginya saya minum rebusan Temu Lawak dicampur gula aren. Ternyata obat tradisionla resep Emak sangat mujarab. Dalam waktu 3 (tiga) hari saja sudah terlibat perubahan. perut tidak mual lagi dan mata serta kulit tidak terlalu kuning lagi. Dalam sebulan sudah sembuh seratus persen dan hingga kini tidak pernah kembali lagi.

Selain diminum, Kijing juga dapat dijadikan santapan lezat dan murah. Setiap mandi dan mansing ke kali, kami rmai ramai mencari Kijing. Smpai di rumah, kijing dicuci dengan air bersih, kemudian direbus sampai kulitnya merekah. Dengan garpu diambilah isinya dan dibuang kotorannya yang berwarna hitam Bagi sebagian orang jotoran ini tidak dibuang dan turut dikonsumsi. Setalah itu dibersihkan lagi dengan air dan dapat dimasak menurut selera. Di sini diberikan salah satu resep favorit saya.

KIJING MASAK TAUCO CABE IJO

Bahan: Kijing yang telah dikupas dan dibersihkan. Bisa dicampur dengan tempe dan tahu.

Bumbu: Cabe Ijo, Bawang Merah, Bawang Putih, Jahe, Laos, Salam, Serai, Garam, Gula Putih, Tauco, Tomat.

Cara Memasak:

Kijing digoreng jangan sampai kering, asal layu saja.

Semua Bumbu dirajang dan ditumis, kemudian masukan Kijing goreng, kemudian terakhir tauco. Bisa ditambah santan. Masak sampai matang dan nikmati dengan nasi putih hangat plus teh manis hangat. Makannya duduk bersila di atas tikar dan pakai tangan aja .Mantap!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mau Ribut di Jerman? Sudah Ijin Tetangga …

Gaganawati | | 24 October 2014 | 13:44

Pesan Peristiwa Gembira 20 Oktober untuk …

Felix | | 24 October 2014 | 13:22

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pelayanan Sertifikasi Lebih Optimal Produk …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 24 October 2014 | 07:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Kemana Pak Dahlan Iskan? …

Reo | 6 jam lalu

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 11 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 12 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 14 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengaruh Millieu Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, …

Imam Muhayat | 8 jam lalu

Aku Pelari, Maka Aku Trendi …

Vita Sophia Dini | 8 jam lalu

Akankah El Clasico Ke 230 Menggenapkan …

Nino Histiraludin | 8 jam lalu

Kerja Perdana: Jadi Perawat Klinik di Banda …

Rinta Wulandari | 9 jam lalu

Intip Buku Kedua, Minggu, 26 Oktober 2014 …

Wijaya Kusumah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: