Back to Kompasiana
Artikel

Medis

Elisabeth Ratna Suhartanto

Interesting in Politic, Economi and travelling

Pegal-pegal dan Semutan !!!

OPINI | 10 February 2010 | 13:04 Dibaca: 1174   Komentar: 2   1

Pegal2 jauh lebih sering diderita dp semutan. Pegal2 mengenai hampir semua bagian tubuh, bahkan kepala pun sebenar nya cukup sering terkena ( pegal2 pada otot kepala ), tapi yg lebih sering terkena tentu nya bagian pundak, entong2/belikat/leher s/d lengan; disamping itu pegal2 juga sering mengenai Punggung bawah s/d bokong, betis, paha, tungkai bawah s/d kaki. Kalau pegal2 nya sudah mengenai punggung bawah satu sisi, sudah harus diwasdai permulaan saraf kejepit ( awal HNP ), akan lebih PASTI lagi, kalau pegal/nyeri nya sudah mengenai BOKONG satu sisi ( bisa dua2 nya ), bahkan bisa menjalar ke paha samping/belakang , tungkai samping/belakang s/d kaki bagian atas /samping/telapak kaki.

Laki2 lebih sering terkena dp wanita, mungkin laki2 lebih bandel, banyak aktivitas/angkat2 dsb nya shg terjadilah musibah saraf kejepit ini.

95 % penyakit saraf kejepit di punggung bawah tidak memerlukan operasi, tapi kalau sudah terkena cukup berat ya sangat tersiksa karena bakalan kambuh2 sewaktu banyak duduk ( lebih dari 2 jam ), banyak membungkuk, apalagi angkat2 barang dan tarik2 sesuatu; olah ragapun sudah tidak diperbolehkan lagi, kecuali berenang dan jalan yg ringan2.

Jadi sekali anda kena saraf kejepit ini, hindari saran2 diatas dan berusaha memakai KORSET yg dipasang di pinggang untuk menghindari gerakan2 yg berlebihan. Obat2an yg dimakan harus hati2 jangan setiap sakit makan obat NSAID ( Non steroid anti inflamation drugs ), karena disamping lambung anda akan jebol , juga yg rusak irreversible adalah GINJAL.

Semoga tulisan pendek ini bermanfaat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melukis Malam di Bawah Lansekap Cakrawala …

Dhanang Dhave | | 21 October 2014 | 13:50

Kisah Setahun Jadi Kompasianer of the Year …

Yusran Darmawan | | 21 October 2014 | 11:59

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | | 21 October 2014 | 10:02

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 4 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 6 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 7 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 9 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Citilink Kok Nggak Ngaret Lagi Sih…? …

Sony Hartono | 8 jam lalu

Mahasiswa Swasta Itu 90% Berbakat Menjadi …

Jejen Al Cireboni | 8 jam lalu

Perjalanan tanpa Tujuan adalah Tujuan …

Mochamad Syafei | 8 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Belajar Bahasa Inggris: Buat Pendengar …

Arbi Syah Sabi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: