Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Dzurrotun Nafisah

mahasiswa ui 2013 fakultas kesehatan masyarakat program studi gizi

Bahaya Merokok

OPINI | 13 August 2013 | 17:50 Dibaca: 181   Komentar: 0   0

Bahaya Merokok

Rokok merupakan silinder dari kertas yang berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun- daun tembakau yang telah dicacah. Rokok banyak ditemukan pada lingkungan sekitar kita karena banyak masyarakat yang mengonsumsinya. Berdasarkan bahan bakunya rokok dibedakan menjadi tiga, yaitu rokok putih, rokok kretek, dan rokok klembak. Rokok putih yaitu rokok yang isinya hanya tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan aroma tertentu. Sedangkan pada rokok kretek menggunakan tembakau dan cengkeh untuk mendapatkan aromanya. dan pada rokok klembak ditambahkan tembakau, cengkeh, serta kemenyan untuk mendapapatkan aromanya yang khas. Berdasarkan pembuatannya rokok dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM). Pada sigaret kretek tangan proses pembuatannya dengan digiling atau dilinting menggunakan alat sederhana, sedangkan pada sigaret kretek mesin pembuatannya menggunakan mesin. Rokok merupakan suatu barang yang banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat di dunia. Rokok pertama kali dibuat oleh masyarakat Indian di amerika dan dijadikan keperluan untuk ritual pemujaan dewa atau nenek moyang. Namun seiring berjalannya waktu rokok telah menyebar pada hampir semua benua di dunia dan dikonsumsi sebagai kesenangan semata.

Rokok memiliki banyak kandungan bahan kimia yang merugikan bagi tubuh jika dikonsumsi secara terus- menerus. Berbagai kandungan yang ada di dalam rokok diantaranya nikotin, tar, sianida, benzene, cadmium, methanol, asetilena, ammonia, formaldehid, hydrogen sianida, arsenic, dan karbon monoksida. Kandungan- kandungan tersebut sangat berbahaya bagi tubuh kita. Misalnya saja dalam cadmium terkandung unsur logam yang beracun dan bersifat radioaktif, dalam formaldehid terkandung zat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat, dalam arsenic terdapat zat yang digunakan untuk pembuatan racun tikus, dan dalam karbon monoksida terdapat bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap motor dan mobil. Oleh karenanya sebaiknya rokok tidak dikonsumsi secara terus- menerus bagi semua orang. Sebab berbagai kandungan zat-zat kimia yang ada didalamnya berpotensi besar menyebabkan berbagai penyakit. Penyakit- penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kebiasaan merokok misalnya kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, serta masih banyak lagi.

Secara garis besar perokok dibedakan menjadi dua macam, yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif yaitu orang yang merokok dengan langsung menghisap asap rokok sedangkan perokok pasif yaitu orang yang terkena asap rokok dari perokok aktif. Baik perokok aktif maupun perokok pasif akan mendapatkan dampak buruk dari asap rokok. Sebab berbagai kandungan bahan kimia yang ada di dalamnya sama sekali tidak memberikan efek yang baik bagi tubuh namun sebaliknya sangat membahayakan bagi tubuh perokok maupun orang- orang disekitarnya yang ikut menghisap asap rokok. Oleh karenanya dibutuhkan kesadaran yang tinggi bagi masyarakat untuk mencegah bahkan berusaha untuk menghentikan kebiasaan merokok bagi dirinya dan orang- orang disekitarnya. Peringatan tentang bahaya merokok sudah banyak dijumpai di sekitar kita, bahkan pada bungkus rokok sekalipun. Akan tetapi kebiasaan merokok sangat sulit untuk dihilangkan. karena kebanyakan jika seseorang telah menghisap asap rokok maka akan timbul kenyamanan dan ketergantungan. Hal tersebut disebabkan karena kandungan zat kimia yang terdapat didalamnya dapat menimbulkan sifat- sifat tersebut.

Oleh karenanya kebiasaan merokok perlu dihilangkan. berbagai cara dapat dilakukan untuk menghentikan kebiasaan merokok pada seseorang. Diantaranya dengan mengganti rokok dengan makanan yang lain seperti permen atau gula, bergaul dengan teman- teman yang bukan perokok, sering berkunjung ke ruangan yang ber AC, dan menjauhkan segala barang yang berhubungan dengan rokok. Dengan berbagai tips tersebut seseorang yang merokok dapat mengurangi kebiasaan merokoknya secara bertahap sampai akhirnya dapat terlepas dari barang berbahaya tersebut. Ayo jaga diri dan orang- orang disekitar kita dari bahaya merokok. Bangsa ini akan lebih sehat dan sejahtera tanpa asap rokok.

Sumber:

http://kemonbaca.blogspot.com/2012/08/bahaya-merokok-akibat-dan-bahaya-rokok.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok

esensi:

dengan membuat esensi tentang bahaya merokok kita dapat lebih mengerti tentang bahaya merokok sehingga dapat lebih berhati- hati terhadap lingkungan di sekitar kita yang banyak terdapat asap rokok. Selain itu kita juga dapat memberikan informasi kepada teman- teman kita untuk menghindari kebiasaan merokok agar dapat lebih menjaga kesehatannya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

10 Tanggapan Kompasianer Terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 14 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 15 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 15 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Gayatri Wailissa Anggota BIN? …

Prabu Bolodowo | 8 jam lalu

Ketika Berada di Bukit Wantiro …

Voril Marpap | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Selamat Ulang Tahun Baru Hijriah 1436 H …

Imam Muhayat | 8 jam lalu

Membaca Membuat Pintar …

Nitami Adistya Putr... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: