Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Annisa Krama

care and easygoing :D I'm the next Food Technologist !

Dahsyatnya Dunia Propolis

OPINI | 03 November 2012 | 01:08 Dibaca: 470   Komentar: 0   0

Merasa asing dengan propolis? Bagi sebagian orang mungkin masih bertanya - tanya apa itu propolis. Sebenarnya Apa sih propolis itu? Propolis adalah suatu komponen yang melindungi lebah dari bakteri dan virus, komponen tersebut dikumpulkan lebah dari bunga dan tumbuh - tumbuhan lain yang dicampur dengan air liur lebah ketika lebah membuat sarangnya.

Dalam bahasa yunani, propolis itu artinya pertahanan kota terdepan. Loh? apa hubungannya sama lebah? ternyata lebah juga memakai istilah ini lho sebagai perlindungan diri dan sarangnya dari berbagai perubahan cuaca (dingin, hujan, panas, lembab) serta serangan dari musuh-musuhnya. Jika terdapat predator yang mati didalam sarang lebah maka lapisan propolis akan menjaga sarangnya tetap steril dari virus, bakteri, dan jamur.

Ternyata manfaat propolis juga ditularkan kepada manusia. Berbagai penelitian saat ini khususnya yang berhubungan dengan pangan dan kesehatan sedang gencar - gencarnya melakukan inovasi terbaru tentang propolis, baik itu kandungan senyawa kimia yang tersembunyi dari propolis maupun bentuk propolis yang dijadikan bahan pangan siap konsumsi sebagai suplemen makanan.

Diabetes adalah penyakit yang rentan diderita oleh semua orang baik kalangan muda maupun kalangan tua, termasuk anda. Apa peranan propolis dalam mencegah bahkan mengobati diabetes? ini dia berbagai jenis kandungannya :

1. Flavonoid dalam propolis dapat menurunkan kadar gula darah

2. Propolis bersifat baktericidal yang berperan sebagai anti peradangan. Penderita diabetes biasanya dapat mengalami kesulitan dalam penyembuhan luka sehingga propolis ini akan meningkatkan regenerasi jaringan sel.

3. Kalau sekarang antioksidan lagi nge-trend, propolis juga tidak kalah dengan kandungan antioksidannya yang tidak saja menurunkan tingkat radikal bebas yang merusak sel, tapi juga menghindari dan mencegah berbagai penyakit.

4, Propolis juga kaya akan kalsium. magnesium. potassium, phospor, zat besi, kromium, dan elemen lain untuk mencegah dan merawat penderita diabetes.

Berbagai riset yang membuktikan adanya kaitan erat propolis dalam penyembuhan kanker telah dilakukan. Salah satu riset yang dilakukan di Laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu UGM Jogjakarta membuktikan bahwa propolis dapat menyembuhkan kanker uterus, servks, dan payudara sebanyak 20-41 miugram/ml. Artinya, dosis propolis sebesar 20-41 miugram/ml dapat mereduksi sebanyak 50% aktivitas sel kanker dalam kultur.

Hal ini juga dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh salah seorang dokter di UGM bahwa pemberian propolis dalam waktu 1 bulan dapat memberikan efek antikanker dalam organisme hidup, hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah nodul atau tonjolan tumor dan menurunnya aktifitas sel tumor kelenjar payudara pada mencit. Senyawa yang berperan besar dalam hal ini adalah senyawa golongan flavonoid dan polifenol yang memiliki sifat antioksidan antitrombositopenia. Golongan flavonoidnya termasuk ke dalam senyawa bioflavonoid yang setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.

Penelitian yang dilakukan di University of Bradford juga membuktikan bahwa propolis juga bermanfaat sebagai antimikroba dan nonalergenik yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang juga berperan dalam penyembuhan luka dan sifat anestesi.

Kandungan antimikrobanya menjadikan propolis sebagai obat kumur telan, artinya selain digunakan untuk mematikan bakteri di mulut propolis aman untuk ditelan sehingga dapat membersihkan usus juga. Two in one loh :)

Nah, sebenarnya masih banyak sekali manfaat propolis ini. Adanya kandungan senyawa antibakteri, antijamur, dan antivirus dapat membuat propolis menjadi mujarab untuk segala jenis penyakit yang disebabkan oleh ketiga mikroorganisme tersebut. Insyaallah :)

Sebagai penutup, saya pribadi menganjurkan pembaca sekalian untuk mengonsumsi propolis suplemen makanan secara teratur untuk mencegah berbagai penyakit karena mencegah lebih baik daripada mengobati :)

Salam sehat untuk semua …

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 11 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | 7 jam lalu

Si Bintang yang Pindah …

Fityan Maulid Al Mu... | 8 jam lalu

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | 8 jam lalu

Jokowi Mirip Ahmadinejad …

Rushans Novaly | 8 jam lalu

Alternatif Solusi Problem BBM Bersubsidi …

Olivia | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: