Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Palupi Dewi

try to writing,....

Durian Masih Menjadi Idola Masyarakat.

REP | 07 May 2012 | 08:32 Dibaca: 406   Komentar: 18   1

pic from google

Durian, pic. from google

Siapa sih yang ga tau dengan buah durian? Aromanya yang tajam dan rasa buahnya yang unik, membuat buah ini menjadi idola masyarakat. Buah yang dijuluki sebagai King Of Fruit ini merupakan buah tropis yang memiliki duri yang sangat tajam dan umumnya berukuran besar. Di Indonesia sendiri buah ini mempunyai nama yang berbeda; di Jawa dikenal dengan nama Duren ( bahasa jawa dan bahasa betawi) dan kadu ( bahasa sunda ), Di Sumatra dikenal dengan nama durian dan duren ( bahasa gayo ), Di Sulawesi; manado dikenal duriang, toraja ( duliang ) dan di pulau seram bagian timur di sebut rulen.

Buah durian yang biasanya dijual dengan harga antara 25.000 - 35.000 per kilogram ( tentunya dengan kulitnya ), kemarin sore di Diskon menjadi 17.800 per kilogram di sebuah midimarket. Tentu saja hal ini menarik perhatian para pengunjung, alhasil tempat penimbangan buah diserbu pembeli ( termasuk saya ^_^ ). Semua pembeli merapat memilih - milih durian yang termanis, dengan cara masing - masing. Jika pembeli merasa repot dengan kulitnya yang berduri, pembeli dapat membungkusnya dalam kemasan yang lebih praktis dan ringan. Saya pun berhasil menggondol satu buah durian yang manis ( :lol: setelah berebut memilih ).

Dibalik rasanya yang unik ternyata buah durian banyak mengandung Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin C, kalium, kalsium dan fosfor. Selain itu setiap 100 gram salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat, serta memiliki nilai energi sebesar 520 kj. Selain untuk dinikamti langsung buah durian ini dapat dapat diolah menjadi bermacam - macam makanan; dodol durian, tempoyak ( difermentasi ), cake durian dan banyak lagi makanan - makanan yang menggunakan bahan durian, bahkan sekarang telah ada durian tanpa biji.

singapore_MRT_fines.jpg

singapore_MRT_fines.jpg

Bau durian yang khas yang menjadi daya tarik buah ini, ternyata menimbulkan kontroversial, orang yang tidak menyukai buah ini akan sebal dengan bau durian yang sangat tajam. Sehingga sejumlah perusahaan menerapkan peraturan untuk tidak membawa buah ini; seperti di kabin pesawat udara dan hotel. Bahkan dalam fear factor dikatagorikan sebagai buah yang menjijikan, mungkin karena hanya tumbuh didaerah tropis jadi mereka merasa aneh dengan buah yang satu ini. Dan untuk pecinta durian jangan khawatir dengan bau yang menempel ditangan atau dimulut, karena bau ditangan tersebut dapat dihilangkan dengan mengaduk aduk air di dalam ceruk kulit durian, untuk bau dimulut air tersebut tinggal dikumur -kumurkan. hal ini terbukti karena didalam kulit durian terdapat zat yang dapat menghilangkan bau durian.

Satu lagi tentang durian yang katanya durian merupakan buah yang panas ( menyebabkan perut panas ) nah itu sih hanya mitos durian saja, mungkin karena nilai gizinya yang padat dan kebiasaan pecinta durian yang suka kebablasan makan durian, sehingga akhirnya mengalami kenaikan tekanan darah setelah menikmati King Of fruit ini ( ini dia yang menyebabkan panas ).

Akhirnya sampai juga dirumah, siap - siap menyantap durian, semoga para tetangga tidak terganggu dengan baunya.

———-000———–

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nasib Buruh Migran di Pintu Akhir …

Eddy Mesakh | | 19 December 2014 | 12:57

Dengan Google Street Kita Bisa …

Daniel H.t. | | 19 December 2014 | 09:34

Tim “Hantu” Menpora Berpotensi …

Erwin Alwazir | | 19 December 2014 | 12:47

Tiga Seniman “Menguak Takdir” …

Ajinatha | | 19 December 2014 | 09:08

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 8 jam lalu

Inilah Drone Pesawat Nirawak yang Bikin …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Seorang Manager Menjadi Korban Penipu …

Fey Down | 14 jam lalu

Meramu Isu “Menteri Rini Melarang …

Irawan | 15 jam lalu

Luar Biasa, Kasus Lapindo Selesai di Tangan …

Hanny Setiawan | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: