Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Margi Wijaya

Saya Bukan Penghobby Pembaca dan Menulis. Namun Untuk Meluangkan Waktu yang selalu saja terbuang sia-sia akhirnya selengkapnya

Makanan Kaleng Siap Saji

REP | 27 January 2012 | 23:03 Dibaca: 1124   Komentar: 0   0

1327658219463147004

produk olahan makanan yang saat ini banyak disukai orang - orang apalagi daerah perkotaan adalah kemasan pada kaleng, karena makanan yang di kemas pada kaleng lebih praktis dan tidak kotor.

Dan salah satu contoh makanan yang disukai adalah sarden, karna ikan yang di dalam sudah diolah sedemikian rupa hingga penikmatnya hanya tinggal menggoreng dan diberi bumbu secukupnya lalu ikan sarden siap dinikmati.

Tapi jangan sering mengkonsumsi makanan kaleng karna Pada umumnya, produk makanan yang dikemas dalam kaleng akan kehilangan citra rasa segarnya dan mengalami penurunan nilai gizi akibat pengolahan dengan suhu tinggi.
Satu hal lagi yang juga cukup mengganggu adalah timbulnya rasa taint kaleng atau rasa seperti besi yang timbul akibat coating kaleng tidak sempurna. Bahaya utama pada makanan kaleng adalah tumbuhnya bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan keracunan botulinin.
Tanda-tanda keracunan botulinin antara lain tenggorokan menjadi kaku, mata berkunang-kunang dan kejang-kejang yang membawa kematian karena sukar bernapas. Biasanya bakteri ini tumbuh pada makanan kaleng yang tidak sempurna pengolahannya atau pada kaleng yang bocor sehingga makanan di dalamnya terkontaminasi udara dari luar. Untungnya racun botulinin ini peka terhadap pemanasan. Jadi kita harus memperhatikan jika ingin memilih makanan kaleng dengan cara Jangan mengkonsumsi makanan kaleng yang dicurigai sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti kaleng kembung, berkarat, penyok, dan bocor. Makanan dalam kaleng sebaiknya dipanaskan sampai mendidih selama 10 menit sampai 15 menit sebelum dikonsumsi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 12 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 13 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 14 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Kejujuran …

Rahmat Mahmudi | 8 jam lalu

Berupaya Mencapai Target Angka 7,12% …

Kun Prastowo | 8 jam lalu

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Jazz Atas Awan, Mendengar Musik Menikmati …

Pradhany Widityan | 8 jam lalu

Indahnya Kebersamaan di Ultah Freebikers …

Widodo Harsono | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: