Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Margi Wijaya

Saya Bukan Penghobby Pembaca dan Menulis. Namun Untuk Meluangkan Waktu yang selalu saja terbuang sia-sia akhirnya selengkapnya

Makanan Kaleng Siap Saji

REP | 27 January 2012 | 23:03 Dibaca: 1147   Komentar: 0   0

1327658219463147004

produk olahan makanan yang saat ini banyak disukai orang - orang apalagi daerah perkotaan adalah kemasan pada kaleng, karena makanan yang di kemas pada kaleng lebih praktis dan tidak kotor.

Dan salah satu contoh makanan yang disukai adalah sarden, karna ikan yang di dalam sudah diolah sedemikian rupa hingga penikmatnya hanya tinggal menggoreng dan diberi bumbu secukupnya lalu ikan sarden siap dinikmati.

Tapi jangan sering mengkonsumsi makanan kaleng karna Pada umumnya, produk makanan yang dikemas dalam kaleng akan kehilangan citra rasa segarnya dan mengalami penurunan nilai gizi akibat pengolahan dengan suhu tinggi.
Satu hal lagi yang juga cukup mengganggu adalah timbulnya rasa taint kaleng atau rasa seperti besi yang timbul akibat coating kaleng tidak sempurna. Bahaya utama pada makanan kaleng adalah tumbuhnya bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan keracunan botulinin.
Tanda-tanda keracunan botulinin antara lain tenggorokan menjadi kaku, mata berkunang-kunang dan kejang-kejang yang membawa kematian karena sukar bernapas. Biasanya bakteri ini tumbuh pada makanan kaleng yang tidak sempurna pengolahannya atau pada kaleng yang bocor sehingga makanan di dalamnya terkontaminasi udara dari luar. Untungnya racun botulinin ini peka terhadap pemanasan. Jadi kita harus memperhatikan jika ingin memilih makanan kaleng dengan cara Jangan mengkonsumsi makanan kaleng yang dicurigai sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti kaleng kembung, berkarat, penyok, dan bocor. Makanan dalam kaleng sebaiknya dipanaskan sampai mendidih selama 10 menit sampai 15 menit sebelum dikonsumsi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemuda Papua Unjuk Kreativitas Seni ‘Papua …

Viktor Krenak | | 28 November 2014 | 11:45

Harusnya Nominal Subsidi Tetap 1500 Perak, …

Dhita A | | 28 November 2014 | 13:34

Terpana Danau Duma …

Lukman Salendra | | 28 November 2014 | 12:25

Senangnya Terpilih Menjadi Host Moderator …

Edrida Pulungan | | 28 November 2014 | 13:43

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46



HIGHLIGHT

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | 7 jam lalu

Tata Bangunan Kota Banda Aceh …

Rahmat Syah | 8 jam lalu

Komando Nelayan, Sebuah Pemikiran untuk …

Wahyudi Sebatik | 8 jam lalu

Naiknya Harga BBM Memaksa Gerak Lebih Cepat …

Muthiah Alhasany | 8 jam lalu

Menembus Batas-batas Pikiran …

Wira Dharmapanti Pu... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: