Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Cha

wanita biasa, lola, suka kesasar, bangga jadi ibu Syailendra Akhtarasatya.

Efek Vitamin C Dosis Tinggi

OPINI | 16 August 2011 | 03:28 Dibaca: 10082   Komentar: 168   6

Saya posting ulang ya tentang efek konsumsi Vitamin C dosis tinggi, yang tadi di hapus admin karena menyalahi aturan, jadi di anggap kliping yang menyalahi aturan. Pelajaran buat saya deh. Tapi adminnya baik kok, boleh posting lagi asal di sebutin sumbernya. hehe

Vitamin C merupakan salah satu vitamin larut air yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan dan proses reparasi tubuh melalui perannya dalam metabolisme kolagen. Kolagen merupakan protein yang penting bagi pembentukan kulit, tendon, ligamen dan pembuluh darah. vitamin ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga sangat penting untuk mendapatkan asupan vitamin C dari makanan sehari-hari yang kita konsumsi. Vitamin C selain bisa didapatkan dari sejenis buah-buahan dan sayuran juga bisa didapat melalui suplemen. Tapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin C langsung dari sayur atau buah, bukan dari suplemen buatan.

(http://www.klikdokter.com/healthnewstopics/read/2010/08/02/1503193/perlukah-asupan-suplemen-vitamin-c-dosis-tinggi-)

Berapa Kebutuhan Vitamin C Sehari-hari?

1313461672621610001

Iffahfadhilah.wordpress.com

Kebutuhan Vitamin C sehari-hari adalah 60 mg - 100 mg per hari pada kondisi normal dan pada kondisi tidak normal bisa meningkat 2 kali lipat. Tubuh hanya bisa menyimpan 100 mg / kg BB atau rata -rata 6 g. Karena sifatnya larut air, maka yang tidak digunakan akan di buang melalui urine dan tidak di simpan. Oleh karena itu setiap hari di butuhkan asupan yang seimbang.

(  http://cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Health+News&y=cybermed|0|0|5|4803)

13134617111874704895

kidsgen.blogspot.com

Efek Konsumsi Vitamin C dosis tinggi

Vitamin C dosis tinggi efeknya tidak selalu baik, karena kelebihan dari deposit sebanyak 6 gram akan di keluarkan melalui ginjal, Pada pemakaian jangka lama akan menyebabkan endapan sitrat pada sistem organo urinary tract dan menyebabkan kerusakan ginjal.

Vitamin C dosis tinggi yang digunakan secara parenteral (tidak melalui saluran pencernaan) dapat menyebabkan aritmia jantung dan kerusakan ginjal berat. Kegagalan penggunaan kontrasepsi oral yang mengandung etinil estradiol juga dilaporkan akibat penggunaan dosis besar. (http://jennyapril5.multiply.com/journal/item/11/VITAMIN_C_DOSIS_TINGGI_DAPAT_MENYEBABKAN_KANKER)

Efek lain adalah berkaitan dengan kanker, yaitu pada pemakain vitamin C dosis tinggi pada waktu yang lama (minimal 6 Minggu) maka akan merangsang terjadinya perubahan galur-galur DNA sel kita, sehingga dimungkinkan sel sel tubuh kita akan berprilaku menyimpang dan salah satunya menjadi sel metaplastik dan ini yang menjadi cikal bakal kanker tergantung pada DNA sel mana yang telah mengalami metaplastik tersebut.

13134617901952860847

livingintherealworld.net

Sekarang ini konsumsi Vitamin C dosis tinggi menjadi lifestyle orang-orang modern. Sebenarnya pemakaian dosis tinggi masih diperkenankan sepanjang tidak dilakukan dalam waktu yang lama seperti diatas, karena dosis tinggi dalam short time tersebut penting untuk meningkatkan cadangan/deposit yang mungkin turun sampai titik terendah menuju ke peaknya kembali -/+ 6000 mg. Tapi ini masih ada catatan bila tidak terdapat efek samping dari vitamin C tersebut terhadap organ lain, misalnya terhadap lambung, gastritis, ulkus peptikum, dll.

(http://terracacao.blogspot.com/2008/04/vitamin-c-dosis-tinggi-terbukti-tidak.html) (http://health.kompas.com/read/2010/09/01/10141541/Sia-sia.Minum.Vitamin.C.Dosis.Tinggi)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 7 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 7 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 8 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 8 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: