Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Andika

hanya orang biasa, bukan siapa siapa juga

Gula Pasir, Dilarang Dibawa Keluar Malaysia

REP | 24 August 2010 | 15:12 Dibaca: 596   Komentar: 11   1

Hati hati jika berkunjung ke Malaysia, pulangnya atau balik kampung, paling tidak jika melalui pelabuhan laut, tidak diperbolehkan membawa gula pasir.  Ada pemberitahuan dari Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Malaysia, bahwa gula pasir sama sekali tidak boleh dibawa keluar Malaysia, walaupun cuma satu kilogram saja.

pemberitahuan dilarang membawa gula keluar malaysia, foto dok rudi esape

pemberitahuan dilarang membawa gula pasir keluar malaysia, foto dok rudi esape

dilarang membawa gula pasir kelauar malaysia, foto dok rudi esape

dilarang membawa gula pasir keluar malaysia, foto dok rudi esape

Kenapa?

Gula pasair termasuk barang kebutuhan pokok yang dilindungi, kata petugas di pelabuhan klang, yang banyak digunakan untuk hilir mudik orang Indonesia dan Malaysia dari Semenanjung ke Sumatera, menuju Tanjung Balai Asahan atau ke Dumai dan sebaliknya.

Beberapa barang kebutuhan pokok sepeti gula pasir, minyak goreng atau minyak masak orang Malaysia menyebut minyak goreng dan tepung terigu, termasuk barang kebutuhan pokok yang dilindungi dan mendapat subsidi dari kerajaan.

Malaysia memang memiliki Undang Undang Kawalan Harga, yang mengatur barang kebutuhan pokok yang masih mendapat sunsidi oleh pemerinta termasuk makanan dan minuman yang dijual ditempat tempat tertentu, tidak boleh dijual dengan harga pasar, harus mengikuti harga yang diatur oleh pemerintah. Jika dilanggar dapat dikenakan sanksi, penutupan kedai atau sanksi denda lainnya.

Jika ada yang ketahuan akan membawa gula atau tepung terigu keluar Malaysia, khusunya melalui pelabuhan laut, maka barang barang itu akan disita oleh petugas.

Walaupun hanya satu kilo saja?

ya.

Sama sekali dilarang. Jadi tidak perlulah membawa oleh oleh gula putih balik kampung.

Salam

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berkunjung ke Pabrik Coklat di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 31 March 2015 | 15:33

Untuk Jaya Suprana dari Kaum ‘Minoritas’ …

Meicky Shoreamanis ... | | 01 April 2015 | 08:26

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Jangan Terlalu Sering Membersihkan Telinga …

Find Leilla | | 31 March 2015 | 16:43

[PDKT] Event Fiksi PDKT di Kompasiana …

Fiksiana Community | | 01 April 2015 | 16:57


TRENDING ARTICLES

Benarkah Ada Udang Dibalik Batu Terkait …

Af Yanda | 6 jam lalu

Syaiful Jamil, Koin untuk Car For Nassar, …

Andrea Dietricth | 8 jam lalu

Batu Akik Aceh Yang 20 Ton Sekarang Katanya …

Ifani | 10 jam lalu

Haji Lulung Cs Tidak Korupsi Dana UPS …

Abd. Ghofar Al Amin | 15 jam lalu

Menikmati 4 Gol Korea Selatan …

Hendro | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: