Back to Kompasiana
Artikel

Makanan

Indah W.

: a wandering soul in her journey to the final destination..

QoD: Tanpa Bahan Pengawet?

OPINI | 17 July 2010 | 18:55 Dibaca: 341   Komentar: 15   5


Gambar diambil dari :
http://www.seoconsultants.com/just-say-no/images/no-preservatives-480.gif

Topic starter : Kamis, 17 Juni 2010 (12:55 am)

Gua termasuk pencinta makanan olahan, mie instant and yang sering dibilang sebagai makanan2 ngga sehat, ahahaha..

Yang paling sering dipejeng di kemasan luar produk2 olahan ataupun snack2 ringan, minuman kardus itu biasanya 3 hal, yaitu :

Tanpa bahan pengawet
Tanpa pemanis buatan
Tanpa pewarna

Sebenernya dari sejak beberapa bulan yang lalu gua menemukan keanehan pada kemasan kardus salah satu merk minuman ternama karena ada bagian yang ditutupi stiker.

Awalnya gua ngga terlalu memperhatikan tapi karena kadang suka iseng muter2 tuh kardus minuman siap saji, mata gua pun akhirnya tertumbuk pada stiker dengan warna lumayan mentereng ituu..

And iseng gua pun kumat, gua copotlah tuh stiker and di balik stiker itu, gua menemukan ketiga tulisan di atas :

Tanpa bahan pengawet
Tanpa pemanis buatan
Tanpa pewarna

Apa dengan pemasangan stiker ini berarti pihak produsen minuman tersebut mengakui bahwa produknya mengandung bahan pengawet serta memakai pemanis buatan serta bahan pewarna?

*hmm*

Lalu ntah karena stok minuman dengan kemasan lama itu udah abis atauu.. untuk mencegah kecurigaan lebih lanjut dari para konsumen yang mungkin mulai bertanya2 akan penempelan stiker tersebut, maka diluncurkanlah produk minuman yang sama dengan kemasan yang baru.

And tadaa..

Di kemasan yang baru ini, udah sama sekali ngga dicantumkan soal :

Tanpa bahan pengawet
Tanpa pemanis buatan
Tanpa pewarna

And guess what.. pas gua lagi ngider2 di deretan frozen food.. gua pun menemukan beberapa produk yang juga mulai menempelkan stiker polos untuk menutupi ketiga tulisan di atas!

And tadi ketika melihat2 di deretan minuman, gua pun menemukan minuman merk lain yang memasang stiker untuk menutupi tulisan “tanpa bahan pengawet”, dll.

Well.. setidaknya sih ada bagusnya para produsen mulai “jujur” dalam menginfokan produk mereka.

Cuman.. ini jadi bikin pihak konsumen ketar ketir, ahahaha :p

Ada apa sebenarnya?

Tentunya mereka ngga memasang stiker itu tanpa sebab khan?

*hmm*

Topic ended : Kamis, 17 Juni 2010 (1:06 am)

-Indah-
the soul traveller

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 11 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 11 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 15 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 18 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

London in a Day on Foot …

Fillia Damai R | 10 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 10 jam lalu

Mengintip Sekelumit Catatan Umar Kayam …

G | 10 jam lalu

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 11 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: