Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Andy

Watch and learn

Kebanggaan Individual yang Melebihi Harta

REP | 10 May 2013 | 08:35 Dibaca: 91   Komentar: 0   0

Kebanggaan, sepatah kata ini pada diri  setiap orang pasti  memiliki cerita sendiri-sendiri.  Setiap orang yang cantik, tampan, jelek, kaya, miskin dan semua tipe manusia yang hidup di dunia ini tetap memiliki cerita yang membanggakan dalam hidupnya. Ada satu kebanggaan yang sangat mutlak dan mulia yang harusnya dimiliki setiap manusia tanpa harus dengan julukan yaitu adalah kebanggaan dalam hidupnya yang selalu sukses menjaga perasaan orang lain. Kebanggaan yang di maksud ini tentu tidak memerlukan suatu ketrampilan ataupun kelebihan tertentu, kebanggaan ini adalah suatu kebanggaan mutlak yang  memunculkan kewibawaan dalam menjalani hidup  dan arti hidup ini yang tidak sia-sia. Cerita membanggakan dalam hidup nya yang selalu berusaha untuk sukses dalam menjaga perasaan orang lain ini adalah suatu kesuksesan yang menjadi kebanggaan suara hati kita. Suatu kebanggaan yang tidak dapat mengundang decak kagum atau tepuk tangan saat selesai bercerita tetapi suatu cerita  membanggakan yang akan memunculkan  secuil perasaan malu dan rendah diri  dalam hati mereka yang mendengarnya. Logika sederhana ini sebenarnya yang lebih cocok dengan  kalimat bahwa “Kita semua adalah sama di hadapan Tuhan”. Kaya, miskin, cantik, tampan, sukses, terkenal, jelek, cacat dan tipe-tipe julukan manusia ke manusia lain nya adalah tetap sama di hadapan Tuhan dan belum tentu mereka yang berkekurangan itu akan tetap sama di hadapan Tuhan.  Bisa saja kebanggaan nya yang selalu sukses dalam menjaga perasaan orang lain/sesamanya itu ternyata lebih tinggi kelas kehidupan nya di mata Tuhan. Apa yang kita miliki entah itu anugerah atau hasil dari kesuksesan sendiri itu tidak akan menimbulkan keirihatian orang lain jika kita selalu menjaga perasaan mereka. Jika kita mampu membuat orang lain merasa nyaman dengan apa yang kita punyai maka itu adalah suatu kebanggaan yang melebihi harta mati yang ada di dunia ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Mengawasi Anak Inklusif dalam UN …

Rohma Nazilah | | 17 April 2014 | 00:48

Final Copa Del Rey : Madrid 2 – 1 …

Arnold Adoe | | 17 April 2014 | 04:30

Maunya Bugar dengan Vitamin C Dosis Tinggi, …

Posma Siahaan | | 16 April 2014 | 22:34

Kebun di Atas Rumah? …

Wulan Harismayaning... | | 16 April 2014 | 21:01

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Akun Dinda Tidak Takut Komen Pedasnya Pada …

Febrialdi | 11 jam lalu

Prabowo Terancam Tidak Bisa Bertarung di …

Rullysyah | 11 jam lalu

Istilah Inggris yang Rada Kadaluwarsa …

Gustaaf Kusno | 15 jam lalu

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 20 jam lalu

Tolak Mahfud MD atau Cak Imin, PDIP Duetkan …

Ninoy N Karundeng | 21 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: