Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Hento2008

Praktisi Ayur Hypnotherapy dan Neo Zen Reiki. Menulis adalah upaya untuk mengingatkan diri sendiri. Bila selengkapnya

Joy atau Keceriaan adalah Ungkapan Rasa Kasih atau Cinta…

OPINI | 08 February 2013 | 03:53    Dibaca: 362   Komentar: 0   0

Ceria mendorong orang melakukan sesuatu dengan hati terbuka tanpa embel - embel keinginan minta imbalan. Membuat diri sendiri ceria berarti membuka diri terhadap masuknya spirit ilahi ke dalam diri. Burung berkicau dengan ceria tanpa harapkan pujian. Manusia saja yang memuji burung tanpa si burung terpengaruh dengan pujian manusia. Itulah ungkapan rasa syukur sang burung terhadap anugerah yang diberikan Tuhan.

Lambaian daun pohon bagaikan tarian yang indah. Alami tanpa di buat - buat, suatu bentuk rasa syukur atas kehadirannya di bumi yang bisa memberikan manfaat bagi manusia. Si pohon sendiri tidak menyadari bahwa ia tercipta di dunia untuk berbagi manfaat bagi manusia. Siapa yang menghubungkan anatra pohon dan manusia? Akal atau energi yang menarik keinginan manusia untuk melakukan penelitian tentang manfaat pohon bagi manusia. Semuanya begitu selaras.

Pada awalnya manusia mencari sesuatu yang bermanfaat untuk membuat hati sendiri ceria, sayangnya kemudian keinginan untuk memiliki secara berlebihan membuat kelicikan timbul. Keinginan manusia untuk menikmati kenyamanan badan yang berlebihan telah membuat manusia menjadi serakah. Apa penyebab manusia jadi serakah?

Pergaulan dengan golongan yang tidak memiliki tujuan untuk menebus hutang yang dibawa sejak lahir. Hati - hati dengan pergaulan. Bergaul dengan kelompok manusia yang hanya memikirkan kenyamanan dunia, bisa membuat manusia lupa tujuan kelahiran. Membayar hutang. Berbuat kebaikan adalah hutang…. Lihat: http://hiburan.kompasiana.com/humor/2013/02/07/manusia-penuh-hutang-531703.html .

Bergaul dengan kelompok yang tidak memahami bahwa manusia harus hidup dalam keceriaan dan kepolosan dapat membuat tingkat kecerdasan intelejensia menurun. Tidak salah bergaul, hanya bergaulalah secara cerdas. Carilah pergaulan yang sehat. Sehat untuk jiwa, bukan untuk mencari kenyamanan badan.

Ceriakan hati bagaikan kicauan burung. Bersuara indah atau berbuat uang indah bagi sesama tanpa harapkan imbalan. Inilah bentuk kasih atau cinta. Membuat sesama berbahagia dan tertawa tanpa menyinggung perasaan adalah ungkapan kasih.

Ceria adalah bentuk kebebasan jiwa. Manusia bisa menjadi ceria. Itulah sifat alami. Bagaimana caranya? Buang semua kegelisahan dan kecemasan. Kegelisahan dan kecemasan terjadi ketika ada ketakutan dalam diri. Ini bukan jati diri manusia. Kecemasan dan kegelisahan adalah bentuk energi negatif yang bersarang dalam diri. Energi negatif in mesti dihapuskan, baru ada keceriaan.

Temukan jati diri, keceriaan itulah milik setiap orang. Meditasi adalah solusi untuk menemukan keceriaan….. Tidak ada cara lain…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mencari Perawan di Pulau Derawan …

Yusran Darmawan | | 26 May 2015 | 06:10

Bandul Media Pasca Faisal Basri Sebut Nama …

Thomas Sembiring | | 26 May 2015 | 00:53

Kerennya Pitstop F1 dan Loncat-loncatan di …

Yayat | | 26 May 2015 | 18:38

Orang-orang Antitesis …

Immanuel Lubis | | 24 May 2015 | 16:25

Angkor Wat di Kamboja, Angkot War di …

Taufik Ikhsan | | 26 May 2015 | 20:16


TRENDING ARTICLES

Senjata Pamungkas Jokowi Memberangus Korupsi …

Bambang Setyawan | 11 jam lalu

Ical - Kalla Islah, Kisruh PSSI Selesai? …

Asaaro Lahagu | 15 jam lalu

Undangan Kompasianers ke Istana, Jokowi: …

Ninoy N Karundeng | 16 jam lalu

Akankah Jalan Terjal Menpora Menuju Revolusi …

Nicol4us | 18 jam lalu

Politik “Gelembung Sabun” Beras Plastik …

Felix Tani | 20 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: