Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Masdani

Kejujuran dan berkata-kata dengan bijak berdampak pada kehidupan yang tenang.

Belladona

REP | 10 October 2012 | 16:11 Dibaca: 431   Komentar: 0   1

1349842079235140312

Belladona adalah tanaman yang berbunga ungu dengan bentuk seperti terompet kecil, dengan ujung beberapa menjuntai kaku dan bunga sari mencuat ditengah berwarna kuning terang. Sekilas bunga ini mirip anggrek. Bagus dan cantik. Beautifful Lady begitu sebutan bunga ini. Tanaman ini digunakan sebagai bahan kosmetik oleh kaum hawa untuk mempercantik diri.

Namum dibalik kecantikkan bunga Belladona ini unsur yang sangat beracun. Karena racun yang dikandungnya sangat berbahaya hingga disebut bunga pencabut nyawa. Dalam cerita Romeo dan Juliet racun bunga inilah yang diminum oleh romeo. Romeo mati seketika setelah meminum racun disamping tubuh istrinya Juliet yang sedang tertidur.

Racun belladona juga menyebabkan sesak napas, sakit kepala, berhalusinasi, kegilaan dan mengganggu kerja jantung, karena kandungan didalamnya yaitu tropane alkoids yang mengganggu sistem syaraf.

Dunia menyajikan gemerlap dan kencantikan yang luar biasa indahnya, kenikmatannya namun dibalik semua keindahan dan kecantikan tersebut penuh dengan kekecewaan, kepahitan, kegelisahan yang sering kali membawa keputusasaan, gangguan jiwa, hingga bunuh diri.

Jalanilah tahun-tahun hidupmu dengan penuh kehati-hatian janganlah menegak racun yang dikemas dalam keindahan.

Mudah bercinta, mudah tergoda wajah cantik / ganteng, mudah terjerat rayuan janji atau materi, mudah tergiur kenikmatan NARKOBA, semua yang bermuara pada keputusasaan dan kepahitan akankah dirimu terus diwarnai oleh hal ini?

Do not easily believe the appearance is very beautiful.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | | 29 November 2014 | 11:18

Justru Boy Sadikin-lah yang Pertama Kali …

Daniel H.t. | | 29 November 2014 | 00:12

Saatnya Regenerasi, Semoga PSSI Tak Lagi …

Rizal Marajo | | 28 November 2014 | 23:28

Gara-gara Tidak Punya “Kartu …

Adjat R. Sudradjat | | 28 November 2014 | 18:40

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 4 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 5 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 7 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 8 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Hatiku Bukanlah Sebatang Pohon …

Conni Aruan | 8 jam lalu

Faisal Basri, Soetjipto dan 5 Strategi …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Mengasah Mental untuk Kehidupan yang Lebih …

Abdul Rahim | 9 jam lalu

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | 9 jam lalu

Hatta, Sang Bapak Bangsa (Resensi Novel …

Ryan M. | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: