Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Dhanang Dhave

Biologi yang menyita banyak waktu dan menikmati saat terjebak dalam dunia jurnalisme dan fotografi saat selengkapnya

Alunan Nada Kepribadian

OPINI | 23 February 2012 | 16:46 Dibaca: 309   Komentar: 11   1

Photobucket

Memasuki sebuah tangga kepribadian lewat alunan nada dan harmoni suara. Dalam ruangan ini tidak ada warna yang membedakan sifat-sifat kepribadian, yang ada hanya kuat lemahnya suara dan naik turunnya nada. Melewati tangga berundak dengan titian kunci dan nada dasar, bersiap untuk menikmati alunan suara yang penuh kepribadian. Nikmati setapak demi setapak, langkah demi langkah untuk memasuki pintu gerbang kepribadian.

Photobucket

Kuatnya nada-nada piano yang mendominasi simfoni dalam ruangan ini, seolah berada di sudut kholeris. Kekuatan dan dominasi dengan rentetan tuts-tuts yang dijamah jemari dengan lincahnya. Kesepuluh jemari menari dan melompat dengan lincahnya dan menjadi pemimpin dalam paduan nada. Kuat, dominan, keras dan penuh kebebasan menjadi kepribadian yang digambarkan setiap ketukan nada-nadanya.

Photobucket

Petikan nada-nada penuh harmoni disaat dawai itu dipegang lembut oleh sang melankolis. Penuh imajinasi, artistik dan penuh daya kreatifitas. Sebuah filosofi yang menggambarkan mereka yang mengingkan kesempurnaan dalam kehidupan. Petikan snar dengan penuh ketelitian disaat kemarin memainkan peranannya walau acapkali harus berdiri dibelakang layar. Gitar akuistik mewakili mereka yang benar-benar berpikir mendalam untuk kesempurnaan hidup.

Photobucket

Alunan flute mengalir lembut, terkadang keras, terkadang lunak, seolah ingin menjadi pendengar yang baik dalam ruangan ini. Tak banyak bicara dalam moment-moment tertentu dan bijaksana dalam menyikapi sesuatu. Nada yang luwes dan fleksibel untuk siapa saja. Kekuatan plegmatis begitu terasa dalam setiap alunan nada yang ditiupnya. Mereka yang duduk diam mendengarkan, penuh simpatik dalam mengapresiasi sebuah kepribadian plegmatis.

Photobucket

Saatnya bergembira dan penuh keceriaan, seperti mereka yang masuk dalam sanguinis. Hidup seolah adalah kertas putih dengan rasa ingin tahu lewat pensil-pensil warna yang cerah dan penuh dengan keceriaan musikal. Melakukan dengan penuh ketulusan, menyenangkan dan membuat iri banyak orang. Inilah perpaduan dalam kehidupan yang penuh warna-warni keceriaan. Spontanitas dalam setiap alunan nadanya, tanpa beban dan mengalir apa adanya. Keceriaan dan kegembiraan dalam ruangan-ruangan yang sedari tadi tunduk terdiam dalam keheningan.

Photobucket

Dimanakah saya sekarang berada? dari 4 sisi manusia berdasarkan karakter yang terwakili dalam nada-nada dan sumber suara. Entahlah, saya tak tahu di mana saya berada di 4 titik yang tak jelas batas dan pusatnya. Hanya mereka yang melihat, merasa dan mendengarkan yang tahu saya ada dimana. Turun sudah, lewati tangga-tangga nada hidupmu, dan jadilah suara-suara merdu ke sesamamu dan buang jauh-jauh suara sumbangmu. Sinergi penuh harmoni adalah perpaduan karakter-karakter, sehingga lebih berwarna dan melengkapi sisi-sisi kehidupan.

Foto lengkap ada di sini

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Produksi Murah Jualnya Mahalan …

Gaganawati | | 23 October 2014 | 16:43

Astaghfirulloh, Ada Kampung Gay di …

Cakshon | | 23 October 2014 | 17:48

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

”Inspirasi Pendidikan” dari Berau …

Rustan Ambo Asse | | 23 October 2014 | 18:22

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 6 jam lalu

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 11 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 12 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 13 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Catatan Yayat: Remote Control Traveller …

Kompasiana | 7 jam lalu

Jalan Sunyi, Akhirnya Kutempuh …

Usman D. Ganggang | 8 jam lalu

Belajar Ungkapan (Idiom) Amerika - Part 3 …

Masykur | 8 jam lalu

Terlalu Banyak Omong = Tidak Bermutu …

Rachmadia Athaya | 8 jam lalu

Menikmati Kemenangan Jokowi …

Lilik Agus Purwanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: