Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Joni Lis Efendi

Sosok manusia pembelajar yang sederhana, menjadikan menulis sebagai kebutuhan perbaikan gizi jiwa :) *Direktur Writing Revolution

Kata-kata yang Merubah Hidup Anda

REP | 24 July 2011 | 02:34 Dibaca: 893   Komentar: 18   3

1311474712624817859

Thamsitieus mengatakan, “Kelebihan orang yang berpikir dan beragama adalah bagaimana ia memanfaatkan keutamaannya itu pada saat masih berkuasa dan bergelimang kenikmatan, dan bagaimana memaksimalkan seluruh kesabarannya pada saat sulit dan diuji.”

Masaru Imoto bertahun-tahun meneliti tentang kristal air dan didapatkan hasil yang mencengangkan. Imoto meneliti pengaruh kata-kata dan tulisan positif dengan negatif. Sungguh ajaibnya, dalam bukunya The True of Power Water, Imoto menuliskan bahwa kata-kata dan tulisan yang berisi ungkapan aku cinta kamu, kasih sayang, terima kasih, bahagia, cantik, indah dan kata-kata positif lainnya menimbulkan efek yang menganggumkan bagi air. Kristal-kristal air yang terbentuk sangat indah, cemerlang dan terarut. Sedangkan kata-kata goblok, tidak berguna, jelek, dan kata-kata negatif lainnya kristal air menjadi hancur, tidak beraturan, buram dan asimetris.

Hasil penelitian pun telah membuktikan bahwa tubuh manusia sebagian besar tersusun dari air sampai 70 persen. Dalam tubuh bayi bisa mencapai 80 persen, sedangkan manula 60 persen. Artinya, diri kita juga mempunyai pengaruh yang sama dengan kristal air yang diteliti oleh Imoto. Ketika mendengar kata-kata positif, tubuh kita akan bereaksi positif merasa senang, bahagia, semangat, bergairah dan damai. Sedangkan kata-kata negatif menjadikan kita emosi, loyo, tidak semangat, kecewa, stres bahkan bisa sampai defresi.

Tapi yang sangat mengkhawatirkan, sebagian besar kata-kata yang kita dengar bernada negatif dan menjatuhkan. Sehingga tanpa sadar pun kita lebih banyak mengeluarkan kata-kata negatif seperti tidak bisa, takut, masalah, gagal, bodoh, pemalas, dan lain-lain. sebuah penelitian telah dilakukan dan hasilnya menunjukkan bahwa 75 persen dari pembicaraan sehari-hari adalah negatif, sampai gerakan bahasa tubuh.

Jika Anda ingin merasa hari-hari lebih bahagia dan damai, mulailah untuk mengganti kata-kata negatif itu dengan kata-kata positif. Ketika kita mengucapkan kata-kata positif, aliran energi listrik tubuh kita akan aktif. Suasana hati menjadi baik, emosi terkendali, hormon ketenangan bisa mengontrol hormon adrenalin, dan kita lebih semangat karena dorongan energi positif tadi. Ketika kita dapat merasakan hal yang demikian, pikiran-pikiran psotif akan lebih mendominasi otak kita. Bukankah pikiran-pikiran kita itu yang akan menjadi kenyataan? Pikiran-pikiran kita itulah yang selalu diwujudkan menjadi kenyataan oleh tindakan seluruh anggota tubuh.

Anda bisa belajar dapat mengubah kata-kata negatif menjadi positif:

  • Sebut “masalah” sebagai “peluang”.
  • Sebut “kegagalan” sebagai “pengalaman belajar”.
  • Ganti kata-kata “Tidak ada yang dapat aku perbuat,” dengan kata, “Mari kita lihat alternatif yang ada.”
  • Ganti kata-kata “Itulah diriku,” dengan katakan, “Aku memilih pendekatan yang berbeda.”
  • Ganti kata-kata, “Dia membuatku marah,” dengan katakan, “Aku mengendalikan perasaanku.”
  • Ganti kata-kata “benci” dengan kata-kata “saya belajar memahaminya.”
  • Dst.

Kata-kata yang Anda ucapkan adalah cerminan dari diri Anda seutuhnya.***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | | 31 October 2014 | 13:27

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25



HIGHLIGHT

Jangan Kacaukan Indonesiaku! …

Eki P. Sidik | 8 jam lalu

Jersey Baru, Semoga Ada Juga Prestasi Baru …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Perpuskota Jogja Menjadi Wahana Wisata …

Iis Ernawati | 8 jam lalu

Intip SDM Kesehatan era JKN : Antara …

Deasy Febriyanty | 8 jam lalu

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Saya …

Andri Yunarko | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: