Back to Kompasiana
Artikel

Kejiwaan

Sugiastuti Sri

Saya seorang Muslimah, pemilik http//astutiana.blogspot.com.Nenek dari 3 orang cucu, mengajar di SMK Swasta Surakarta. Punya selengkapnya

Ada Apa di QS Al A’raaf (7):96-100 ???

OPINI | 03 June 2011 | 10:51 Dibaca: 873   Komentar: 14   4

“ Jika sekiranya penduduk negeri negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan( ayat ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”96

Ayat tersebut menyatakan bahwa AllahSWT akan membukakan pintu keberkahan dari langit dan bumi,  bila penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa. Kuncinya mendapat keberkahan ya dengan beriman dan bertaqwa itu. Sebaliknya Allah akan menurunkan azabNya, ketika manusia itu mendustakan ayat ayatNya

“Maka apakah penduduk negeri negeri tu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?” 97

Sudah banyak musibah yang diturunkan Allah pada malam hari, ketika umatNya sedang tertidur lelap. Tiba tiba musibah itu datang merengkut jiwa dan harta benda mereka. Tetapi masih banyak saja umatNya yang ingkar.

“Atau apakah penduduk negeri negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik, ketika mereka sedang bermain?”98

Peristiwa bencana alam juga sering terjadi di pagi hari ketika manusia sedang beraktivitas atau sedang bermain. Ketika tiba-tiba Allah menurunkan azabNYA. Jadi tidak ada yang salah dari Al Qur’an. Banyak sekali peristiwa yang sebelum terjadi sudah diingatkan di dalam Al Qur’an.

“Maka Apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga) Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang orang yang merugi” 99

Kadang manusia merasa aman dari azab Allah sehingga mereka lalai, lalu membuat kerusakan dan kemaksiatan dalam hidupnya. Inilah yang mengakibatkan turunnya azab. Mereka terlena dengan gemerlapnya dunia,silau dengan hata, tahta juga wanita, sehingga menghalalkan segala cara untuk memperolehnya.

“dari apakah belum jelas bagi orang orang yang mempusakai suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka , karena dosa dosanya, Dan Kami kunci mati hati mereka, sehingga tidak mendengar penjelasan lagi” 100

Begitu banyak negeri negeri di masa lalu yang dihancurkan akibat kelalaian penduduknya, zalim dan jauh dari ajaran para Nabi yang  terjadi di jaman umat umat Nabi Nabi terdahulu dimana mereka  tidak mau beriman.

Itulah gambaran Allah tentang peristiwa peristiwa yang dialami manusia di masa yang lalu. Peringatan Allah selalu ada, tetapi yang ingkar tetap saja ada. Maka sudah sepantasnya manusia menjadikan Al Qur’an sebagai tempat bertanya dan rujukannya. Jangan bertanya pada rumput yang bergoyang.

Salam

J

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Miss Sarah Ballard, Guru Inggris Madrasah …

Eddy Roesdiono | | 18 September 2014 | 12:24

Marshanda: Tamparan Hukum untuk Psikiater …

Akhmad Mukhlis | | 18 September 2014 | 11:32

Terjebak di Fort Santiago Sambil Menikmati …

Dhanang Dhave | | 18 September 2014 | 09:00

Sindrom Anak Tengah …

Syahdan Adhyasta | | 18 September 2014 | 12:09

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14



HIGHLIGHT

[Fiction Fantasy] Reptilians! …

Mio | 8 jam lalu

‘Sightseeing’ Kota Brussels, …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Kompetisi Tiga Ruang di Pantai-Pantai Bantul …

Ratih Purnamasari | 8 jam lalu

Perayaan 14 Tahun Messi Bersama Barcelona …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Dream Catcher; Sudah Bukan Fashion Item yang …

Alfadea Winasis | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: