Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Susiana Ekawati

An English Teacher of SMA Sejahtera Prigen

Arti Cinta Ibu bagi Anak

OPINI | 14 May 2013 | 08:52 Dibaca: 289   Komentar: 0   0

Cinta merupakan salah satu kebutuhan hidup bagi anak. Kepentingan ini menjadi jelas ketika kita mengetahui bahwa untuk memperoleh cinta, masyarakat harus melewati fase cinta keluarga. Kita tidak mungkin membina kekuatan intelektual anak, kecuali dalam lingkungan yang tenang dan diliputi cinta. Jika tidak, ia akan menderita kekecewaan dan kegelisahan.

Cinta ibu menjanjikan masa depan anak. penelitian telah menemukan bahwa cinta dan kasih sayang ibu termasuk faktor- faktor penting yang dapat mengobati anak ketika ia sakit. kasih sayang ibu menumbuhkan keberanian dalam hati anak dan menguatkan tekadnya dalam menghadapi berbagai kesulitan ketika ia sakit. Pada dasarnya, hal ini merupakan faktor yang dapat membantu memulihkan kesehatan anak.

Cinta ibu kepada anaknya menjadi landasan tindakan- tindakan anak di masa yang akan datang. Ia bisa menjadi anak yang ramah atau pembenci, lembut atau kasar, berjiwa sosial atau egois.

Memang, menjalankan fungsi keibuan merupakan pekerjaan yang sangat sulit. Hal ini karena keibuan, di satu sisi menuntut ibu menampakkan cinta dan kasih sayangnya kepada anak. Di sisi lain, ibu harus memiliki kekuatan dan kemampuan sehingga dapat mengawasi dan membina anaknya.

Karena tanggung jawab tersebut, ibu sangat kesulitan menjalankan perannya dalam mendidik anak sesuai asas kasih sayang dan kedisiplinan serta cinta dan pemberian hukuman. Keibuan merupakan tanggung jawab yang membutuhkan kecermatan. Ibu menghadapi perhitungan yang detail. Oleh karena itu, cinta ibu tidak boleh menyebabkan anak berbuat durhaka, membuatnya lari dari tanggung jawab, dan tidak menghormati perintah kedua orangtuanya. Nah bagi para ibu di seluruh bumi tercinta ini, ayo kita mulai belajar memberi cinta & kasih sayang yang sepenuh hati agar buah hati kita kedepan benar- benar menjadi buah hati harapan keluarga, bangsa, negara serta agama, cerdas hati dan pikiran. Semua itu tak lepas dari usaha kita menunjukkan jati diri sang ibu sejati:)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan di Bandara Sydney Ekstra Ketat …

Tjiptadinata Effend... | | 20 November 2014 | 18:49

Divisi News Anteve Diamputasi! …

Syaifuddin Sayuti | | 20 November 2014 | 22:45

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19

Monas Kurang Diminati Turis Asing, Kenapa? …

Seneng Utami | | 20 November 2014 | 18:55

Seru! Beraksi bareng Komunitas di …

Kompasiana | | 19 November 2014 | 16:28


TRENDING ARTICLES

Islah DPR, Pramono Anung, Ahok, Adian …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu

Putra Kandias, Kini Ramai Dibully Karena …

Djarwopapua | 13 jam lalu

Ahok, Gubernur Istimewa Jakarta …

Rusmin Sopian | 13 jam lalu

Kesalahan Jokowi Menaikan BBM …

Gunawan | 17 jam lalu

“Orang Jujur Kok pada Dimusuhin” …

Herulono Murtopo | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Hidup Tak Hanya Soal ‘Aku’. By …

Rahman Patiwi | 8 jam lalu

Batam: Menapaki Jejak Sendu Manusia Perahu …

Fajr Muchtar | 8 jam lalu

Metro TV, TV-nya Pemerintah …

Syaf Anton Wr | 8 jam lalu

Jadilah yang Kedua dalam Bisnis …

Ajengwind | 8 jam lalu

Turunkan Sandaran Kepala saat Taxi, Takeoff …

Wicahyanti Pratiti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: