Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Anakku Dikeroyok atau Berkelahi?

HL | 29 April 2013 | 06:54 Dibaca: 862   Komentar: 22   4

13672048081491704734

Ilustrasi/Admin (KOMPAS.com)

Suatu hari anda mendapati luka lebam pada wajah jagoan anda. Tetapi ketika anda tanya dia hanya berujar “habis jatuh.” Jagoan kecil anda memilih menyembunyikoan prihal masalah yang menimpanya.

Jika memang bukan seperti ciri-ciri di bawah ini, kemungkinan jatuh memanglah benar. Tetapi jika ada kesamaan ciri-ciri seperti di bawah anda sebagai orang tua atau orang terdekat( kakak) sebaikanya segera mengambil tindakan.

Dikeroyok

Penahkan melihat film action ketika seseorang dikeroyok dan berdarah-darah. Kemudian jidatnya di perban dan muncul tato darah bulat tergambar di perban. Untung itu cuma di televisi.

Dalam pengerookan sesama anak sekolah. Luka yang didapat umumnya hanya lebam, bengkak atau bahasa jawanya aboh.Luka berdarah di bagian muka hanya terjadi jikalau ada benda keras atau tajam yang membenur. Semisal berbenturan dengan batu atau besi.

Saat di kerook umumnya luka berada di bagian belakang kepala. Karena posisi seseorang saat di keroyok itu cenderung menutupi/melindungi mukanya. Sedangkan di bagian muka hanya satu dua saja. Sehingga ketika anda melihat luka di muk acoba raba bagian kepala atas sampai belakang ada benjolan tidak atau terlihat padanya gerakan reflek meringis kesakitan.

Berkelahi

Berbeda dengan dikeroyok,.luka berkelahi lebih pada bagian wajah (muka). Salah satu hal yang biasa terjadi saat berkelahi adalah luka cakaran di wajah. Hal ini disebabkan genggaman anak-anak tidaklah sekuat orang dewasa sehingga saat melakukan pukulan yang bertempo cepat genggaman sedikit mengendor dan mencakar bagian wajah.

Bagaimana cara membuat dia ngaku?

Cara yang mudah adalah cara gertakan. Semisal, “saya akan datang kesekolah dan tanya gurumu.” atau lebih ekstrim “kalau kamu tidak jujur ayo kita kekantor polisi.”

Sedangkan cara yang halus yaitu dengan bertanya kepada temannya. Oleh karena itus ebagai orang tua anda harus mengenal salah satu temannya, jangan acuh begitu saja. Karena informasi sangat berharga tentang perilaku maupun kejadian yang luput dari anda dan guru bisa di dapat dari temannya. Semisal begini “Tolong katakan ada apa dengan anakku.Tenang saja, aku berjanji ini cuma rahasia.”

Tetapi diantara semua di atas yang lebih penting adalah biasakan jagoan kecil anda untuk jujur. Tentu saja menuntut jagoan kecil belajar jujur adalah orang tua sebagai contohnya.Tekankahlah bahwa jujur itu ksatria walau pahit akibatnya. Salah satu cara membuat mental jujur kepada anak adalah bercerita tentang orang-orang jujur di dunia ini bahwa kejujuran akan membuatnya mujur di kemudian hari. Syukur-syukur itu mengenai cerita anda.

Kemudian, jika sudah mengetahui permasalahan yang sebenarnya. Ternyata dia memang jatuh, atau ternyata dia sedang berkelahi. Mungkin jika berkelahidengan teman sebaya merupakan kenakalan biasa tetapi jika sampai di keroyok anda sebaiknya harus segera bertindak.

Saat anak anda di keroyok terutama oleh teman sekolahan sendiri ini tidak hanya menimbulkan luka fisik tetapi luka psikis yang akan berpengaruh kepada mental anak anda di masa depan. Saat itu terjadi umumnya dia akan menjadi minder dan sekolah bukanlah hal yang menyenangkan tetapi penjara berjalan.

Dahulu ketika saya masih SD dan SMA melihat anak yang sering di pukuli sampai dia tidak mau kesekolah. Para orang tua pun memindahkan mereka. Tetapi di sekolah tetangga anak yang di pukuli memilih berhenti sekolah. Ternyata putus sekolah bukan karena biaya saja, tetapi kondisi sekolah yang membuat trauma anak.

Jika anda sudah mengantongi informasi yang lebih dari kelewatan maka memang harus anda menempatkan anak anda dilingkungan sehat yang membangun mental menjadi lebih baik. Tetapi jika dalam takaran bisa diperbaiki atau anda sedang dalam kondisi kesulitan dana maka ada baiknya anda datang ke sekolah dan bermusyawarah dengan guru BP. Keluarkan segala informasi yang anda terima baik dari teman anak anda atau pengakuan jujur anak anda. Pasti pihak sekolah akan berusah membantu.

Perawatan Luka

Untuk luka pendarhan pada hidung, gigi tanggal serta lebam. Mungkin sudah biasa dengan cara pengompresan. Jika di biarkanpun akan sembuh sendiri tetapi untuk luka pada mata serta warna biru di kelopak mata ini akan lama sembuhnya apabila tidak ke dokter.

Jika pernah melihat serial Warkop DKI saat di tonjok dan bulatan kelopak matanya biru semua ya seperti itulah luka berkelahi. cuma agak berlebihan. Biasanya separuh bagian bawah mata yang warnanya putih akan berubah merah dan kelopak mata bagian bawah akan membiru. Jika dibiarkan hitungan satu bulan pun bisa saja luka tidak sembuh tetapi jika di bawa ke dokter satu atau dua minggu saja sudah kembali kesemula.Ingat!! saat warna mata berubah merah jangan teteskan obat mata sembarangan. Pakailah apa yang di anjurkan oleh dokter.

Sampai di sini dulu artikel tentang anak sekolah. Salam orang tua cerdas  :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | | 25 October 2014 | 23:43

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | | 26 October 2014 | 00:06

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 16 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 18 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 19 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 20 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 25 October 2014 08:22


HIGHLIGHT

Selamatkan Kawasan Ekosistem Leuser Aceh …

Nur Terbit | 9 jam lalu

Terinspirasi = Plagiat ? …

Aqsa Intan Pratiwi | 9 jam lalu

Gayatri, Polycarpus, BIN dan Persepsi Salah …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Kontroversi Pengangkatan Menteri oleh …

Edward Pakpahan | 9 jam lalu

Pesta Raffi Ahmad dan Bakiak Lady Gaga …

Ifani | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: