Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Ki Unyeng Unyeng

belajar mengetik dahulu menulis kemudian....

Awas! Dengan Raket Nyamuk Elektrik….

REP | 09 April 2013 | 19:39    Dibaca: 1671   Komentar: 0   0

Aduh, ibu-ibu kalau sudah gayeng (keenakan) ngrumpi di teras kafe pasti lupa daratan alias lupa segala-galanya, entah itu kompor lagi menyala atau anak-anak main apa dan dimana, pokoknya lupa sama daratan.

Sebut saja Rama 5 tahun dan Sinta 4 tahun mereka berdua adalah kakak beradik yang sedang bermain-main layaknya anak-anak seusia mereka.

Karena mereka berdua merasa sudah jenuh dengan semua permainan yang tersedia dan lagian mereka diluar pengawasan sang ibu, maka kedua balita ini ingin memainkan raket elektrik pengusir/penangkap nyamuk atau lalat yang dimana mereka berdua sering melihat kegunaan alat tersebut.

Singkat kata dari tulisan ini, kedua balita yaitu sang kakak (Rama) tanpa merasa tahu apa akibat yang ditimbulkan apabila raket nyamuk elektrik itu dipergunakan kepada orang lain dalam keadaan hidup (on).

Tanpa bermaksud mencederai adiknya dengan raket nyamuk elektrik itu, maka sontak sang adik terjengkang oleh sengatan raket elektrik tersebut dikarenakan si adik dalam keadaan basah (pempers) sehingga sengatan raket nyamuk elektrik terasakan amat sangat.

Sebaiknya para ibu-ibu/orang tua menjauhkan alat-alat elektriknya (raket nyamuk, cukur jenggot/kumis, hair dryer, catok rambut) dari jangkauan anak-anak. Untuk raket nyamuk elektrik sebaiknya dibuatkan sarung plastik (kondom) sebagai pelindung sehingga kawat-kawat yang menghantarkan aliran listrik dapat terlindungi dan aman.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kegigihan Anik Sriwatiah Berdayakan Mantan …

Hadi Santoso | | 30 May 2015 | 17:29

Ayo Jalan-jalan ke Lapangan Banteng Jakarta! …

Amirsyah | | 30 May 2015 | 16:31

Mini Market Tanpa Miras, Kita Lihat …

Kompasiana | | 30 May 2015 | 18:33

Fenomena Gelombang Panas, Saatnya …

Alifiano Rezka Adi | | 30 May 2015 | 18:04

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Menpora & PSSI, Silahkan Menikmati …

Djarwopapua | 5 jam lalu

Kesamaan Sepp Blatter dan PSSI: Jokowi Tak …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Ini Alasan Wapres JK Membela Budi Waseso …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 13 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: