Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Ki Unyeng Unyeng

belajar mengetik dahulu menulis kemudian....

Awas! Dengan Raket Nyamuk Elektrik….

REP | 09 April 2013 | 19:39 Dibaca: 1661   Komentar: 0   0

Aduh, ibu-ibu kalau sudah gayeng (keenakan) ngrumpi di teras kafe pasti lupa daratan alias lupa segala-galanya, entah itu kompor lagi menyala atau anak-anak main apa dan dimana, pokoknya lupa sama daratan.

Sebut saja Rama 5 tahun dan Sinta 4 tahun mereka berdua adalah kakak beradik yang sedang bermain-main layaknya anak-anak seusia mereka.

Karena mereka berdua merasa sudah jenuh dengan semua permainan yang tersedia dan lagian mereka diluar pengawasan sang ibu, maka kedua balita ini ingin memainkan raket elektrik pengusir/penangkap nyamuk atau lalat yang dimana mereka berdua sering melihat kegunaan alat tersebut.

Singkat kata dari tulisan ini, kedua balita yaitu sang kakak (Rama) tanpa merasa tahu apa akibat yang ditimbulkan apabila raket nyamuk elektrik itu dipergunakan kepada orang lain dalam keadaan hidup (on).

Tanpa bermaksud mencederai adiknya dengan raket nyamuk elektrik itu, maka sontak sang adik terjengkang oleh sengatan raket elektrik tersebut dikarenakan si adik dalam keadaan basah (pempers) sehingga sengatan raket nyamuk elektrik terasakan amat sangat.

Sebaiknya para ibu-ibu/orang tua menjauhkan alat-alat elektriknya (raket nyamuk, cukur jenggot/kumis, hair dryer, catok rambut) dari jangkauan anak-anak. Untuk raket nyamuk elektrik sebaiknya dibuatkan sarung plastik (kondom) sebagai pelindung sehingga kawat-kawat yang menghantarkan aliran listrik dapat terlindungi dan aman.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: