Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Lio Ganteng

Belajar Sukses bersama orang-orang dahsyat.!!!!

Peran Mainan Sebagai Perlengkapan Anak

REP | 04 October 2012 | 14:59 Dibaca: 190   Komentar: 0   0

13493195071756872366

sumber foto: pusatmainanonline.com

Mainan sangat identik dengan anak-anak, memiliki mainan yang sangat baik tentunya bisa menambah rasa senang dalam diri seorang anak mulai dari mainan bayi maupun mainan anak balita.

Akan tetapi peran mainan sebagai perlengkapan bayi itu seperti apa? sekarang ini mainan sudah jarang sekali yang bertemakan untuk pendidikan.

Mainan sekarang ini malah untuk hiburan saja, sebenarnya mainan sangat diperlukan untuk membantu sang bayi agar dapat meningkatkan sistem kerja otak.

Terutama perlengkapan mainan bayi yang mendidik, jika anda memiliki bayi berusia diantara 5-9 bulan sebaiknya pilihlah mainan yang bisa digigit karena pada usia tersebut sang bayi sudah tumbuh gigi sehingga bisa bayi memerlukan bahan untuk membantu kemampuan gigit sang bayi.

Di dunia ini tidak jarang yang membuat mainan dari bahan yang berbahaya dan juga beracun, jadi pilihlah bahan mainan sang bayi yang tidak berbau atau tidak beracun.

Anda para orangtua haruslah sangat memperhatikan pertumbuhan atau perkembangan fisik maupun mental sang buah hati karena ini akan berkaitan dengan masa depan sang buah hati nantinya.

Ada baiknya anda memilih mainan untuk dapat mendidik sang buah hati seperti mainan untuk bergambar ataupun mainan berhitung.

Nah itulah peran mainan sebagai perlengkapan anak, anda haruslah mengerti dengan kebutuhan anak karena anda para orang tua merupakan contoh bagi anak.

Sebab anak merupakan peniru nomor satu di dunia jadi anda harus memberikan contoh yang baik agar anak dapat meniru contoh dari yang baik itu.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Menuju Organisasi Advokat Muda yang …

Valerian Libert Wan... | 7 jam lalu

Semoga Jokowi-JK yang Membuka Indonesia …

Bambang Trim | 7 jam lalu

Dialog Sunyi dari Hati ke Hati dengan Gus …

Puji Anto | 7 jam lalu

Satu Lagi Atlet Muslim Yang Di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Eksposisi, Argumentasi, Deskripsi, Narasi, …

Sigit Setyawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: