Back to Kompasiana
Artikel

Ibu Dan Anak

Insan

dokter, liverpudlian, married, terverifikasi. follow me @insan_nz

Mau di USG? ke Puskesmas aja..

REP | 04 January 2012 | 03:13 Dibaca: 744   Komentar: 5   0

13258297981095327554

poned ciniru

Angka kematian ibu (AKI) dan Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia khususnya Jawa Barat masih terhitung tinggi, dari data tahun 2006 AKI di Jabar sebesar 40/1000 kelahiran hidup, dan AKB 321/100. 000 kelahiran hidup. Dari data nasional Jabar termasuk salah satu provinsi terbesar AKI dan AKB nya. Agak miris, berhubung Jabar merupakan salah satu provinsi terdekat dengan ibu kota.

Banyak faktor yang menyebabkan AKI dan AKB di Jabar tinggi,diantaranya fasilitas kesehatan yang tidak mudah dijangkau oleh masyarakat.

Atas dasar itu pemprov Jabar membuat program puskesmas PONED (pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar) atau pelayanan kedaruratan dasar bagi ibu hamil dan bayi baru lahir. Dengan target 200 puskesmas poned pd tahun 2012 di 24 kab/kota.

Tahap pertama tahun 2011, telah dibangun 87 PONED, termasuk puskesmas saya sebagai dokter ptt. Ditempatkan di kecamatan Ciniru kabupaten Kuningan, ±20 Km dari kota kabupaten. Sebuah kecamatan dengan letak geografis pegunungan dan jalan yang naik turun. Akses yang cukup sulit untuk dijangkau.

Di puskesmas Ciniru pada tahun 2011 dalam sebulan rata-rata terdapat 15 persalinan,dengan kasus bermacam-macam baik normal atau dengan penyulit yang bisa ditangani di PONED.

Fasilitas PONED sendiri cukup lengkap dan baru, mulai dr obat-obatan, partus set lengkap, alat kedaruratan, inkubator sampai USG pun tersedia. Sehingga memudahkan untuk diagnosa dan penanganan yang lebih tepat.

Sebenarnya tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak datang ke fasilitas kesehatan, karena untuk bersalin pun diringankan dengan adanya program jampersal(jaminan persalinan).

Jadi silakan bagi ibu-ibu yang mau memeriksakan kehamilannya datang saja ke puskesmas.. :)

Ciniru - 2012

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

ISIS Tak Berani Menyentuh Perusahaan yang …

Andi Firmansyah | 11 jam lalu

Mencoba Rasa Makanan yang Berbeda, Coba Ini …

Ryu Kiseki | 12 jam lalu

Fatin, Akankah Go Internasional? …

Orang Mars | 12 jam lalu

Timnas U23 sebagai Ajang Taruhan… …

Muhidin Pakguru | 15 jam lalu

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Buzz!!! Apa Sih Maumu? …

Lipul El Pupaka | 7 jam lalu

Bersikap Bijak Ketika Harga Elpiji Melonjak …

Sam Leinad | 8 jam lalu

Kicau Cendrawasih Tersisih …

Ando Ajo | 8 jam lalu

Melihat Perjuangan Rakyat Bali Mengusir …

Herdian Armandhani | 8 jam lalu

Belajar Open Mic Matematika …

Andi Setiyono | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: