
A mom with 2 kids, living in a suburb in Jakarta.
Dibaca: 86
Komentar: 12
1 dari 1 Kompasianer menilai Inspiratif
Hahahahaha…Pagi ini, Samuel Mulia, seorang penulis gaya hidup favorit saya menulis : “Jasmine was in a forbidden relationships with Aladfin, Snow White lives with 7 male drawfts,Pinocchio was a liar, Robin Hood a thief, Tarzan walks without any cloth on,A stranger kissed Sleeping Beauty and she married hin, Cinderella lied and sneaked out to attend a party! Those are the stories our parents told us, and they complain our generation messed up! what a life!!” Itu adalah BBM temannya Samuel yang dia jadikan opening tuk tulisannya. Aku tertawa membacanya… Benar banget…kita memceritakan cerita2 hayal yang indah yang kadang tidak masuk akal..agar anak anak kita juga hidup indah seperti cerita cerata hayal itukarangan Hans Christian Anderson tersebut. tersebut..Ternyata kenyataan tidak seperti itu… Ternyata realita hidup adalah seperti hidupnya Eminem yang ditolak ibunya sendiri…terbuang dari lingkungannya…mengalami KDRT dsb. Realitas danbekal hayal tidak sesuai hingga anak anak sekarang hidup dan tumbuh tanpa bekal kekuatan tuk menghadapi kekerasan hidup. Lalu apakah sekarang kita harus mendongengkan kisah kerasnya kehidupan Eminen agar anak anak punya bekal menghadapi kejerasan dalam hidup? Menurut saya, keindahan hidup tetap harus didongengkan agar mereka tetap punya tujuan hidup.. Namun realita kehidupan juga harus disentuh agar mereka tidak gamang dalam menghadapi hdfup… Ini pendapat saya.. Bagaimana pendapat anda… Masing masing pasti punya cara tersendiri tuk membekali krturunannya.. Dan oh ya..tentu saja landasan agamapun harus ditanamkan agar mereka punya tempat berpegangan ketika gamang…
Wah..berat ya di minggu pagi..maaf..Selamat hari minggu…Gak bisa ke pantai….hujan..