Artikel

Ibu Dan Anak

Fatmah Afrianty Gobel

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Seorang pendidik, peneliti, pengajar dan sekaligus ibu dari tiga anak. Mahasiswa Program Pascasarjana Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Staf Pengajar FKM Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Diluar kampus, tercatat sebagai Pengurus Nahdatul Ulama, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sul-Sel dan pendiri Center for Policy Analysis (CEPSIS) Makassar.

Kanker Payudara, Penyakit Mematikan Kaum Wanita


OPINI | 29 November 2010 | 14:49 Dibaca: 302   Komentar: 15   4 dari 4 Kompasianer menilai Bermanfaat

Pada hari Kamis (25/11/2010), seorang rekan seprofesi sebagai dosen di FKM UMI Makassar mengalami kedukaan. Rekan itu bernama Fairus Prihatin Idris sedang ditimpa musibah meninggal ibundanya di RS Regional Wahidin Sudirohusodo akibat penyakit kanker payudara. Keesokan harinya, jasadnya dikebumikan ketika keluarga besarnya dari Pulau Banda, Maluku melayat ke Makassar.

Kanker payudara telah menjadi penyakit mematikan bagi sebagian besar kaum wanita, meski laki-laki juga bisa terkena. Kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan oleh sel kanker dan berkembang pada wilayah dada/payudara. Penyakit kanker payudara merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita kedua terbesar di dunia, sementara dari tingkat kematian, jenis kanker payudara menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.

Penyebab kanker payudara sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun diperkirakan kanker payudara disebabkan oleh pengaruh sejumlah faktor atau kombinasi beberapa faktor seperti : tubuh gagal membangun sistem pertahanan tubuh; payudara yang sering diremas/dipencet; faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan; penggunaan hormon estrogen (misalnya pada pengguna terapi estrogen replacement); minum alkohol dan merokok; faktor genetik dan riwayat keluarga (hubungan dengan gen tertentu); konsumsi lemak dan serat; radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas (tergantung dosis dan umur saat terkena paparan radiasi); obesitas pada wanita setelah menopause (diet berpengaruh terhadap keganasan sel kanker); perubahan sifat pertumbuhan sel payudara menjadi ganas (kankerpayudara.org).

Beberapa gejala awal kanker payudara adalah: benjolan pada payudara anda berubah bentuk/ukuran, puting susu masuk ke dalam (retraksi), salah satu puting susu tiba-tiba lepas/hilang, kulit payudara terasa seperti terbakar, kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk, payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain padahal tidak menyusui, bila tumor sudah besar muncul rasa sakit yang hilang-timbul.

Pada stadium awal, kanker payudara biasanya ditandai oleh adanya benjolan pada payudara yang berbeda dari biasanya. Benjolan tersebut akan terasa nyeri ketika ditekan atau mendapat tekanan. Benjolan tersebut akan berkembang terus menjadi besar dalam jangka waktu tertentu sehingga pada akhirnya membawa perubahan pada permukaan puting susu dan kulit pada daerah payudara.

Pada stadium berikutnya, muncul ulkus (borok) pada payudara untuk memperjelas suatu kanker pada payudara. Borok tersebut akan semakin membesar dan mendalam dalam waktu tertentu hingga pada akhirnya menghancurkan seluruh payudara. Ketika borok itu muncul pada payudara, maka payudara akan mudah berdara dan terdapat bau busuk pada payudara.

 

Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: