Kesehatan
Lihat Profil    Jadikan teman    Kirim Pesan
Perokok 2 bungkus sehari, peminum kopi 3 gelas dalam hari yang sama. Lebih suka puisi daripada essay. Bermimpi ada sebuah media massa yang keseluruhan reportasenya berbentuk sajak dan syair.
Belek
Teguh Saja
|  30 Maret 2010  |  13:26
586
6
Nihil.

Pada tiap-tiap organ manusia selalu ditemukan kotoran. Di kuping kita menyebutnya kopok, di hidung kita kenal upil, dan rebes merujuk kotoran yang ada di mata, serta kotoran kotoran lain yang lebih keren namanya di bagian tubuh yang berbeda.

Dari sekian turunan kotoran itu yang sangat mengganggu, ketika rebes bermetamorfosis menjadi belek, penyakit mata yang menyebabkan bola mata kemerahan dan perih. Selepas tidur biasanya ada telek yang keluar bercampur air mata yang mengering. Sampeyan pernah merasakannya? saya sedang, dan ini pertama kalinya.

Banyak yang mengatakan belek akibat iritasi di mata yang muasalnya dari kotoran dan debu yang masuk. Kuman atau virus juga dituduh sebagai penyebabnya. Orang-orang di kampung dulu sebelum akrab dengan obat tetes mata, merendam belek dengan air daun suruh. Saya mau mencari daun itu, tapi di Jakarta saya tidak pernah menjumpai orang nginang yang mengunyah suruh dan tembakau sepertu mbah saya almarhum.

Orang modern di YahooAnswer yang pernah belekan menyebut nama salah satu merek obat dan konon bisa bisa sembuh dalam empat sampai lima hari. Saya belum mencobanya.

Jengkel iya, di akhir bulan yang penuh pengetatan penyakit ini datang menyergap. Ke dokter mata bukan pilihan mengingat kantong yang harus di amankan. Lantas mau di pelihara? saya bukan tipikal penyayang penyakit.


Tags: belek

Sebarkan Tulisan:
Tanggapan Tulisan
30 Maret 2010 13:45
0

Semoga di jauhhhhhhhhhhhh kan jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhh penyakit Belekan…

Penyakit memalukan ..he,,,he….he….

sangat menggangu aktifitas dan menyebalkan….

salam Belekan…

30 Maret 2010 15:47
0

hihihihihi..belek tanda libur kerja om..

30 Maret 2010 17:08
0

Dahulu ketika boorwater masih mudah didapat, mudah dan murah prosesnya. tapi ternyata industri obat2an sudah makin marak. Boorwater makin sulit didapat.

Sebaiknya sering merawat (merambang) dg air garam. Tentunya dicairkan dg air panas dahulu, demi hygienie…

31 Maret 2010 | 01:03
0

waduh pak, ndak kuat saya perihnya..:D

31 Maret 2010 06:03
1

penyakit ketiban Bell … waktu kecil saya ngobati pake air kencing..pagi hari bangun tidur anget-anget kuku… lha mau beli obat ndak punya uang.

31 Maret 2010 | 15:12
0

wah tradisi nenek moyang tuh om

Tulis Tanggapan Anda
Guest User
Search:
Kompasiana Muda Blogshop
Copyright 2008 - 2010