Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Andi Parawansyah

Jurnalis Warga Bulukumba

Puskesmas Ujungloe Terapkan Pelayanan dengan SOP

REP | 18 April 2013 | 10:22 Dibaca: 509   Komentar: 0   0

Puskesmas Ujungloe Terapkan Pelayanan dengan SOP

BULUKUMBA—Semenjak pelayanan kesehatan gratis digulirkan, jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Ujungloe meningkat 3 kali lipat dari sebelumnya. Hal ini menuntut petugas puskesmas untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan pembahasan dan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang melibatkan semua coordinator dan penanggung jawab unit dan program dalam lingkup Puskesmas Ujungloe.

Kegiatan yang berlangsung pada 13-16 Maret ini, dipandu oleh tim 5 orang tim SOP puskesmas yang telah mendapatkan pelatihan dari Kinerja USAID dan Kopel. Koordinator tim SOP puskesmas Ujungloe, Serly mengungkapkan, semua program yang memberikan kegiatan pelayanan  harus mempunyai SOP. SOP dibutuhkan sebagai panduan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan agar pelayanan terstandarisasi dan aman. Inilah yang menjadi indikator profesionalisme petugas dalam memberikan pelayanan bekualitas, ungkap Serly, Senin (25/03).

Sementara  Koordinator  Poly Gigi, Drg Sri mengatakan, SOP merupakan dokumen yang menjadi acuan bilamana ada ketidakpuasan atau komplain dari pasien. “Dengan adanya SOP, prosedur kerja bisa dilihat dan diketahui oleh pasien, sehingga tidak ada lagi yang mempertanyakan apa yang dilakukan oleh petugas di Poly Gigi, jelasnya.

Dari hasil kegiatan ini, diharapkan dalam triwulan pertama tahun 2013 semua unit dan program yang ada di Puskesmas Ujungloe telah membuat SOP, dan semua petugas bekerja berdasarkan SOP di program masing-masing.

Harapan ini juga diungkapkan oleh Kepala puskesmas Ujungloe, Makmur Hakim. Sosialisasi akan terus dilakukan, agar semua program dan unit bekerja berdasarkan SOP,” katanya. Menurut Makmur, masih banyak unit dan program yang tidak memiliki SOP dan tidak mengerti standar pelayanan yang harus diberikan. (ANDI PARAWANSYAH))

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Keluar Uang 460 Dollar Singapura Gigi Masih …

Posma Siahaan | | 19 April 2014 | 13:21

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 9 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazer™ | 16 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 17 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 19 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: