Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Ina Purmini

mengalir saja ke arah yang lebih baik

Manfaat Mengkudu/Pace

OPINI | 09 March 2013 | 01:19 Dibaca: 556   Komentar: 0   1

Mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman yang sangat populer di Indonesia, karena hampir di seluruh pelosok tanah air tanaman ini dapat ditemui dan tumbuh dengan baik. Sejak dulu tanaman ini sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, baik buahnya yang biasa dimakan sebagai rujak maupun daunnya yang masih muda sebagai lalap.

Berdasarkan pengalaman dan penelitian, diketahui bahwa buah mengkudu ternyata bermanfaat untuk kesehatan. Buah mengkudu kaya akan berbagai enzim alami dan senyawa-senyawa fitonutrien, termasuk vitamin, mineral dan alkaloid. Kandungan utama mengkudu dikenal dengan nama Proxeronine yang berfungsi membantu aktifitas enzim. Proxeronine di dalam tubuh akan diubah menjadi xeronine, sebuah senyawa yang dibutuhkan dalam setiap proses metabolisme di dalam tubuh.

Menurut Dr. Heinicke, yang melakukan penelitian tentang buah pace, mengatakan bahwa xeronine memiliki fungsi sebagai pengatur keutuhan protein-protein. Tanpa xeronine maka kehidupan akan berakhir. Dengan mengkonsumsi buah mengkudu, tubuh manusia akan kecukupan xeronine, sehingga semakin kebal terhadap berbagai penyakit. Oleh karena itu mengkonsumsi buah mengkudu diyakini mampu menyembuhkan dan mencegah datangnya berbagai penyakit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi buah mengkudu secara teratur adalah tekanan darah tinggi/hipertensi, mencegah jantung koroner, mencegah lesu badan, menormalkan pencernaan dan meningkatkan konsentrasi.

(sumber : brosur produk herbal)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Potret Perempuan Penambang Pasir di Sungai …

Nanang Diyanto | | 29 January 2015 | 09:45

Kontroversi Christopher Dari Positif Narkoba …

Edi Abdullah | | 29 January 2015 | 08:06

Bundesliga Paling Atraktif di Dunia, Bukan …

Mds Efron | | 29 January 2015 | 08:43

Sejarah Terungkap Dari Selembar Kertas …

Idamoerid Darmanto | | 29 January 2015 | 08:36

Sehat dengan Pijat Refleksi Telinga …

Teguh Suprayogi | | 29 January 2015 | 08:17


TRENDING ARTICLES

Jokowi Hati-hati dengan Rekomendasi Tim …

Mike Reyssent | 3 jam lalu

Buya Syafii Maarif, Sekarang The Real …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Benny K. Harman, Hasto, dan Siluman Politik …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tanggapan “Kartu Abraham di Tangan Jusuf …

Imam Kodri | 9 jam lalu

Menko Tedjo Gagal Faham …

Axtea 99 | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: