Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Ina Purmini

mengalir saja ke arah yang lebih baik

Manfaat Mengkudu/Pace

OPINI | 09 March 2013 | 01:19 Dibaca: 546   Komentar: 0   1

Mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman yang sangat populer di Indonesia, karena hampir di seluruh pelosok tanah air tanaman ini dapat ditemui dan tumbuh dengan baik. Sejak dulu tanaman ini sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, baik buahnya yang biasa dimakan sebagai rujak maupun daunnya yang masih muda sebagai lalap.

Berdasarkan pengalaman dan penelitian, diketahui bahwa buah mengkudu ternyata bermanfaat untuk kesehatan. Buah mengkudu kaya akan berbagai enzim alami dan senyawa-senyawa fitonutrien, termasuk vitamin, mineral dan alkaloid. Kandungan utama mengkudu dikenal dengan nama Proxeronine yang berfungsi membantu aktifitas enzim. Proxeronine di dalam tubuh akan diubah menjadi xeronine, sebuah senyawa yang dibutuhkan dalam setiap proses metabolisme di dalam tubuh.

Menurut Dr. Heinicke, yang melakukan penelitian tentang buah pace, mengatakan bahwa xeronine memiliki fungsi sebagai pengatur keutuhan protein-protein. Tanpa xeronine maka kehidupan akan berakhir. Dengan mengkonsumsi buah mengkudu, tubuh manusia akan kecukupan xeronine, sehingga semakin kebal terhadap berbagai penyakit. Oleh karena itu mengkonsumsi buah mengkudu diyakini mampu menyembuhkan dan mencegah datangnya berbagai penyakit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi buah mengkudu secara teratur adalah tekanan darah tinggi/hipertensi, mencegah jantung koroner, mencegah lesu badan, menormalkan pencernaan dan meningkatkan konsentrasi.

(sumber : brosur produk herbal)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 5 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 13 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 13 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 13 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: