Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Ina Purmini

mengalir saja ke arah yang lebih baik

Manfaat Mengkudu/Pace

OPINI | 09 March 2013 | 01:19 Dibaca: 550   Komentar: 0   1

Mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman yang sangat populer di Indonesia, karena hampir di seluruh pelosok tanah air tanaman ini dapat ditemui dan tumbuh dengan baik. Sejak dulu tanaman ini sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, baik buahnya yang biasa dimakan sebagai rujak maupun daunnya yang masih muda sebagai lalap.

Berdasarkan pengalaman dan penelitian, diketahui bahwa buah mengkudu ternyata bermanfaat untuk kesehatan. Buah mengkudu kaya akan berbagai enzim alami dan senyawa-senyawa fitonutrien, termasuk vitamin, mineral dan alkaloid. Kandungan utama mengkudu dikenal dengan nama Proxeronine yang berfungsi membantu aktifitas enzim. Proxeronine di dalam tubuh akan diubah menjadi xeronine, sebuah senyawa yang dibutuhkan dalam setiap proses metabolisme di dalam tubuh.

Menurut Dr. Heinicke, yang melakukan penelitian tentang buah pace, mengatakan bahwa xeronine memiliki fungsi sebagai pengatur keutuhan protein-protein. Tanpa xeronine maka kehidupan akan berakhir. Dengan mengkonsumsi buah mengkudu, tubuh manusia akan kecukupan xeronine, sehingga semakin kebal terhadap berbagai penyakit. Oleh karena itu mengkonsumsi buah mengkudu diyakini mampu menyembuhkan dan mencegah datangnya berbagai penyakit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi buah mengkudu secara teratur adalah tekanan darah tinggi/hipertensi, mencegah jantung koroner, mencegah lesu badan, menormalkan pencernaan dan meningkatkan konsentrasi.

(sumber : brosur produk herbal)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sejoli Penghuni Pulau Cengkeh (Cangke) …

Asri Salam | | 22 October 2014 | 13:56

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Geliat Predator Seks di Medsos …

Muhammad Armand | | 22 October 2014 | 14:12

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 11 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 11 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 11 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 12 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Andaikan Tak Ada Qurban …

Giyat Yunianto | 7 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal ? …

Goezfadli | 7 jam lalu

Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Buah dari …

Ade Faulina | 7 jam lalu

#TerimaKasihSBY …

Bagus Eka Putra | 7 jam lalu

Jalangkung dan Rejeki …

Arif Meftah Hidayat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: